
Setelah saling bertukar cerita akhirnya siluman harimau menunjukan tempat air suci.Rupanya mata air suci berada di dalam goa,yang di tinggali siluman harimau putih.
Namun sebelum masuk ke dalam goa,terlebih dahulu Jaka membangunkan Lodaya yang pingsan ketika bertarung dengan siluman harimau.Siluman harimau pun membantu memulihkan Lodaya,ia membuka kedua tanganya dan memberikan energi murni untuk memulihkan Lodaya.
Akhirnya mereka pun masuk mengikuti siluman harimau menuju sebuah ruangan yang berada di dalam goa.Jaka dan Lodaya terkejut melihat Ki Padang Jagad tertidur di dalamnya.Tubuh dan kakinya di ikat .Jaka pun menyuruh siluman harimau melepaskan tali yang mengikat tangan dan kaki Ki Padang Jagad.
Segera siluman harimau komat kamit membaca mantera,tali yang mengikat Ki Padang Jagat pun lenyap.Tapi rupanya Ki Jagad tetap lelap tertidur bahkan mendengkur.
Jaka pun tak mau membangunkanya,siluman harimau menyuruh Jaka dan Lodaya kembali mengikutinya ke sebuah ruangan yang di penuhi cahaya terang.Rupanya cahaya matahari bisa masuk dan menerangi ruangan,di dinding nampak sebuah mata air yang memancar .Anehnya saat Jaka dan lodaya masuk aliran itu terhenti,siluman harimau pun berkata bahwa itulah mata air suci yang ia cari.Jaka pun bertanya kepada siluman harimau kenapa mata air tiba tiba berhenti dan menghilang.
Siluman harimau memberi tahu Jaka bahwa mata air itu berasal dari kawah gunung kerinci.Ia pun aliranya bisa berhenti bahkan membeku.Siluman harimau pun mendekati mata air yang tiba tiba hilang .Ia pun mengambil sebuah batu kecil berwarna putih seukuran jari manusia dan memberikanya ke Jaka Kelana.Ia mengatakan bahwa itu adalah mata air suci yang membeku.Jaka segera memasukanya ke dalam guci yang ia bawa dan mencampurnya dengan ke enam sumber mata air suci yang ia kumpulkan.
__ADS_1
Jaka pun sangat berterima kasih kepada siluman harimau.Rupanya siluman harimau sangat kagum dengan Jaka,di karenakan usianya masih muda tapi memiliki kanuragan yang luar biasa.Ia pun menawarkan diri kepada Jaka untuk mengajarkan ajian penghisap daya .Ajian yang dapat melemahkan tenaga dalam musuh sehingga mudah untuk di kalahkan .Ajian itu pulalah yang membuat Jaka dan Lodaya tubuhnya melemah dan akhirnya kalah.
Jaka pun sangat ingin mempelajarinya,namun ia teringat akan istrinya Dewi Kumalasari yang harus segera di sembuhkan dari kutukan siluman serigala.Waktunya pun tinggal hari ini saja atau ia akan menjadi elang untuk selama lamanya.
Karena sudah 2 purnama Dewi menjadi elang dan kalau semakin lama kutukan itu akan mengubahnya menjadi burung elang untuk selamanya.Akhirnya Jaka pun mohon diri untuk kembali ke gubug di bawah puncak Gunung Kerinci untuk menyembuhkan Dewi.
Barulah ia akan kembali ke puncak gunung bersama Dewi untuk mempelajari ilmu penyerap daya.Siluman harimau pun menberi izin,Jaka dan Lodaya pamit dan menuju ruangan tempat Ki Padang Jagad tertidur.Jaka mengambil batu kecil dan melemparnya ke tubuh Ki Jagad.Ki Jagad kaget dan terbangun ,matanya seakan mau copot melihat siluman hariamau berdiri tepat di hadapanya.
Akhirnya setelah berpamitan ketiganya meninggalkan puncak Gunung Kerinci menuju pondok tempat Ki Jagad tinggal.
Dewi masih menunggu sambil pikiranya menerawang,ia begitu mencemaskan Jaka dan Lodaya.Tiba tiba ia merasa tubuhnya kepanasan dan berguling guling di atas tanah .Bulunya pun sampe terjatuh karena berguling guling menahan sakit.
__ADS_1
Jaka rupanya merasakan sesuatu terjadi kepada Dewi ,ia pun mengajak Lodaya dan Ki Jagad agar mempercepat langkahnya.Jaka pun berkata kepada kedua temanya,bahwa telah terjadi sesuatu kepada Dewi Kumalasari.
Benar saja setelah sampe di gubuk Jaka melihat tanah yang berhamburan serta rumput rumput di sekelilingnya berserakan.Ia pun tak melihat Dewi berada di bawah pohon seperti biasanya.
Wajah cemas semakin nyata terlihat ,Jaka begitu khawatir kepada Dewi.Lodaya dan Ki Jagad pun berlari ke arah semak yang berserakan ,alangkah terkejutnya mereka mendapati Dewi terkulai .Rupanya Dewi pingsan karena tak kuat menahan sakit dari dalam tubuhnya.
Lodaya berteriak agar Jaka segera mendekat.Spontak Jaka melompat melihat seekor elang di gotong oleh Lodaya dan Ki Padang Jagad.Setelah di gotong dan meletakanya di bawah pohon ,mereka menggabungkan tenaganya untuk memberikan pertolongan.Akhirnya setelah cukup lama mengaliri tubuh Dewi dengan hawa murni,sayap Dewi terlihat mulai bergerak.Tanpa menunggu lama Jaka segera mengambil guji yang berisi tujuh mata air suci.Ia kemudian mengocok ngocoknya agar ke tujuh air suci tercampur dengan sempurna.Ia pun segera membuka mulut Dewi dan memasukan air suci sedikit demi sedikit.
Tiba tiba tubuh Dewi kejang kejang hingga akhirnya bayangan putih mirip rupa serigala keluar dari tubuh Dewi lalu menghilang.Tubuh Dewi pun seketika mengecil dan berubah menjadi manusia.
Rupanya Jaka masih terlihat cemas,karena melihat Dewi tak kunjung membuka matanya.Ki Jagad segera memeriksa lengan Dewi dan meraba urat nadinya.Ia pun menyuruh Jaka agar tidak cemas,rupanya Dewi hanya kehabisan tenaga dan ia akan segera pulih kembali.
__ADS_1
Ki Jagad pun menyuruh Jaka untuk membawa Dewi masuk ke dalam gubug sambil menunggu ia sampe siuman dari pingsanya.