JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Pusaka Gogok Sakti


__ADS_3

Kini padaepokan dan warga kampung bukit mulyo kembali aman, setelah lampir berhasil di lumpuhkan dan di kurung di dalam peti.


Sementara kini Jaka dan Dewi akan berusaha memburu Kalinggi yang berhasil melarikan diri.


Kiai Agung menyarankan kepada Jaka dan Dewi untuk mencari pusaka gogok sakti yang mampu menyedot apa saja masuk ke dalamnya tak terkecuali para siluman yang sakti mandera guna.


Namun menurut beliu pusaka tersebut kini tak di ketahui di mana letak persisnya.


Menurut Kiai Agung pusaka tersebut dulu pernah di miliki oleh seorang pendekar gila bernama Ki semrawut.


Begitulah orang orang memanggilnya, sedang nama aslinya tidak seorang pun yang tahu.


Menurut petunjuk yang Kiai Agung dapatkan bahwa orang tersebut berada di kawasan gunung tengger.


Gunung yang banyak di jadikan orang untuk bertapa di sana juga banyak pendekar pendekar hebat.


Di antaranya yang paling terkenal adalah Arya Bima seorang pendekar yang konon katanya memiliki tenaga setara dengan sepuluh gajah,seperti tokoh pewayangan werkudara dalam cerita mahabarata.


Jaka dan Dewi segera meminta izin kepada Kiai Agung untuk mencari pusaka gogok sakti ke wilayah gunung Tengger.


Mereka pun segera berpamitan,Jaka segera melompat ke punggung Dewi dan segera terbang menuju wilayah tengger.


Tempat yang tidak terlalu jauh dari Bukit Mulyo hingga tak membutuhkan waktu lama, Jaka dan Dewi sudah sampai di desa tersebut.


Dewi pun segera merubah wujudnya menjadi manusia.


Keduanya berjalan beriringan, kali ini Jaka memilih berjalan di belakang Dewi Kumalasari.


Di sepanjang perjalanan Jaka dan Dewi berusaha bertanya kepada warga tentang keberadaan Ki Semrawut.


Namun entah mengapa banyak warga yang seperti ketakutan mendengar namanya.


Sudah puluhan orang mereka tanyai namun belum ada jawaban yang memuaskan.


Tiba tiba Jaka dan Dewi mendengar keributan,terlihat seorang pemuda sedang di keroyok oleh beberapa orang lelaki yang memakai pakaian layaknya perguruan silat.


Dewi tak bisa melihat orang yang sudah tak berdaya terus saja di aniaya.


Ia pun segera melompat.


Dan menendang beberapa orang yang mengeroyok si pemuda.


Mereka segera terlempar begitu Dewi berhasil mendaratkan tendanganya.


Sementara itu si pemuda yang di tolong Dewi justru berlari.


Jaka tak membiarkan si pemuda dan langsung menghadangnya.


" Ki Sanak, kenapa engkau harus lari?"

__ADS_1


" Maaf tuan, bukanya aku tak tahu terimakasih. Tapi aku harus menolong adiku yang akan di bawa kerumah Arya Bima untuk di jadikan istri ke sepuluhnya!" jawab si pemuda.


" Baiklah tuan,tunjukan di mana rumahmu,akun akan berusaha menolong adikmu!"


Pemuda terus berlari dan Jaka mengikutinya dari belakang.


Di kejauhan nampak seorang gadis sedang meronta ronta,tangan si gadis di pegangi oleh beberapa orang pemuda yang berusaha membawanya kepada Arya Bima.


" Itu itu tuan, adiku akan di bawa kepada Arya Bima!"teriak si pemuda.


Jaka segera melesaat.


" Lepaskan wanita itu!" teriak Jaka.


Beberapa orang segera mencabut pedangnya dan langsung menyerang.


Jaka hanya tersenyum dan terpaksa meladeni untuk berkelahi.


Awalnya Jaka hanya menunggu sampai ayunan pedang musuhnya mendekati tubuhnya.


Jaka menghentakan kakinya ke tanah dan orang orang yang menyerangnya terpental.


Sementara melihat temanya terpental beberapa orang yang membawa si perempuan segera melepaskan peganganya dan berusah menyerang Jaka.


Si perempuan segera berlari memeluk kakaknya.


" Pergilah kalian! Dan jangan ganggu wanita tersebut!" teriak Jaka sambil melotot memandang para pemuda.


Mereka segera bangkit.


" Kau akan menyesal berurusan dengan Arya Bima!" teriak salah seorang dari mereka sebelum beranjak pergi.


" Terimakasih Tuan pendekar! Namaku Joko dan ini adiku Warti!"


Jaka pun memperkenalkan dirinya, sementara Dewi juga sudah menyelesaikan pertarungan dan berhasil menyusul Jaka.


" Namaku Jaka, sedangkan itu istriku Dewi,kami seorang pengembara!" jawab Jaka.


Warti terlihat malu malu menatap wajah Jaka yang memang berparas gagah dan ganteng.


Sementara Dewi sebagai sesama wanita tentu dapat membaca gelagat yang di lakukan Warti kepada suaminya.


Hingga ia pun segera menggandeng tangan Jaka.


Sementara Jaka hanya tersenyum melihat tingkah istrinya yang cemburu.


Joko pun mempersilahkan Jaka dan Dewi untuk singgah di rumahnya.


Mereka pun asyik berbincang sambil menyantap makan dan minum yang di hidangkan oleh Warti.

__ADS_1


Jaka pun mencoba bertanya tentang sosok Ki Semrawut.


Awalnya Joko terdiam hingga ia pun bercerita.


Bahwa sebenarnya warga di tengger berpantang membahas tentang Ki Semrawut yang sedang di cari cari oleh Arya Bima.


Karena menurut kabar yang beredar bahwa Ki Semrawut telah mencuri pusaka gogok sakti milik Arya Bima.


Hingga Arya Bima pun terus berupaya mencarinya,ia terus menyebar mata mata dan setiap orang yang menyebut Ki Semrawut di anggap telah bersekutu dan menyembunyikanya.


" O pantas saja setiap orang yang aku temui, seperti ketakutan ketika aku bertanya tentang sosok aki gendeng itu!".timpal Jaka.


Mereka terus berbincang hingga akhirnya di kejutkan dengan suara orang menggedor pintu.


Sementara Joko dan Warti nampak ketakutan.


" Tuan tolong lindungi kami. Mereka pastinya anak buah Arya Bima yang akan kembali berusaha membawa Warti!"


Warti kembali memeluk kakanya sambil menangis.


" Kang aku takut kang.Aku tak mau menjadi istri Arya Bima yang kesepuluh!"


Mendengar warti ketakutan Dewi pun merasa iba.


" Tenanglah ti, aku dan kang Jaka akan menolongmu!"


Jaka dan Dewi pun segera keluar.


" Rupanya kalian belum jera!" teriak Dewi yang langsung melayang dan menyerang anak buah Arya Bima.


Kini anak buah Arya Bima berjumlah sekitar dua puluh orang.


Mereka pun menjadi dua kelompok.


Jaka dan Dewi masing masing berhadapan dengan sepuluh orang.


Sementara itu para warga hanya menonton pertarungan, banyak di antara mereka yang merasa iba melihat Jaka dan Dewi berurusan dengan anak buah Arya Bima.


" Aduh itu orang yang tadi bertanya sama kita, kasihan mereka pasti akan mendapat hukuman, dan si gadis ayu yang cantik pasti akan di paksa untuk menjadi istri Arya Bima!" bisik salah seorang warga.


Namun semua orang terpana ketika anak buah Arya Bima yang berjumlah dua puluh orang lari tunggang langgang kalah dari dua pendekar asing yang baru memasuki desa.


Joko dan Warti segera keluar dan sekali lagi mengucap terimakasih.


Kini para warga pun menjadi penasaran, mereka mendekati Jaka dan Dewi untuk berkenalan.


Para warga juga meminta supaya Jaka dan Dewi mau membebaskan wilayah Tengger dari kekejaman Arya Bima yang di kenal sebagai orang sakti mandera guna.


Menurut penduduk pulalah bahwa hanya Ki Semrawut yang berani melawanya. Namun sudah cukup lama Ki Semrawut tak nampak batang hidungnya setelah di tuduh mencuri pusaka gogok sakti milik Arya Bima.

__ADS_1


__ADS_2