
segera dewi membawa jaka terbang melesat melewati hutan rimba,menuju desa tempat kecil jaka kelana..
sesampenya di di desa jaka nampak mengamati keadaan di sekitarnya ,,desa itu nampak begitu sepi,seperti tak berpenghuni..
dewi ikut mencari ,seseorang yg mungkin bisa di temui,,namun rupanya ,tak seorang pun bersua..
Tubuh jaka terasa lemah ,melihat situasi desa begitu sunyi ,,dan beberapa rumah rusak seperti habis terjadi perkelahian,,
jaka pun berusaha ,berjalan dengan pikiran yg kacau mwmbayangkan ,kira kira apa yg terjadi pda desanya itu..
ia begitu cemas ingin segera menemui ayahnya,berharap ia dalam keaadaan baik baik saja,,..
dewi pun trus berusaha menenangkan hati jaka ,jaka berjalan pelan menyusuri desa yg porak poranda menuju ,rumah ki kardi ayah yg merawatnya sejak kecil..
alangkah terkejutnya ,dewi serta jaka melihat rumah yg ia tinggali ,dan menyimpan banyak kenangan ,habis di lalap.api..
hanya tersisa puing ,puing dan asap masih mengepul dari puing rumahnya,jaka msngelus dada air mata bercucuran,..
kali ini dewi pun nampak larut dalam kesedihan, melihat si jaka lunglai sambil terus menangiss..
jaka berlari mencari ,barang kali ayahnya ikut terbakar,,ia trus mengais ngais puing puing,,
namun tak kunjung ia menemukan jasad ayahnya,,
tiba tiba dari semak semak munjulah seorang pemuda dengan badan yg penuh luka luka..
pemuda itu berteriak..
__ADS_1
jaka ,jaka,apakah engkau jaka elang ,anak ki kardi..
jaka pun membalikan badan dan memperhatikan seseorang yg memanggilnya,ia berusaha mengenalinya ,
pemuda ,,aku toyib jaka,teman waktu kecil dulu..
jaka segera menghampirinya ,dan toyib pun jatuh tersungkur karena darah terus keluar dari tubuhnya,,..
dengan cepat jaka menangkap tubuh toyib,,ia segera menotok aliran darah, berharap pendarahan yg di alami toyib segera berhenti..
dewi dengan cepat mengambil obat yg selalu di bawanya ,dari balik bajunya.
ia menyerahkan ramuan itu ke jaka,,segera jaka meminumkany a ke toyib,,
setelah beberapa menit ,toyib pun mulaimembaik pendarahan sudah berhenti,dan wajahnya pun mulai cerah..
setelah kondisinya membaik toyib pun segera bercerita mengenai keadaan di desanya.
ia mulai bercerita,bahwa para penduduk desa sudah mengetahui ,bahwa jaka adalah jaka kelana anak raja jaya wijaya,,..
Bahkan ki kardi ,menjadi orang yg paling berbahagia ,mengetahui kau.adalah putra mahkota yg hilang,,
ia pun kelihatan begitu semangat ,yg dulu ia sakit sakitan ,berubah mwnjadi sehat ,bergas bahkan ia mampu bekerja kembali ke ladang ,,..
ia juga sangat menjaga kesehatanya ,,agar bisa berumur panjang dan bisa bertemu denganmu jaka,,..
jaka pun hanya diam mematung ia kelihatan syok mendengar cerita toyib.
__ADS_1
dewi ,,lalu sekarang bagaimana nasib ayah jaka,toyib?
toyib pun melanjutkan ceritanya,,malapetaka itu terjadi , ketika para penguasa mengetahui asal usulmu dari desa ini..
apalagi raja dasarupa dari kabar yg kudengar ,,raja dasarupa mengetahui bahwa kau telah membuat huru hara di istana,
serta kau di sangka ,menyuruh para penduduk untuk mengungsi..
apalagi menurut kabar ,kau memiliki istri yg sangat cantik.,dan dasarupa menyukai.istrimu..
raja dassarupa membuat sayembara ,siapa saja yg bisa menangkapmu,atau membawa istrimu ,kepada raja akan mendapatkan hadiah besar
raja dasarupa membuat sayembara akan memberikan 500 koin.emas bagi yg bisa menangkapmu jaka,,
akhirnya banyak pendekar aliran hitam ,yg mengikuti sayembara ,,dan berhasil ke desa ,dan menangkap ayahmu..
Mereka membawa penduduk menuju kota raja,,untuk di jadikan tawanan,berharap kau akan menyerahkan diri ,,
tapi aku rasa mereka belum sampe ke kotaraja jaka..
jadi sebelum terlambat pergilah tolong ayahmu dan para penduduk desa,,..
hanya aku sendiri yg tersisa ,karena menyangka aku sudah mati,,..
toyib pun menyudahi ceritanya,,jaka segera meminta toyib menujukan arah kemana para perusuh membawa ayah jaka,,..
segera dewi merubah wujudnya ,,jaka membawa toyib naik ke punggung elang..
__ADS_1
Toyib malah ketakutan,namun jaka berhasil menenangkanya,,