
Setelah esok hari wajah wajah ceria menghiasi Raja Jaya Wijaya dan semua punggawa serta prajurit yang telah berhasil memenangkan peperangan.Setelah semua bersiap Raja Jaya Wijaya segera membagi pasukan menjadi dua bagian.
Pasukan pertama di pimpin oleh Jaka Kelana di dampingi Dewi Kumalasari serta Sri Lodaya dan Ki Samber Gledeg,mereka akan menuju ke kerajaan Karang Cendana.Sementara Raja Jaya Wijaya dan yang lainya akan memimpin pasukan kembali ke Wisma Kencana.Jaka Kelana dan Dewi Kumalasari segera berpamitan dan langsung mengomando pasukan untuk berangkat.Kepulan debu mulai beterbangan seiring derap kuda yang mulai berjalan.
__ADS_1
Perasaan bahagia begitu melekat di hati Jaka Kelana ,sesekali ia juga tanpa sadar menitikan air mata bahagia.Dewi Kumalasari sesekali meledek suaminya yang terlihat berlinang air mata.Sementara itu Sri Lodaya masih teringat wajah ayahnya Dasarupa,ia juga menitikan air mata kesedihan mengingat akan dosa dosa yang telah Dasarupa perbuat.Dalam hatinya Sri Lodaya berjanji akan memperbaiki nasib rakyat di kerajaan Karang Kekal ,dan agar mereka juga mau memaafkan kesalahan Dasarupa agar tenang di alam baka.
Rombongan terus bergerak tak terasa sudah hampir senja ,Jaka menyuruh Sri Lodaya agar menghentikan pasukan untuk beristirahat.Ia juga menyuruh agar tawanan juga di buatkan tempat istirahat dan di beri makan yang cukup.Sementara rombongan Raja Jaya Wijaya sudah semakin dekat dengan istana Wisma Kencana sehingga ia menyuruh pasukanya untuk terus melaju,benar saja setelah beberapa saat berlalu akhirnya sampelah mereka di istana.Pintu gerbang segera di buka ,Raja Jaya Wijaya terkejut menyaksikan rakyatnya sedang menunggu berkumpul di halaman istana.Mereka juga sedang melakukan ritual doa untuk kemenangan Rajanya.
__ADS_1
Sementara itu setelah pagi menjelang berangkatlah pasukan yang di pimpin oleh Jaka Kelana menuju kerajaan Karang Cendana,rupanya para rakyat sudah mengetahui bahwa Dasarupa telah mati dan Raja Jaya Wijaya berhasil merebut kembali kerajaan Karang Cendana.Para penduduk berjejer di pinggir jalan sambil menyambut dan menaburkan bunga kepada rombongan ,Jaka dan Dewi tersenyum bahagia dan sesekali membungkuk memberi hormat kepada para penduduk.Setelah hampir seharian berlalu akhirnya sampelah pasukan di kota raja.Sambutan penduduk semakin meriah ,terlihat beberapa orang dengan pakaian resi memimpin doa dan memberikan air yang sudah di doakan kepada Jaka kelana.Pintu gerbang akhirnya di buka dan seluruh pasukan masuk ke istana .Sri Lodaya menyuruh beberapa prajurit untuk membawa tawanan dan memasukan mereka ke penjara .
Jaka kelana segera memasuki ruangan ia dengan seksama mengamatinya ,ia masih sedikit janggung dengan suasana Karang Cendana.Apalagi ia harus menjadi Raja untuk beberapa waktu sebelum ayahnya kembali dari Wisma Kencana.Rakyat begitu gembira menyambut kemenangan ,bahkan terlihat beberapa orang memberikan ternak mereka untuk di sembelih dan di makan bersama para prajurit ,beberapa orang juga terlihat membawa hasil panen dan memberikan dengan sukarela ke kerajaan.Jaka terlihat begitu bahagia menyaksikan wajah wajah penduduk yang kembali ceria ,sangat berbeda ketika Dasarupa masih menjadi raja ,wajah wajah mereka terlihat murung dan menderita.
__ADS_1