
Bumi pun bersiap jika ancaman besar dari kerajaan Atas Awan benar benar terjadi.Mereka saling mengabarkan antara kerajaan satu dengan lainya,agar bersiap diri.
Raja Jaya Wijaya Pun mengambil inisiatif untuk mengumpulkan raja raja sahabat untuk membahas ,jika benar benar pulau Jawa khususnya akan mengalami bencana besar kalau raja Darma Wisnu kembali ingin menguasai dunia,seperti cerita para leluhur sebelumnya ,yang mengalami kejadian langsung.
Sementara Jaka dan Dewi memilih pergi ke padepokan Bukit Mulyo,menemui Kiai Agung Prawoto ,untuk meminta petunjuk tentang cara untuk mengalahkan Darma Wisnu.
Matahari tepat berada di atas kepala,Dewi pun memelankan laju terbangnya setelah puncak Bukit Mulyo telah nampak terlihat.
Ia pun segera mencari tempat untuk mendarat dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki,Dewi terlihat ceria sambil berlari lari mengagumi pemendangan Bukit Mulyo yang begitu menakjubkan.
Alam yang hijau di sertai bebatuan jadas putih yang menghampar membuat pemandangan semakin terlihat indah.
Seperti biasa penduduk pun terlihat ramah ,mereka bertegur sapa setiap kali berpapasan dengan orang orang yang hilir mudik.
Suara Azan tanda waktu solat terdengar ,Jaka dan Dewi yang belum terlalu dalam mengenal islam berhenti sejenak ,keduanya pun menuju masjid untuk ikut bersama menjalankan solat jamaah.
Walaupun keislamanya baru sekedar membaca sahadat dan belum melaksanakan rukun lainya,namun Jaka berharap bahwa agama yang baru ia yakini dapat segera menyebar luas dan menebarkan kedamaian di seluruh Jawa dan Nusantara.
Setelah selesai solat ,Jaka mengajak Dewi mampir ke rumah Siti.Namun rupanya Siti bersama ayahnya sedang menemui Kiai Agung Prawoto.
__ADS_1
Akhirnya Jaka dan Dewi bergegas menuju puncak Bukit Mulyo.
Kiai Agung Prawoto sedang memberikan tausyiah kepada para muridnya dan juga warga Bukit Mulyo.
Padaepokanya pun terlihat ramai tidak seperti biasanya.Jaka pun berusaha bertanya kepada murid Kiai Agung yang di tugaskan menjaga di gerbang .
Murid Kiai Agung ,memberi tahu Jaka dan Dewi bahwa ,bulan suci Romadhon akan tiba.
Jadi seperti tahun tahun sebelumnya jika romadhon tiba,para penduduk ya berada di bawah bukit ,akan memunuhi padaepokan.
Mereka ingin melalui romadhon di padepokan Bukit Mulyo,selain lebih dekat dengan Kiai Agung ,mereka juga terlihat lebih giat untuk menjalankan ibadah,karena mengikuti peraturan di padaepokan Bukit Mulyo.
Ia pun semakin memantapkan diri untuk memperdalam islam,karena ajaranya tidak memberatkan kepada setiap pemeluknya.
Setelah Kiai Agung Prawoto selesai menggelar pengajian,seorang murid beliu memberi tahu bahwa Jaka Kelana dan Dewi Kumalasari sedang menunggunya di wisma tamu.
Kiai Agung tersenyum dan berjalan menuju wisma tamu.
Setelah mereka bertemu dan menyantap makanan yang di hidangkan oleh para murid padaepokan.
__ADS_1
Kiai Agung wajahnya nampak sedikit gusar,ia pun lantas berkata kepada Jaka serta Dewi Kumalasari bahwa ujian yang akan di hadapi oleh umat manusia kali ini cukup berat.
Karena musuh yang akan di hadapi bukan sekelas Dewi Kalinggi,ia adalah mahluk yang merupakan perpaduan antara Jin dan Manusia.
Ia pun telah bersekutu dengan iblis,yang telah di jamin umurnya oleh Allah kekal sampai hari kiamat.
Jaka dan Dewi terkejut ,sekali lagi mereka begitu menganggumi sosok Kiai Agung Prawoto yang tahu maksud kedatanganya di Bukit Mulyo.
Ia juga berjanji akan melakukan solat malam untuk memohon petunjuk kepada Allah SWT,lebih lebih malam ini adalah awal romadhon ,di mana Allah SWT akan mengabulkan doa setiap hambanya.
Jaka dan Dewi pun berusaha mencerna kata kata Kiai Agung,Jaka pun memohon kepada Kiai Agung Prawoto agar semakin di bimbing untuk memperdalam agama islam.
Kiai Agung pun menyuruh Jaka dan Dewi untuk tinggal lebih lama di padaepokan ,apalagi ini bulan suci jadi momenya juga sangat tepat untuk lebih mendalami agama.
Jaka nampak bimbang menjawab perkataan Kiai Agung,namun rupanya Kiai seperti mengetahui isi hatinya.
Kiai Agung kembali berkata bahwa Negeri Atas Awan belum akan menjadikan Jawa sebagai sasaran mereka,tetapi mereka akan lebih dulu membuat kerusakan di belahan bumi yang di mulai dari ujung barat.
Jaka pun merasa tenang mendengar penjelasan Kiai Agung ,ia pun mengajak Dewi untuk memantapkan belajar agama islam ,sambil mencari petunjuk untuk mengalahkan Darma Wisnu.
__ADS_1