JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Wanita Asing


__ADS_3

Melihat kedua orang pemuda berhasil di jebloskan ke penjara, membuat Chin Suang berniat untuk menyelamatkan mereka.


Namun ia tak mau kegabah, Chin Suang menunggu sampai malam tiba.


karena menyusup di waktu gelap akan jauh lebih mudah.


Sementara di dalam kurungan, Kaisar Ci masih terbayang bayang wajah wanita bercadar.


Ia terus saja melamun hingga ahirnya Jaka menepuk pundak kaisar Ci.


Kaisar Ci bercerita bahwa baru kali ini ia merasa hatika tak karuan melihat wanita asing yang belum kenal.


Sebenarnya Kaisar Ciming sudah berkali kali di jodohkan oleh mendiang ayahnya, namun ia selalu menolak, kaisar Ci berkeinginan mencari sosok wanita yang benar benar ia cintai, bukan karena pengaruh kekuasaan atau derajat.


Jaka mencoba berusaha menyimak cerita yang terus terlontar, dari mulut Kaisar Ci. Jaka juga menjadi terbawa suasana, dia teringat akan sosok istrinya Dewi Kumalasari yang hingga saat ini belum ada titik terang tentang keberadaanya.


Tiba tiba terdengar suara bisik bisik dari luar sel, Kaisar Ci dan Jaka kaget mendapati gadis bercadar datang untuk menyelamatkan mereka.


Chin Suang menyuruh keduanya mundur, kemudian Chin Suang mematahkan rantai dan gembok yang di gunakan untuk mengikat pintu sel.


Setelah berhasil keluar, ketiganya mengendap endap dan mencoba keluar meninggalkan markas para perusuh.


Kini Jaka dan Kaisar tahu bahwa mereka sesungguhnya segerombolan penjahat yang berpura pura menjadi prajurit Kaisar Ciming.

__ADS_1


Mereka menggunakan nama Kaisar untuk memperkaya diri mereka bersams komplotanya.


Kaisar Ci juga menyuruh Jaka dan Wanita bercadar agar tidak membuat kekacauan, karena esok kaisar Ci akan membongkar kejahatan mereka, jika kembali berulah di pasar.


Malam semakin larut, sampelah mereka di sebuah penginapan, Kaisar Ci membayar semua sewa termasuk kamar milik Chin Suang.


Kaisar Ci terlihat pulas sambil mendekap sebuah bantal. Jaka terlihat gelisah, hingga akhirnya memutuskan untuk keluar dan menikmati sinar rembulan yang tepat berada di atas kepala.


Sekelebat bayangan melompat kesebuah atap penginapan, Jaka segera melompat ke atas pohon, ia melihat seseorang berjalan mengendap endap menuju kamar wanita bercadar.


Jaka mulai sedikit mencemaskan wanita barcadar, namun belum sempat ia turun dari pohon sekelebat bayangan tersebut kembali melompat dan meninggalkan penginapan.


Jaka segera turun dan berlari ke kamar Chin Suang.


Chin Suang yang tidak mengenakan cadar langsung membuka pintu, ketika terdengar suara pintu di ketuk.


Chin Suang begitu kaget, karena pemuda yang belum ia kenal tiba tiba memeluknya dengan erat, air mata mulai berlinang di kedua mata Jaka. Jaka menangis tersedu sedu.


" Istriku, istriku Dewi Kumalasari, ternyata kau masih hidup!"ucap Jaka sambil memeluk Chin Suang.


Chin Suang mengira bahwa si pemuda hanya berpura pura dan dapat memeluk dirinya. Hingga ia pun melepaskan pelukan Jaka dan menendang tubuhnya.


Jaka tersadar setelah tubuhnya terhempas dan membentur dinding.Bahwa wanita yang di hadapanya hanya mirip Dewi Kumalasari. Jaka kemudian berlutut di hadapan Chin Suang untuk meminta maaf.

__ADS_1


Chin Suang memandang tajam sorot mata Jaka Kelana. Ia tak melihat di mata Jaka, bahwa dirinya sedang berbohong atau pun mengarang cerita.


Entah mengapa Chin Suang jatungnya berdebar kencang ketika ia melihat mata Jaka yang sendu penuh air mata.


Entah kenapa Chin Suang merasa tak tega melihat pemuda yang gagah, merengek rengek seperti anak kecil.


Chin Suang, menyuruh Jaka berdiri dan menceritakan apa yang terjadi sebenarnya.


Jaka berdiri dan mengusap air matanya, dengan gamblang ia berkata bahwa, wanita bercadar mirip dengan istrinya yang telah lama berpisah.


Jaka juga menceritakan semua kejadian yang ia alami kepada wanita bercadar. Ahirnya setelah mengetahui duduk permasalahanya si wanita tak menyalahkan Jaka.


Ia justru kagum melihat kesetiaan Jaka, walaupun memiliki paras yang tampan dan pastinya banyak wanita yang jatuh hati padanya ia tetap setia dan berusaha mencari istrinya.


Akhirnya keduanya berkenalan, Chin Suang lebih suka memanggil Jaka dengan Pemuda Asing, sementara Jaka juga tak mau memanggilnya Chin Suang namun Wanita Asing.


Keduanya menghabiskan malam dengan saling bertukar cerita.


Sebelum Jaka meninggalkan Chin Suang, ia mengatakan sebenarnya kedatanganya ke kamar Chin Suang adalah untuk memastikan dirinya baik baik saja.


Chin Suang mukanya berubah sedikit tegang, apalagi ketika Jaka berkata bahwa ia melihat sekelebat bayangan memasuki kamar Chin Suang.


Chin Suang mencoba mengalihkan pembicaraan, ia bertanya mengenai nama istri dari pemuda asing, dan ciri ciri dari perempuan tersebut.

__ADS_1


Jaka segera menyebut bahwa namanya Dewi Kumalasari, dia juga bisa menjelma menjadi elang raksasa, karena ia adalah separuh Jin dan manusia.


Tak terasa keduanya terlihat asyik mengobrol, Jaka menyadari bahwa matahari akan segera terbit, ia pun segera berpamitan karena waktu subuh akan segera habis..


__ADS_2