JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
kemenangan wisma kencan a


__ADS_3

Malam semakin larut dan fajar hampir tiba.Peperangan masih berlangsung ,dengan sisa te naga yang mereka miliki para prajurit Wisma Kencana terus berusaha bertahan .Walaupun jumlah mereka semakin berkurang,Dasarupa dan Dewi Kalinggi terus membuat kocar kacir pasukan jin dari Hutan Kayu emas.


Satu persatu mereka tumbang dan langsung menghilang.Sementara pasukan banaspati juga terus melancarkan serangan.Sungguh nasib pasukan Wisma Kencana sudah di ujung tanduk kekalahan.


Sementara Jaka kelana dan Dewi kumalasari serta ayahnya ,terus mengikuti cahaya yang menuntun mereka keluar dari hutan kematian.Akhirnya ketiganya berhasil keluar dari hutan kematian dan malah berada di lembah kabut.


Jaka dan Dewi terkejut mendapati mereka keluar dari goa yang ternyata terhubung dengan hutan kematian. Namun mereka tak ingin memecahkan misteri itu untuk saat ini,mengingat mereka harus segera menuju peperangan.Setelah berhasil membuka kabut yang menyelimuti lembah Raja Ranaya Kandi memega ngi tangan Jaka dan Dewi ,rupanya ia menggunakan ajian melipat bumi agar dalam sekejap mata sampe di medan perang.

__ADS_1


Raja Jaya Wijaya hanya bisa pasrah melihat pasukanya mulai di lucuti oleh prajurit karang kendang.Wajahnya bersimbah air mata mem bayangkan kekalahan yang sudah di depan mata.


Namun harapan kembali munjul ,ia terkejut melihat 3 sosok mahluk tiba tiba munjul di hadapanya.Ia pun sangat mengenali keduanya.Raja Jaya Wijaya segera berlari dan memeluk Jaka Kelana ,Jaka pun segera menyadari situasi yang terjadi ,ia melihat prajurit Wisma Kencana satu persatu mulai di lucuti senjatanya.Dadanya bergemuruh melihat kondisi pasukanya yang memprihatinkan.Jaka menyuruh ayahnya menjauhinya,rupanya ia memberi isarat kepada dewi untuk me ngeluarkan ajian sepasang dewa gledeg mencabut nyawa.Sementara Raja Ra naya Kandi,membawa Raja Jaya wijaya menjauhi Jaka kelana.


Jaka dan Dewi segera menyatukan gerakan ,mereka menempelkan kedua telapak tanganya,seketika tubuh keduanya terangkat.Gemuruh petir bermunjulan ,kilatan menyambar ribuan prajurit karang cendana ,pasukan banaspati juga tak luput,tubuh mereka seketika di lalap api .Para prajurit Wisma Kencana pun kebin gungan menyaksikan seolah kilatan petir hanya menyambar pasukan Karang Cendana.Segera patih Rangga Abang berseru agar pasukan kembali mengambil senjata dan menyerang prajurit Karang Cendana.


Dasarupa dan Dewi kalinggi juga terus berusaha menghi dari kilat petir yang menyerangnya.Sementara Patih Lembu Ireng hanya diam terpaku melihat puluhan ribu pasukanya harus meregang nyawa.

__ADS_1


Kilatan petir terus menyambar nyambar,sampe akhirnya Jaka dan Dewi menghentikan gerakan ajian sepasang dewa gledeknya.Keduanya segera mendaratkan kakinya ke tanah .


Dasarupa segera menyuruh pasukanya mengepung Jaka dan Dewi .Ratusan prajurit berlari menyerang mereka berdua.Kaki ini Dewi bersiap mengeluarkan ajian dewa angin,seketika ratusan orang terpental dan mati seketika.Dasarupa ter belalak menyaksikan ratusan prajuritnya tewas oleh Dewi kumalasari.Ia segera melompat dan menyerang Dewi kumalasari .Namun Jaka kelana lebih dulu menghadangnya.


Akhirnya pertarungan sengit berlangsung ledakan demi ledakan terjadi akibat benturan tenaga dalam berkekuatan besar.


sementara Raja Ranaya Kandi melesat menuju Nini Kalinggi .Dewi kalinggi pun terkejut melihat sosok musuh be buyutanya berdiri tepat di hadapanya.Raja Ranaya Kandi berdiri tepat di hadapanya di tanganya terlihat memegang senjata kujang hitam.

__ADS_1


__ADS_2