
Rupanya bayangan hitam tak lain adalah Raja Hutan Kayu Emas Ranaya Kandi.
Ranaya Kandi segera menyuruh Dewi Ambarwati menolong Raja Jaya Wijaya yang terlihat semakin melemah akibat luka yang ia alami.
Dewi Ambarwati segera melompat mendekati tubuh suaminya ia segera duduk di sebelah sang raja dan menempelkan kedua tanganya untuk memberikan hawa murni.
Sementara Raja Ranaya Kandi rupanya datang dengan seluruh pasukanya ,bahkan siluman naga juga ikut membantu pertempuran.
Pasukan jin segera menyerang pasukan Atas Awan yang terus melepaskan panah panah mereka dan membuat puluhan ribu jiwa menjadi korbanya.
para jin bersama siluman naga terus membombardir pasukan atas awan dengan api yang menyala dan membuat mereka berjatuhan dari gumpalan awan yang mereka tunggangi.
Melihat banyak pasukanya terjatuh Raja Darma Wisnu menyuruh pasukanya mendarat ke tanah.
Bala bantuan dari pasukan Hutan Kayu membuat pasukan Karang Cendana sedikit bernapas lega.
Sementara itu gelombang awan hitam semakin tebal dan membesar akibat jurus penyerap jiwa,Darma Wisnu tersenyum,ia pun segera melompat mendekati Dewi Kalinggi,ia pun mengalirkan tenaganya ke tubuh Dewi Kalinggi dan membuat kekuatanya bertambah berpuluh kali lipat .
Segera ia menyuruh Kalinggi melepaskan pusaran awan hitam ke pasukan Karang Cendana.
__ADS_1
Dewi Kalinggi bersegera melepas pusaran awan hitam dan membuat ribuan pasukan Karang Cendana tersedot dan masuk ke dalamnya,gelombang awan hitam terus bergerak meluluh lantakan apa saja yang ia lewati bahkan benteng istana yang berdiri kokoh hancur berantakan ,beserta beberapa bangunan megah istana ikut hancur.
Semua mata terbelalak melihat kedasyatan dari kekuatan ajian penyerap jiwa.
Bahkan Resi Somala dan patih Rangga Abang yang sedang terlibat pertarungan memilih mundur karena gelombang awan hitam hampir saja menyapu keduanya.
Sekali lagi terdengar suara Darma Wisnu agar Jaya Wijaya beserta pasukanya menyerah atau ia akan membunuh semua manusia yang berada di wilayah Karang Cendana dengan cara meledakan gunung api yang terletak tak jauh dari kerajaan Wisma Kencana.
Dewi Ambarwati segera angkat bicara ia dan semua prajuritnya akan tetap bertarung sampe titik darah penghabisan.
Resi Somala dan Rangga Abang segera mendekati Dewi Ambarwati ,mereka pun berniat bersama sama membantu Raja Ranaya Kandi yang sedang bertarung menghadapi Darma Wisnu dan Dewi Kalinggi.
Darma Wisnu tersenyum ia merasakan sebuah kekuatan besar sedang bergerak ke arahnya,ia pun segera menahan serangan yang di lancarkan Resi Somala beserta anak dan patih Rangga abang hanya dengan menggerakan jubah ia kenakan.
Resi Somala dan Dewi Ambarwati serta Patih Rangga Abang terkejut melihat gabungan tenaga mereka mampu di tepis hanya dengan jubah yang Darma Wisnu pakai.
Ketiganya pun saling pandang,mereka merasa bahwa kekuatan yang di miliki Raja Darma Wisnu tentu sangatlah jauh jika melihat kemampuan yang ia perlihatkan dengan hanya menggerakan jubahnya ia mampu menahan serangan ketiganya yang sudah hampir melepaskan seluruh tenaganya.
Sementara Raja Ranaya Kandi segera menghentikan partarunganya dengan Kalinggi ia pun memilih melompat dan bergabung dengan Resi Somala.
__ADS_1
Kalinggi tertawa dan berusaha mengejek Ranaya Kandi yang tiba tiba pergi meninggalkanya.
Ia pun mengajak Arya Wisapati dan Kumambang untuk bergabung dengan Raja Darma Wisnu.
Sementara itu jauh meninggalkan pertempuran ,rupanya Sri Lodaya setelah berhasil keluar dari alam ilusi langsung terbang menuju Istana atas awan tempat gurunya Ki Padang Jagat beserta Raja siluman Harimau Putih di tawan.
Penjagaan yang longgar membuat dirinya mudah menerobos dan langsung masuk ke ruang tahanan.
Setelah berhasil membebaskan gurunya beserta Raja Harimau Putih ,ketiganya pun keluar dan mengobrak abrik isi istana atas awan yang terlihat kosong,akibat hampir semua pasukan ikut berperang.
Atas usulan Sri Lodaya ketiganya juga menyelinap ke ruang pusaka ,mereka hendak mencari pusaka atau kitab yang mungkin berisi petunjuk bagaimana cara mengalahkan Raja Darma Wisnu yang kekuatanya setara dengan para Dewa.
Sri Lodaya berhasil menemukan sebuah kitab ,ia pun buru buru mencari lembar demi lembar berharap ada sebuah petunjuk tentang cara mengalahkan Darma Wisnu .
Sekian lama mencari ia pun menemukan sebuah tulisan yang menyebutkan ada tiga kekuatan besar yang jika di gabungkan mampu mengimbangi kekuatan yang di miliki Raja Darma Wisnu.
Sementara itu Raja Siluman Harimau menemukan sebuah senjata yang ia rasakan memiliki kekuatan yang dasyat,senjata berupa sebuah gada .Ia pun buru buru mengambilnya.
Setelah mengambil beberapa senjata dan membawa kitab dari ruang pusaka ,ketiganya pun melesat meninggalkan istana Atas Awan.
__ADS_1