
Bulan purnama mulai bersinar terang , namun peperangan semakin sengit.Pasukan Dasarupa terus menggempur pasukan Wisma Kencana yg semakin sedikit jumlahnya,mereka juga sudah semakin kewalahan karena jumlah musuh hampir dua kali lipat.
Pasukan Wisma Kencana semakin kocar kacir,hingga akhirnya bala bantuan datang dari pasukan gaib kerajaan Hutan Kayu Emas.Entah dari mana datangnya tiba tiba ribuan prajurit berpakaian perang lengkap , bermunjulan dan menyerang pasukan Dasarupa.
Dasarupa juga terkejut me nyaksikan ribuan prajurit tiba tiba munjul dan menyerang pasukanya.Kini jumlah pasukan keduanya hampir berimbang.Bahkan pelan pelan pasukan Wisma Kencana mulai memukul mundur prajurit Karang Cendana.
Namun kemenangan yang sudah di depan mata harus pupus.Rupanya Dewi Kalinggi beserta pasukan banaspati juga tiba tiba mu njul dan menghadang pasukan Hutan Kayu Emas.
__ADS_1
Pertempuran dua kekuatan gaib pun pecah.Sementara itu Dewi kalinggi terbang menuju arena di mana Dasarupa sedang bertarung dengan Sri Lodaya dan Patih Raja Langit serta Ki Samber Gledeg.Terlihat Resi Somala juga ikut menyerang Dasarupa.
Sementara itu Raja Jaya Wijaya dan Dewi Ambarwati terus berusaha bertahan dari gempuran puluhan prajurit yang terus menyerangnya.Dengan sisa sisa tenaga keduanya terus mengayunkan pedang dan sesekali melompat menghindari keroyokan prajurit Karang Kendang.
Pertarungan terus terjadi namun nampak pasukan Wisma kencana kembali di kepung oleh pasukan Karang Kendang.Sementara itu Dasarupa terus me nyerang Sri lodaya dan Patih Raja Langit ,sementara Dewi Kalinggi berhadapan dengan Resi Somala dan Ki Samber Gledek.
Dengan sekali pukulan ia berhasil melukai Sri lodaya dan Patih Raja Langit .Keduanya terlempar dan menimpa para prajurit ,Sri Lodaya bahkan tidak mampu berdiri .Dengan cepat Patih Raja Langit bangkit dan membawa terbang Sri Lodaya ke tenda pengobata n.
__ADS_1
Dewi kalinggi juga semakin bringas ia mengeluarkan asap hitam dari kedua tanganya,rupanya ia berniat memperdaya Resi Somala dan Ki Samber Gledek dengan mengeluarkan ajian penarik roh kegelapan,dimana roh yang berhasil di tarik akan memasuki alam ilusi yang di ciptakan Dewi Kalinggi.Asap hitam mulai menyelimuti tubuh Resi Somala dan Ki samber Gledeg hingga akhirnya keduanya hilang dan masuk alam ilusi ciptaan Dewi Kali nggi.
Dasarupa terus mengamuk dan membantai para prajurit Wisma Kencana seperti seekor semut.Ia juga semakin mendekati Dewi Ambarwati yang terlihat berpisah dengan Raja Jaya Wijaya. Dasarupa melompat dan langsung melayangkan pukulan ke tubuh Dewi Ambarwati,seketika tubuh Dewi Ambarwati terlempar namun Raja Jaya Wijaya de ngan sigap menangkap tubuhnya.Ia kemudian membopong tubuh istrinya menuju tenda untuk di obati,namun baru saja ia melompat dengan membopong tubuh isterinya yang lemah Raja Jaya Wijaya malah terlempar,rupanya nini Kalinggi membokongnya dengan pukulan tenaga dalam.Darah segar pun keluar dari mulutnya,bahka n pandanganya mulai berku nang kunang.
Dewi Kalinggi tertawa cekikikan melihat Raja Jaya Wijaya berlumuran darah.Sementara Dasarupa membawa Dewi Ambarwati terbang menuju tenda,ia kemudian meletakan tubuh Dewi Ambarwati yang pingsan di pembaringan.Rupanya hasratnya bergelora melihat wanita pujaan hatinya terbaring di hadapanya.Ia buru buru melepas pakaianya dan berusaha meraba tubuh Dewi Ambarwati.
Namun ia terlihat kesal baru saja ia mau menyentuh kulit Dewi Ambarwati tiba tiba saja tubuhnya terlempar.Ia pun teringat bahwa ia pernah mendengar perkataan Resi Somala bahwa Resi Suralaya telah membuat rajah perlindungan untuk cucunya di pergelangan tangan.
__ADS_1
Dasarupa kembali mengen akan pakeanya dan keluar menuju medan perang .