
Kiai Agung Prawoto serta Sang Ismoyo masih terlibat sibuk mengobati Jaka yang belum juga siuman dari pingsanya.
Siluman harimau mendekat dan memeriksa tubuh Jaka Kelana.Denyut nyadi Jaka sudah mulai stabil namun ia tak kunjung sadar dari pingsanya.
Siluman Harimau mencoba menggunakan ajian penyerap daya. Setelah di rasa energinya sudah banyak terkumpul, siluman harimau memasukan energi ke tubuh Jaka. Hasilnya tubuh Jaka semakin terasa hangat,Siluman Harimau semakin menambah kekuatan alam untuk ia serap. Dengan suara yang keras yang di penuhi tenaga dalam yang mumpuni,Siluman Harimau berteriak .
"Wahai umat manusia, siapapun dan dimanamun kalian berada, aku meminta semua tangan kalian di angkat ke atas.Aku ingin meminjam kekuatan kalian untuk menyembuhkan sang pahlawan ,agar dapat menyelamatkan bumi dari ke hancuran""..
Menengar kata kata siluman harimau,para prajurit mengangkat kedua tanganya ke atas, semua orang yang mendegar ,langsung mengangkat kedua tanganya.
Sementara Siluman Harimau terbang ke awang awang,kedua tanganya di angkat .
Siluman harimau mulai menyerap kekuatan energi yang dengan suka rela di berikan oleh semua manusia.
Ia langsung menyalurkan energi itu masuk ke tubuh Jaka Kelana, sedikit demi sedikit tubuh Jaka terangkat ke angkasa.Matanya mulai terbuka.
Sedikit demi sedikit panas di rasa panas di tubuhnya mulai menghilang,tulang tulang yang seperti remuk,seakan menyatu kembali .
Jaka merasakan energi yang tak terhingga masuk ke dalam tubuhnya.Kini ia pun mencoba menyerap semua kekuatan alam dengan ajian penghisap daya dan membuat tubuhnya,terlihat lebih berisi bahkan otot otot di tubuhnya membesar, membuat pakaianya robek dan hanya celana yang tersisa.
Sementara Raja Darma Wisnu, ingin segera menyudahi pertarungan. Darma Wisnu kembali menggunakan pukulan meteor ,hingga membuat kelima musuhnya terpental.
Dewi Kumalasari merasa tubuhnya seperti terbakar begitu pula ke empat temanya.
Darma Wisnu mengetahui kalau Dewi Kumalasari merupakan istri Jaka,hingga ia melompat di hadapan Dewi dan ingin segera menghabisi nyawanya.
__ADS_1
Darma Wisnu"ha ha ha ha,aku tahu engkau adalah istri pemuda yang tadi melawanku, kini aku akan mengarihi hidupmu hingga kau bisa segera berjumpa dengan suamimu di alam baka, ha ha ha ha ha.""
Dewi sudah pasrah melihat Darma Wisnu kembali mengarahkan pululan meteor ke arah dirinya.
Dewi mengira bahwa ini mungkin sudah kehendak tuhan,bahwa ia harus mati lewat Darma Wisnu.
Energi pukulan meteor meluncur tepat ke arah Dewi Kumalasari. Dengan sisa tenaga Dewi mencoba menggerakan tubuhnya,namun tubuhnya lemas dan tenaganya terkuras habis.
Ia memejamkan mata seolah bersiap melepaskan nyawa dari raganya.
Sekelebat bayangan bergerak cepat dan menahan jurus meteor yang meluncur ke arah Dewi Kumalasari.
Dewi kaget melihat energi pukulan meteor tidak mengenai dirinya, ia buru buru membuka kedua matanya.
Rasa panas di tubuhnya seakan hilang melihat suaminya Jaka kelana berada di hadapanya.
Jaka segera berbalik badan dan membalas pelukan istrinya dengan begitu erat.
Namun seketika ia menyad ari ada ancaman besar yang sedang mendekat. Darma Wisnu terlihat muak, melihat kemesraan Jaka dan Dewi di depan matanya.
Hingga sejara beruntun ia melepaskan pukulan meteor, Jaka bergerak cepat sambil membopong Dewi. Sesekali ia juga menghalau tenaga pukulan meteor dengan ajian pukulan matahari.
Setelah Jaka terbang cukup jauh,Dewi di turunkan ,ia juga menyuruh Dewi dan yang lainya untuk mencari tempat yang seaman mungkin.
Jaka kembali melesat dan langsung menghujani Darma Wisnu dengan pukulan Penghancur Karang tingkat tiga.
__ADS_1
Darma Wisnu terkejut melihat Jaka tiba tiba saja memililiki tenaga dalam yang bertambah dua kali lipat.
Akibat banyaknya pukulan yang di lancarkan Jaka, membuat Darma Wisnu tak bisa menghindar dengan mulus.
Salah satu pukulan Jaka kelana berhasil menghujam di perutnya.
Darma Wisnu mengerang kesakitan, namun buru buru ia mengambil kacang dewa dan memakanya untuk menyembuhkan lukanya.
Jaka mulai mengerti maksud tulisan yang ia baca di kitab pemberian Sri Lodaya. Bahwa sumber kekuatan Darma Wisnu bersumber dari pil dewa yang ia telan.
Jaka Kembali menghujani Darma Wisnu dengan seranganya,Kini ia menggunakan ajian dewa gledek.
Seketika kilatan petir terlihat memenuhi langit dan menyambar tubuh Darma Wisnu.
Melihat Darma Wisnu sibuk beradu kekuatan dengan petir ciptaanya, Jaka segera melesat dan menyambar sebuah guji yang terikat di pinggang Darma Wisnu.
Darma Wisnu merasa kecolongan,ia merasa di permainkan oleh petir ciptaan Jaka Kelana, yang tujuanya hanya membuatnya lengah dan Jaka dapat dengan mudah mengambil kacang Dewa.
Darma Wisnu terlihat semakin marah, ia komat kamit membaca mantera dan tiba tiba tubuhnya membelah menjadi sepuluh orang.
Sepuluh orang Darma Wisnu bergerak cepat dan mencoba merebut kembali kacang dewa dari tangan Jaka Kelana.
Jaka kembali menggunakan pedang suci dan berhasil melukai kesembilan orang yang merupakan jelmaan Darma Wisnu.
Kesembilan orang itu pun lenyap dan menyisakan Darma Wisnu seorang diri.
__ADS_1
Kini Jaka kembali menggabungkan ke tiga senjata saktinya dan kekuatan maha dasyat yang berasal dari senjata tersebut meluncur dan melempar Darma Wisnu dan mengakibatkan sebuah ledakan besar.
Jaka sedikit bernafas lega, ia mengira pertarunganya sudah berahir hingga ia pun memutuskan kembali menemui orang orang yang telah menunggunya.