
Markas Kumambang pun porak poranda beberapa dinding goa pun retak dan banyak batu batu yang menempel di dinding goa berjatuhan.
Dewi Kalinggi menggunakan cermin isining jagad untuk melihat penyebab terjadinya gempa bumi.
Dalam cermin pun nampak istana atas awan yang begitu megah yang berada
di bawah langit.
Ia pun memang mengetahui banyak hal tentang Raja penguasa istana atas awan yang bernama Darma Wisnu.
Orang yang teramat sakti dan hanya para Dewa lah yang bisa mengalahkanya.
Ia pun berencana untuk pergi menuju Istana Atas Awan,dan menjadi sekutu raja Darma Wisnu.
Dewi Kalinggi segera menyuruh Arya Wisapati dan Kumambang untuk ikut bersamanya.
Mereka pun segera terbang menuju istana atas awan.
Sementara itu Raja Darma Wisnu mulai menyuruh prajuritnya untuk menyebar ke pelosok jagad dan mulai mencari kerajaan kerajaan yang akan menjadi sasaranya untuk ia kuasai.
Para prajurit bergerak mereka pun naik ke atas awan putih dan terbang menuju bumi tempat manusia.
Sementara Dewi Kalinggi ,bersama Arya Wisapati dan Kumambang sudah berada di pintu gerbang dan hendak meminta izin kepada prajurit untuk masuk ke dalam istana atas awan.
__ADS_1
Para prajurit tidak mengizinkan tapi justru mereka malah mencabut pedang dan menyerang Dewi Kalinggi.
Arya Wisapati dan Kumambang heran melihat para prajurit menyerang Dewi Kalinggi.
Padahal menurut Dewi Kalinggi ,Darma Wisnu merupakan orang yang cukup dekat dengan dirinya.
Arya Wisapati dan Kumambang pun mulai kesal karena merasa di bohongi,mereka pun akhirnya hanya menonton .
Dewi Kalinggi terus di kepung oleh puluhan prajurit atas awan,ia pun terlihat kesal melihat Arya Wisapati dan Kumambang hanya jadi penonton.
Namun bukan Dewi Kalinggi namanya kalau tak dapat membuat ,Arya Wisapati dan Kumambang untuk membantunya.
Segera ia menangkap beberapa orang prajurit da melemparnya ke tubuh Arya Wisapati dan Kumambang.
Raja Darma Wisnu mukanya merah membara,mendengar laporan dari seorang prajurit penjaga gerbang ,bahwa ada orang yang datang dari bawah langit dan memaksa untuk masuk ke istana.
Raja Darma Wisnu segera melayang menuju gerbang ,ia langsung berteriak untuk menghentikan pertarungan.
Suaranya begitu keras sampe sampe Dewi Kalinggi harus menotok urat pendengaranya.
Raja Darma Wisnu mendarat dengan posisi kepala di bawah ,ia mendarat menggunakan satu jarinya untuk menopang tubuhnya yang berperawakan besar dan berotot.
Kumambang melonggo melihat Raja Darma Wisnu mampu menggunakan jari telunjuknya untuk menopang badanya yg besar.
__ADS_1
Dengan posisi terbalik Darma Wisnu juga menyuruh Dewi Kalinggi dan dua orang temanya untuk segera pergi ,sebelum keputusanya berubah.
Merasa di sepelekan Dewi Kalinggi begitu marah,ia pun langsung menggunakan ajian penyerap jiwa berharap agar kekuatan Darma Wisnu dapat ia serap.
" Ajian penyerap jiwa,"ucap Raja Darma Wisnu sambil membalik posisinya .
Ia pun membuka telapak tanganya,dan menyerap asap hitam yang berasal dari tubuh Dewi Kalinggi masuk ke dalam lenganya.
Dewi Kalinggi terkejut,melihat Darma Wisnu mampu menyerap asap hitam yang berasal dari tubuhnya.
Arya Wisapati dan Kumambang ,mencoba bersamaan menyerang Darma Wisnu,namun rupanya kanuragan Darma Wisnu memang sangat kuat ,sehingga pukulan tapak wisa pun tak berefek kepadanya.
Bahkan kali ini Darma Wisnu membelah raga menjadi tiga.
Ketiga wujud Darma Wisnu bergerak dengan pola yang sama dan terus melepaskan pukulan dengan tenaga dalam yang sangat tinggi,bahkan Kumambang merasakan bahwa kekuatan Darma Wisnu mampu membuatnya susah untuk bergerak,akibat gelombang kekuatan tenaga dalam sangat besar.
Dengan mudah salah satu wujud Darma Wisnu berhasil memukul bagian dada Kumambang dan membuatnya terpental kembali menginjak bumi.
Arya Wisapati dan Dewi Kalinggi terus mencoba,agar kekuatan Darma Wisnu tidak menekan kekuatan tenaga dalam keduanya.
Namun Darma Wisnu sepertinya tahu apa yang sedang di pikirkan keduanya,ia pun segera melipat gandakan kekuatanya hingga membuat tubuh Arya Wisapati dan Dewi Kalinggi terasa berat laksana di tindih sebuah gunung.
Mereka pun akhirnya menyerah kalah dan bersedia menjadi abdi Darma Wisnu.
__ADS_1