JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
mencari mata air suci bagian 7


__ADS_3

Sekian lama mencari di tiap lorong goa,tapi belum ada tanda-tanda mata air suci berada.Matahari pun sudah hampir tenggelam.Jaka kemudian teringat ketika ia keluar dari Hutan Kematian .Ia melewati lorong yang panjang dan melihat air menetes di sepanjang lorong dan mengeluarkan cahaya.Jaka berusaha mengingat-ingat lorong yang ia lewati saat keluar dari Hutan Kematian.


Jaka kemudian duduk bersila,ia mencoba melihat dengan mata batinya,berusaha merasakan tanda-tanda di mana mata air suci berada.Tiba-tiba ia merasakan sebuah gelombang halus menariknya kesebuah batu hitam yang berbentuk segi empat.


Jaka pun berusaha mengikuti gelombang halus yang menariknya,setelah berada tepat di atas batu tarikan itu terasa hilang.Jaka terus mengamati batu persegi,namun ia merasa tak ada keanehan.Setelah lama mengamati ia mencoba menginjak batu itu,namun juga tak ada pergerakan.Jaka sedikit emosi setelah sekian lama mencari tak kunjung dapat.

__ADS_1


Ia mengaliri kakinya dengan tenaga dalam dan di hentakan ke atas batu persegi.Rupanya Jaka berusaha meretakan batu itu.Namun tiba-tiba setelah kakinya mengenai batu persegi tiba-tiba goa itu bergoyang-goyang seperti gempa.Batu persegi bergerak memutar,Jaka terkejut mendengar sesuatu bergeser.Reflek ia menengok ke sumber suara ,ia terkejut melihat dinding goa tiba-tiba terbuka.


Sebuah energi juga kembali ia rasakan menariknya masuk .Ia pun memasuki lorong,Jaka kembali merasakan keanehan lorong yang gelap tiba-tiba di penuhi cahaya.Di atas dinding juga nampak air menetes dengan memancarkan cahaya berwarna warni.Jaka sekarang meyakini bahwa itu adalah air suci.Ia pun segera mengambil guci dan membukanya.Kemudian ia mengarahkan guci itu tepat di bawah air yang menetes.


Setelah beberata tetes air berhasil masuk, Jaka menutup kembali guji dan menyelipkanya di pinggang.Jaka juga membuka mulutnya berusaha meminum tetesan air yang bercahaya seperti pelangi.Tubuhnya seketika merasakan sakit yang luar biasa .Otot di tubuhnya juga terasa menjadi lebih besar,tenaganya juga kembali prima setelah hampir setengah hari mondar mandir mencari sumber mata air suci.

__ADS_1


Dewi terlihat cemas menunggu Jaka ,karena sudah gelap tapi Jaka belum juga kembali.Ia juga merasa sedih karena sudah cukup lama menjadi elang.Dewi sangat merindukan wujud manusianya di mana ia bisa berkumpul dengan orang-orang yang dicintainya.


Tak terasa air matanya menetes,namun seketika ia berusaha menahanya mengetahui ada seseorang berjalan mendekatinya.Rupanya sedari tadi Jaka sengaja bsrsembunyi di balik pohon,niatnya ikin mengisengi isterinya.Namun ia melihat Dewi menangis sehingga ia keluar dari balik pohon .


Jaka berusaha menenangkan hati Dewi dan berjanji akan segera mengembalikan wujudnya menjadi manusia.Ia membelai bulu sambil memeluknya,tanpa sengaja bulu masuk ke hidungnya,sehingga Jaka pun bersin-bersin.Dewi pun tertawa melihat suaminya,ia jadi terhibur dan melupakan kesedihanya.Malam berlalu dengan cepat Jaka pun terlelap dalam dekapan sayap Dewi Kumalasari.Suara kokok ayam pun membangunkan keduanya.

__ADS_1


Rupanya beberapa orang semalam berniat membangunkan Jaka untuk tidur di dalam pondok ,namun karena melihat keduanya sudah terlelap mereka pun tak berani membangunkanya.Setelah melihat Jaka terbangun beberapa orang mendekatinya dan menyuruhnya masuk untuk menyantap makanan yang di sediakan.


Beberapa wanita juga terlihat membawa kelinci bakar buat santapan Dewi Kumalasari.Dewi merasa sangat bahagia melihat perlakuan mereka,yang tetap menganggap dirinya sebagai manusia.Matahari mulai memancarkan sinarnya,Jaka segera mohon diri untuk kembali melanjutkan perjalan untuk melengkapi ke tujuh mata air suci,sehingga Dewi dapat kembali menjadi manusia.


__ADS_2