
Bak tersambar petir di siang bolong Jaka begitu panik ketika Dewi Kumalasari pulang dan memberi tau Jaka bahwa dirinya terkena kutukan ,sehingga ia tidak bisa menjadi manusia.Dewi juga memberi tahu bahwa ,untuk kembali ke wujud manusia ia harus mandi di tujuh sumber air suci.Tapi yang menjadi kendala ia tak tahu di mana letak ke tujuh air suci itu.
Jaka mencoba berpikir sejenak ,lalu ia pun memberi tahu Dewi bahwa ia akan bersemedi untuk memohon wangsit kepada eyangnya Resi Suralaya.Jaka pun menyuruh Dewi menunggu di atap bangunan istana.Jaka kelana buru buru masuk ke ruang semedi .Ia kemudian duduk bersila dan matanya di pejamkan.
Asap putih tiba tiba munjul di hadapanya dan membentuk sosok Resi Suralaya.Resi Suralaya pun memberi tahu Jaka bahwa ketujuh tempat air suci itu berada di Jawa dan Sumatera.Resi Suralaya pun memberi tahu dengan detail ke tujuh tempat air suci.
__ADS_1
Bahwa tempat air suci terdapat di punjak Gunung Bromo,Gunung Kelud,Gunung Merapi ,Gunung Krakatau,Gunung Slamet,Lembah Kabut Dan Gunung Kerinci.
Resi Suralaya juga tidak lupa memberi tahu Jaka agar selalu membawa kotak mantera suci ,karena yang akan ia hadapi adalah siluman penjaga air suci.Kabut asap tiba tiba munjul menyelimuti tubuh Resi Suralaya hingga akhirnya lenyap dari pandangan mata.Jaka pun membuka kedua matanya,dan bergegas menemui Dewi .Setelah berpikir sejenak mengenai langkah apa yang harus ia tempuh ,ia pun menyuruh para prajurit untuk mengumpulkan punggawa kerajaan di ruang pertemuan .
Singkat cerita akhirnya Jaka meminta izin untuk melakukan pengembaraan untuk mencari tujuh mata air suci untuk menghilangkan kutukan Dewi Kumalasari.Ia juga menyuruh Ki Samber Gledek untuk menggantikanya memimpin Karang Cendana.Ki Samber Gledek awalnya menolak ,namun setelah Jaka terus mendesaknya ia pun menerimanya.
__ADS_1
Jaka segera melompat ke atap bangunan ,ia segera naik ke punggung elang dan terbang melesat menuju Wisma Kencana.Dewi melesat dengan cepat dan setelah sekian lama terbang mereka pun memasuki istana Wisma Kencana.Rupanya Resi Somala sudah menunggu di halaman istana dengan membawa lontar suci.Resi Somala mengetahui tentang apa yang menimpa Dewi Kumalasari,setelah ia di beri tahu Resi Suralaya lewat mimpi.
Tak selang berapa lama Raja Jaya Wijaya dan Ratu Dewi Ambarwati juga keluar menemui Jaka ,setelah mendapat laporan dari prajurit jaga.Jaka segera menceritakan apa yang menimpa Dewi kepada kedua orang tuanya.Dewi Ambarwati bahkan menangis mengetahui nasib menantunya ,ia mendekati elang dan memeluknya.Dewi kumala pun menangis ,mata elang berlinang air mata.
Jaka kelana segera memohon izin untuk mencari tujuh sumber air suci untuk menghilangkan kutukan Kumambang.Ia pun kembali menaiki punggung Kumalasari dan di bawa terbang menuju Gunung kelud.Sesampenya di puncak Kelud Jaka segera turun dan mencari sumber mata air suci sesuai petunjuk Resi Suralaya.Ia mencoba mencari mata air suci dekat kawah,namun baru saja ia melangkah menuju sumber air Jaka merasakan sebuah kekuatan melemparkanya.
__ADS_1
Untung ia berhasil mendarat dengan selamat ,rupanya siluman penunggu kawah merasa terusik dengan kedatangan Jaka Kelana.Siluman api itu menyerang Jaka dengan mengunakan api dari kawah ,Dewi pun membantu Jaka dengan menggunakan Ajian Dewa Angin .Udara yang dingin tiba tiba berubah menjadi panas karena api yang menyala memenuhi keduanya.Dewi pun berhasil membuat api padam dengan sapuan dewa anginya.Siluman itu marah dan mencoba memuntahkan lahar panas ke tubuh Jaka dan Dewi .Dengan cepat Dewi menyambar Jaka dan membawanya naik ke langit.Siluman itu berusaha mengejar,kali ini Jaka mengeluarkan ajian Dewa Gledeg namun rupanya tak berpengaruh kepada Siluman Api.Kotak lontar tiba tiba bergerak dan terbuka ,cahaya putih keluar dari lontar suci menyelimuti siluman api.
Tubuh yang di liputi api menyala tiba tiba berubah menjadi sosok aki aki berpakaian putih dan bercahaya,ia pun tersenyum kepada Jaka ,rupanya siluman api dahulu kala pernah di kalahkan oleh Resi Suralaya hingga ia pun bersedia menjadi abdinya.Akhirnya setelah mengetahui Jaka merupakan keturunan Resi Suralaya ia pun menunjukan sumber mata air suci ,Jaka pun mengambil air dengan tanganya dan memasukanya ke sebuah guji yang ia selipkan di balik bajunya.