
Setelah hampir sepekan mengarungi samudra ,akhirnya tibalah mereka di pelabuhan wilayah kerajaan Karang Kekal.Desiran angin sepoi sepoi menyambut kedatangan mereka,Sri Lodaya wajahnya nampak berseri ketika menginjakan kakinya di dataran sumatera.
Rasa penasaran pun sedikit terobati ,ia cuma mendengar pulau itu dari cerita ibundanya dan patih Raja Langit.Sementara Sri Cempaka dan Patih Raja Langit hanya tersenyum melihat tingkah Lodaya.Berbeda dengan Patih Lembu Ireng yang terlihat tegang ,rupanya ia mulai berpikir hukuman apa yang akan ia dapatkan setelah sampe di kerajaan.
Suasana nampak menegangkan ketika pintu istana terbuka ,para prajurit segera mencabut senjata melihat kedatangan Ratu Sri Cempaka dan Patih Raja Langit.Namun segera Patih Lembu Ireng mencegah dan menceritakan apa yang terjadi.Segera mereka menyarungkan pedangnya dan memberi hormat kepada Ratu Sri Cempaka.
__ADS_1
Ratu Sri Cempaka segera menyuruh Patih Lembu Ireng untuk membebaskan semua tawanan yang masih setia kepada sang ratu.Segera Patih Lembu Ireng menyuruh puluhan prajurit untuk membuka jeruji dan mengeluarkan semua tawanan .Setelah semua tawanan di keluarkan mereka di kumpulkan di ruang pertemuan bersama para punggawa kerajaan,dengan wajah sedikit lesu Patih Lembu Ireng memberikan warta ,bahwa Dasarupa telah mati dan kepala pemerintahan di kembalikan kepada Ratu Sri Cempaka sebagai penguasa Karang Kekal yang sah.
Rupanya tidak semua punggawa dan prajurit menerima keputusan itu,namun kali ini Patih Lembu Ireng mengancam akan memenjarakan siapa saja yang membakang kepada Ratu Sri Cempaka.Akhirnya semua dapat menerima keputusan bahwa Ratu Sri Cempaka kembali memimpin kerajaan .Sementara kedudukan patih di kembalikan kepada Patih Raja Langit dan Sri Lodaya di kukuhkan menjadi putra mahkota.
Lembu Ireng pun menyanggupi ,ia segera menyuruh para prajurit membuat pengumuman kepada rakyat bahwa Ratu Cempaka telah kembali dan akan kembali memimpin kerajaan.
__ADS_1
Rakyat begitu gembira mendengar ratu telah kembali ,bahkan mereka tidak sabar untuk menunggu hari esok,kepulangan Ratu Cempaka terus menjadi buah bibir di kalangan rakyat ,mereka begitu antusias karena dulu sempat beredar kabar bahwa sang Ratu tewas ketika melakukan pelarian bersama Patih Raja Langit.Rakyat juga sangat merindukan kepemimpinan Ratu Cempaka yang adil dan begitu peduli akan nasib rakyatnya.
Keesokan harinya semua penduduk telah berkumpul di alun alun dengan wajah berseri seri.Sang Ratu pun keluar dan menyapa para rakyat ,upacara pengukuhan segera di mulai,setelah di bacakan doa doa ,mahkota pun kembali di kenakan Ratu Sri Cempaka ,bahkan Sri Lodaya tak bisa menahan haru ketika dirinya di angkat sebagai putra mahkota dan mendapat sambutan yang begitu meriah dari rakyat.Patih Raja Langit pun secara sah kembali mencabat .Sementara berbanding terbalik dengan Lembu Ireng ia harus menjadi pekatik selama beberapa purnama ,setelah itu ia akan kembali mencabat sebagai senopati kerajaan Karang Kekal.
Rakyat menyambut dengan gembira bahkan pihak kerajaan sudah menyiapkan makanan serta pertujukan untuk menghibur rakyatnya ,dan pesta akan di lakukan selama tiga hari tiga malam tanpa henti.Sorak sorai berkumandang ,para rakyat pun ikut larut dalam kesenangan ,mereka ikut berjoged mendengar gamelan di bunyikan ,sungguh suasana yang sangat mereka rindukan setelah berpuluh tahun menderita karena perlakuan Dasarupa kepada mereka.
__ADS_1