JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Kitab Elang Sakti dan Pernikahan Ratu Buaya


__ADS_3

Setelah selesai mandi dan ganti pakaian Jaka Satria segera menghadap Ratu Buaya. Sang Ratu melempar senyumnya sambil mengedipkan matanya. Jaka menatap dengan sedikit malu malu,ia pun teringat kejadian semalam yang di anggapnya hanya mimpi.


" Maaf Ratu,kapan sang ratu akan mengajaku mengambil kitab Elang Sakti?'


" Sabar Jaka,makanlah dulu baru nanti akan aku tunjukan dimana letak keberadaan kitab Elang Sakti"


Mendengar sang ratu memanggil nama aslinya ,Jaka terkejut,ia sempat berpikir bagaimana yang ratu mengetahui nama aslinya,padahal ia sudah memperkenalkan dirinya dengan nama Tirta.


" Tak usah heran pangeran. Sudah aku katakan bahwa aku mengenal para leluhurmu. Kami bangsa jin memiliki umur yang panjang bahkan seusiamu saat ini kami masih kanak kanak"


" Baiklah sang Ratu aku nurut saja,bahkan aku tidak bisa menyembunyikan sesuatu pun darimu" wajah Jaka sedikit cemberut.


Sang Ratu hanya memandangnya sambil tertawa terbahak.


Ia memperhatikan Jaka yang sedang lahap menyantap hidanganya. Setelahnya ia mengajak Jaka ke sebuah ruangan tempat menyimpan benda pusaka.


" Pangeran aku merasa senang bisa memberi kebahagiaan kepadamu yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya"


" Maksud sang Ratu apa?"


Sang Ratu hanya tersenyum dan memandang Jaka dengan sorot tajam.


Jaka mencoba mencerna perkataan Ratu Buaya." Apa mungkin kejadian semalam benar benar nyata. Oh tidak jadi aku sudah tak perjaka lagi.Oh Tuhan ampunilah dosaku"


Jaka akhirnya memberanikan diri bertanya kepada ratu buaya dengan kejadian semalam.


" Sudah tak usah kau risaukan ,fokuslah kepada kitab Elang Sakti"


Tentunya jawaban Ratu membuat Jaka menjadi semakin penasaran. Namun ia segera membuang pikiran tanda tanya sebab sang Ratu terlihat mengambil sebuah kitab dari lemari pusaka dan menyerahkannya kepada Jaka Satria.


" Pangeran ini adalah kitab Elang Sakti yang berisi ilmu kadigdayaan tingkat tinggi,pelajarilah dulu di sini setelah itu kamu boleh membawanya pergi. Sebab kalau kamu keluar dari gunung Arjuna sebelum menguasai semua ajian di dalamnya aku takut kitab ini bisa jatuh ke tangan orang jahat. Aku akan menunjukan tempat dimana kamu bisa berlatih "


Jaka hanya bisa menuruti perkataan sang Ratu,ia pun di gandeng dan di ajak terbang menuju sebuah ruangan yang di dalamnya banyak terdapat patung berbentuk buaya. Rupanya itu adalah ruangan khusus Ratu Buaya untuk berlatih sekaligus ruang meditasi.


Tirta dintinggal oleh Ratu Buaya untuk berlatih Kitab Elang Sakti. Jaka segera membuka lembaran demi lembaran dan memperagakan gerakan sesuai gambar dan tulisan yang ada di dalam kitab.

__ADS_1


Kitab itu mempunyai tiga tingkatan,yang pertama tingkat dasar yang banyak berisi tentang gerakan tubuh dan mengatur aliran pernafasan. Sementara tingkat kedua adalah jurus Cakar Elang penghancur . Dan tingkat akhir adalah berisi mantera yang bisa merubah wujud menjadi Elang Raksasa.


Jaka tak ada kesulitan pada tahap satu dan dua ,namun untuk tahap tiga ia sudah berkali kali menghafal mantera namun belum ada sesuatu yang berubah pada dirinya.


Jaka pun terus mencari petunjuk,hingga ia kembali membolak balik kitab Elang Sakti hingga ia menemukan gambar seorang wanita yang wajahnya bergambar manusia namun bertubuh seperti kera banyak gambar bulu di kaki dan tanganya.


Di bawahnya juga di tulis bahwa yang bisa menguasai ajian itu hanya wanita yang memiliki percampuran dua alam yaitu Jin dan Manusia..


Jaka teringat cerita gurunya bahwa sang Ibu Dewi Kumalasari merupakan orang pertama yang bisa berubah menjadi Elang Raksasa. Ia pun segera menutup kembali kitab itu dan akan bertanya dengan ibundanya saat dia kembali ke kerajaan.


Tirta segera memanggil Sang Ratu Buaya melalui kontak batin. Sang Ratu yang sedang duduk di singgasana segera menyahut dan dalam seketika sudah berada di ruangan bersama Jaka.


" Maaf Sang Ratu aku sudah berhasil menguasai tingkat satu dan dua,namun untuk tingkat ke tiga aku tak sanggup"


" Aku tahu Jaka,untuk berubah menjadi Elang Raksasa itu harus seorang perempuan yang memiliki dua unssur alam dalam dirinya, seperti ibumu Dewi Kumalasari,nanti dengan berjalanya waktu kamu juga akan menemukanya,kitab ini akan menemukan jodohnya sendiri"


Lagi lagi Jaka merasa terpana melihat kecantikan Ratu Buaya,apalagi kali ini ia mengenakan gaun yang terbuat dari sutra hingga menambah kesan anggun dan mempesona.


" Sabar pangeran jangan sekarang ini buat nanti malam!"


Sementara itu Artaloka merasa risau dengan pikiranya yang tidak tenang untuk beberapa hari ini. Hingga ia bersemedi dan terlihat samar dalam bayanganya Tirta dan Sariti anaknya berada dalam satu kamar.


Artaloka segera membuka matanya dan menyadari akan kesalahan putrinya yang ternyata jatuh hati kepada Jaka hingga memikatnya dengan ilmu pemikat hingga Jaka terhanyut dengan dirinya.


Ia lantas pergi ke istana untuk menemui anaknya.


" Sariti apa yang kamu lakukan kepada Pangeran?".


Sariti yang merasa bersalah hanya diam dan menangis di pangkuan ayahnya.


" Kamu mau istana ini hancur oleh kelakuanmu,yang tidak beradab. Pasti sang Dewata akan marah. kita ini sama seperti bangsa manusia harus tunduk dan patuh kepada peraturan tuhan yang boleh dilakukan dan yang di larang harus kamu jauhi"!


Di saat yang bersamaan istana tiba tiba bergoncang hingga beberapa patung buaya hancur berantakan.


Tirta yang sedang beristirahat juga kaget dan keluar , tanpa sengaja ia mendengar suara Artaloka yang sedang memarahi Sariti.Rupanya kamar Sariti pintunya terbuka hingga ia dapat melihat Sariti sedang berlutut di kaki ayahnya.

__ADS_1


" Maaf Raja kalau boleh tahu sebenarnya ada kejadian apa di istana ini?"


" Pangeran ini semua adalah kesalahan Sariti yang melanggar pantangan!"


" Apa yang telah di lakukan Sariti Raja?"


Artaloka menarik nafas dalam hingga kemudian ia menjelaskan semua kejadian hingga Tirta menjadi mengerti.


" Aku siap mengawini putrimu Raja,ini juga bentuk tanggung jawabku sebagai laki laki. Aku juga tidak mau menanggung dosa"


" Tapi ini murni kesalahan putriku yang telah memperdaya dirimu?"


" Tidak sang Raja ini sudah garis Tuhan yang harus aku jalani. Tapi satu yang aku takutkan Raja apa hubunganku ini tidak menyalahi kodrat?"


Artaloka segera bercerita bahwa sesungguhnya Sariti adalah anak angkatnya ,ia secara tak sengaja menolongnya saat orang tuanya membuangnya ke dalam jurang lembah Arjuna.


Jaka pun merasa lega karena merasa tak menyalahi kodrat. Akhirnya Artaloka menikahkan Sariti dan juga Jaka Satria,namun Sariti akan tetap tinggal di istana buaya buntung hingga jika nantinya ia mendapat keturunan barulah Artaloka mengizinkan jika Sariti akan tinggal di dunia manusia.


Untuk beberapa saat Jaka di biarkan berada di istana memadu kasih bersama Sariti ,barulah Artaloka akan menjeputnya kembali ke goa .


Sementara itu Nilam dengan setia menunggu Tirta yang sudah hampir dua pekan tak kunjung kembali. Ia yakin bahwa Tirta akan kembali dan menemuinya.


Nilam sempat berpikir untuk meninggalkan Tirta,namun belum tentu ia dapat memanjat tebing setinggi ribuan meter. Jadi jika harus mati lebih baik ia mati bersama orang yang di cintainya.


Sepekan telah berlalu Artaloka segera kembali ke istana Buaya untuk menjemput Jaka. Tentunya hal itu membuat Sariti sangat sedih namun ia tak bisa mencegah karena sudah terikat sumpah,ia belum akan meninggalkan istananya sebelum mempunyai keturunan.


Jaka memeluk Sariti sebelum akhirnya pergi bersama Artaloka. Di sepanjang perjalanan Artaloka juga bercerita bahwa gadis yang berada di goa juga kelihatan sangat mencintai Jaka,hingga ia begitu setia menunggu di dalam goa. Artaloka juga menyebut bahwa Nilam bukan wanita biasa ada kekuatan api yang bersarang di tubuhnya. Artaloka yakin bahwa Nilam kemungkinan besar adalah percampuran antara manusia dan jin .


Jelas mendengar penjelasan Artaloka Tirta terkejut bukan kepalang,ia juga sempat mengingat pesan nenek Andung untuk mencari jatidiri Nilam di hutan Kayu.


" Maaf Artaloka,kemungkinan memang benar karena neneknya Nilam menyuruhnya mencari jatidirinya di hutan Kayu yang merupakan pemukiman penduduk yang sangat dekat dengan kerajaan Bangsa jin yaitu Hutan Kayu Emas.


Berarti dugaanku benar. Jangan jangan wanita itu adalah wanita yang di maksud ramalan dalam kitab Elang Sakti yang akan menjadi penerus pendekar hebat Elang Raksasa.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2