
Lindan terus membombardir Wong bersaudara dengan tongkat pembelah batu. Sementara Huan Chu segera menyambar golok salju, kekuatanya sedikit demi sedikit mulai pulih. Rupanya pedang salju mengalirkan energi kekuatanya ke tubuh Huan Chu. kini ia berlari dan mengayunkan golok saljunya.
Cahaya berwarna kuning keluar dari pedang salju dan membekukan apa yang di lewatinya. Wong Fu yang tengah sibuk menghindari serangan dari tongkat pembelah batu tidak menyadari bahwa sebuah energi meluncur ke arahnya.
Energi pedang salju berhasil membuat tubuh Wong Fu membeku.
Sementara Wong Fe kini harus berhadapan dengan dua orang pendekar yang pilih tanding.
Wong Fe tak mau di permalukan oleh kedua musuhnya, ia kini mencoba menggunakan jurus api neraka jahanam. Tubuh Wong Fe tiba tiba di selimuti api.
Ia segera melompat mendekati Wong Fu, ia menempelkan telapak tanganya dan berhasil membuat balok es yang menutupi tubuh saudaranya hancur.
Wong Fu segera mengikuti jurus saudara kembarnya, kini tubuh keduanya sama sama di liputi api.
Keduanya melayang dan berusaha menyerang Lindan dan Huan Chu.
Pedang salju sudah tak mampu memadamkan kobaran api yang keluar dari jurus neraka jahanam.
__ADS_1
Setiap hawa dingin yang keluar dari pedang salju dan membentuk butiran butiran es langsung mencair setelah kekuatanya beradu dengan jurus neraka jahanam.
Hawa panas hampir memenuhi medan perang, bahkan banyak prajurit yang harus pergi menjauh karena panasnya api yang keluar dari tubuh Wong bersaudara.
Hal yang lebih ngeri terjadi kedua tubuh Wong Fe dan Wong Fu tiba tiba bergabung menjadi satu hawa panas yang di timbulkan semakin besar.
Kini puteri salju berusaha mengumpulkan semua tenaganya untuk berusaha mengeluarkan energi dingin menggunakan pedang salju.
Guru Chen serta kaisar Ciming mulai khawatir melihat banyak prajurit yang mulai tersambar api, hawa panas juga semakin terasa menyengat tubuh.
Mereka segera menempelkan kedua tanganya di tubuh Huan Chu.
Tenaga golok salju semakin bertambah kini hawa panas mulai berkurang, kedua kekuatan kembali beradu namun kekuatan api semakin besar dan terus menekan tenaga pedang salju.
Kaisar Liming tertawa bahagia melihat musuh musuhnya mulai lemah akibat kehabisan tenaga.
Bahkan Guru Chen dan Kaisar Ciming sudah mulai merasa lemas kehabisan tenaga, Lindan dan Huan Chu juga tak bisa terus bertahan ketika bola api membakar pedang salju.
__ADS_1
Pedang Salju berubah menjadi panas,Huan Chu tanganya juga ikut merasa terbakar hingga ia akhirnya melepaskan pedang salju.
Kaisar Liming berseru kepada Wong bersaudara untuk beralih menyerang pasukan Ciming.
Kini Wong Fe dan Wong Fu beralih menyerang pasukan Kaisar Ci dengan bola bola api. Para prajurit banyak yang memilih berlari karena takut api membakar tubuh mereka.
Guru Chen dan Kaisar juga mengajak Lindan serta Huan Chu untuk sedikit menjauh.
Kaisar Liming berteriak kegirangan melihat pasukan Kaisar Ciming lari kocar kacir.
Rupanya api yang berasal dari jurus neraka jahanam seperti mahluk yang bernyawa mereka hanya menyerang pasukan Ciming sementara pasukan Kaisar Liming tidak satu pun yang tersambar api.
Guru Chen menyuruh Kaisar Ciming dan Lindan serta Huan Chu untuk berdoa kepada dewa. Kaisar Ciming juga sudah pasrah kalau dia harus takluk dan tunduk kepada kaisar Liming.
Sementara para prajurit masih bercibaku mencoba memadamkan api yang membakar teman teman mereka.
Orang orang berlarian mencari sumber air bahkan kini api mulai menjalar membakar tenda tenda milik pasukan kaisar Ciming.
__ADS_1