JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Ancaman Besar


__ADS_3

Raja Ranaya Kandi terbang melayang menuju istana Karang Cendana.


Dalam sekejap ia pun sampe ,kedatanganya tak lain untuk mengunjungi putrinya Dewi Kumalasari dan Jaka Kelana.


Ia juga mau memberi tahu bahwa mungkin kerajaan Atas Awan telah kembali ,berarti ancaman besar akan kembali melanda dunia,kalau watak raja Darma Wisnu masih seperti yang dulu.


Raja Ranaya Kandi bergegas memasuki istana dan bertemu dengan Jaka.


Jaka dan Dewi berseri seri melihat kedatangan ayahnya secara tiba tiba.


Namun ketika mengamati wajah ayahnya Jaka nampak cemas ,karena terlihat ada sesuatu yang mengganjal pikiran mertuanya.


Setelah memeluk kedua anaknya Raja Ranaya Kandi duduk,ia mengambil napas sebelum mengutarakan maksud tujuanya.


Jaka dan Dewi terlihat semakin penasaran ,Raja Ranaya Kandi pun mulai berkisah tentang kerajan Atas Awan yang dulu sempat menjadi penguasa di dunia baik dunia manusia ataupun lelembut.


Namun karena ia berkuasa seenak hatinya maka Dewata murka dan menghilangkan kerajaan Atas Awan selam kurun waktu seratus tahun.


Ia pun menyinggung tentang gempa yang melanda yang mengakibatkan kerusakan yang cukup besar .


Raja melanjutkan ceritanya,ia mulai menduga duga bahwa kemungkinan istana Atas Awan telah kembali,karena gempa yang terjadi sama persis seperti kejadian seratus tahun lalu ketika gempa terjadi dan membuat kerajaan Atas Awan hilang.


"Kalau ternyata dugaanku benar,itu berarti ancaman besar akan kembali melanda dunia.Kita harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk jika Darma Wisnu kembali ingin menjadi penguasa di dunia.

__ADS_1


Raja Ranaya Kandi berkisah tentang Darma Wiznu yang


mempunyai kesaktian setara dengan Dewa.


Jaka pun terkejut ketika Ranaya Kandi bercerita bukan hanya tanah jawa yang berhasil Darma Wisnu kuasai tetapi hampir separuh dunia,bahkan menurutnya sampe ke negara tibet dan sebagian timur tengah berhasil ia kuasai.


Tidak ada satu kekuatan pun yang mampu mengalahkanya,kecuali seseorang yang mampu mewarisi ilmu para dewa.


Jaka pun penasaran dengan ucapan Raja Ranaya Kandi.


Ranaya Kandi melanjutkan ceritanya,menurut cerita dari ayahnya bahwa suatu saat akan munjul seseorang yang memikiki kekuatan Dewa yang akan mampu mengalahkanya,setelah seratus tahun.


Raja Ranaya Kandi kembali melanjutkan ceritanya,dan masa seratus tahun adalah tahun di mana kita masih di beri kehidupan oleh Dewata.


Cuma siapa orang itu dan dari mana asalnya ,masih menjadi misteri.


Ki Samber Gledek dan Patih Rangga Abang tanpa sengaja mendengar perbincangan mereka.


Keduanya pun penasaran dan segera masuk menghadap Raja Jaka Kelana.


Tanpa menunggu lama akhirnya Ki Samber Gledek pun bertanya tentang istana Atas Awan yang di maksud oleh Raja Ranaya Kandi.


Sekali lagi Raja Ranaya Kandi menceritakan tentang masa mudanya,ia melihat langsung waktu ayahnya harus merelakan kerajaan Hutan Kayu Emas di ambil alih oleh Darma Wisnu selaku raja dari Istana Atas Awan.

__ADS_1


Keduanya tertegun melihat cerita dari Raja Ranaya Kandi.


Sementara itu Ki Samber Gledek memotong pembicaraan Raja Ranaya Kandi ,bahwa ia juga sudah mendapat kabar bahwa dunia akan di landa bencana besar,ketika melakukan telepati dengan Resi Somala.


Menurut Resi Somala bahwa bumi akan mengalami puncak angkara murka karena orang yang pernah berkuasa di dua alam yaitu alam manusia dan jin telah kembali.


Rupanya Resi Somala mendapat wangsit dari gurunya Begawan Resi Suralaya.


Jaka pun akhirnya mengumpulkan seluruh punggawa ,dan menyuruh beberapa prajurit untuk menyebarkan berita ke kerajaan di seluruh tanah Jawa agar bersiap kalau benar benar ancaman besar akan melanda dunia.


Tak lupa ia pun mengutus utusanya ke tanah sumatera untuk memberi kabar ke kerajaan Karang Kekal.


Sementara Jaka sendiri akan berkomunikasi dengan penguasa Gunung Kerinci yaitu Siluman Harimau Putih,ia pun hendak meminta bantuan padanya.


Jaka pun memohon izin kepada mertuanya dan gurunya serta Patih Rangga Abang ,bahwa ia dan Dewi akan pergi meninggalkan istana Karang Cendana ,sambil mencari petunjuk,bagaimana cara mengalahkan Darma Wisnu .


Jaka menyebut nama Kiai Agung Prawoto,yang tinggal di ujung timur pulau jawa,ia dan Dewi akan menemuinya untuk mencari petunjuk.


Raja Ranaya Kandi pun menyuruh Jaka dan Dewi tidak menunda keberangkatan,karena tanda tanda alam semakin terlihat ,bahwa bahaya akan mengancam dunia.


Raja Ranaya pun berjanji bahwa ia akan ikut menjaga Karang Cendana dari ancaman orang orang jahat .


Jaka dan Dewi pun meminta izin kepada semua punggawa untuk meninggalkan istana,ia pun menyuruh Patih Rangga untuk sementara menggantikanya memimpin Karang Cendana.

__ADS_1


__ADS_2