
matahari mulai menyingsing ,terlihat para prajurit mulai berlatih ,raja jaya wijaya kali ini memimpin langsung latihan.
ia juga terus memberi semangat kepada para prajuritnya ,agar tidak gentar melawan musuh ,untuk tumpah darah ibu pertiwi,..
terlihat ki patih dan ki demang serta beberapa senopati ,dari kerajaan yg berhasil di taklukan ,ikut andil dalam latian.
karena dalam hitungan hari perang akan terjadi.
seorang prajurit nampak menghadap raja jaya wijaya,nampaknya ia melaporkan bahwa pangeran sudah kembali dan membawa para pengungsi..
ia pun segera berpmitan kepada patih rangga abang dan punggawa lainya..
ia bersama prajuritnya bergegas menemui jakadan dewi kumalasari,
jaka pun menyuruh beberapa prajurit untuk mengajak ,para pengungsi ke pondok pondok yg sudah di sediakan.
jaka kemudian menyuruh ki kardi dan toyib,untuk bersamanya ,menghadap ayahnya raja jaya wijaya,,..
jaka mengenalkan ki kardi dan toyib kepada ayahnya,keduanya segera membungkuk ,memberi hormat,
sang raja segera memeluk ki kardi ,dan mengucapkan terima kasih telah merawat jaka kelana,dengan penuh kasih sayang.
ki kardi pun nampak salah tingkah ,mengetahui perlakuan raja kepada dirinya ,..
ia merasa sungkan,jaka pun memeluk ayahnya dan ki kardi secara bergantian ,air mata ki kardi terus menetes ia merasakan kebahagiaan yg tak terkira.
ia tak menyangka,kalau akan mendapat perlakuan istimewa dan anak pungutnya yg semenjak kecil ia rawat adalah calon raja ,..
__ADS_1
jaka pun berkali kali mengucapkan terima kasih atas jasa jasa ki kardi.
akhirnya jaka dan dewi membawa ki kardi dan toyib menuju kamar ,yg di sediakan buat tamu kerajaan.,
ia pun menyuruh keduanya beristirahat,toyib kelihatan tak percaya melihat kamar yg luas ,dan begitu indah ,,ia kegirangan dan langsung melompat lompat seperti anak kecil.
ki kardi pun tertawa ,mereka berdua akhirnya beristirahat,
jaka dan dewi kemudian bergegas ke kamar ibunya,mereka sudah sangat rindu setelah sekian lama meninggalkanya.
suasana di halaman istana terasa begitu sesak dengan para prajurit ,mereka terus giat berlatih perang ,..
ki patih terus memberikan intruksi ,agar mereka berlatih dengan giat dan terus menebalkan mental mereka,
Tiba tiba terdengar suara gaduh di gerbang istana ,seorang kekek tua nampak bertarung dengan prajurit jaga,
ki patih segera berlari ia melompat dan menyerang kakek tua itu..
sementara itu ,ki sambergledeg rupanya sudah di kepung oleh kedua patih ,yaitu patih rangga abang serta patih raja langiit,
ia juga di bantu oleh sri lodaya serta ki demang ,
mereka berempat bergantian menyerang ki sambergledeg,
namun ia malah terus tertawa dan terlihat meremehkan ke 4 lawanya,,
kini ke 4 lawannya semakin menajamkan serangan mereka ,bahkan patih raja langit menggunakan ajian halimun berusaha mengelabui ,ki sambergledeg.
__ADS_1
ki samber gledeg tersenyum,ia mengeluarkan tenaga petirnya dengan di.aliri tenaga dalam yg kecil untuk mengetes patih raja laangit.
Benar saja rupanya ki sambernyawa berhasil memetahkan ajian halimun,seketika tubuh tak kasat mata patih raja langit.
terkena kilatan petir ki sambernyawa ia pun terpental,ki sambergledeg tertawa,dan malah mengejek patih raja langitt.
sambernyawa,,hemm rupanya hanya segitu kemapuanmu langitt..
patih raja langit ,kaget mengetahui kakek tua itu mengetahui dirinya.
raja langit ,,,maaf ki siapa kamu gerangan, terlihat mata ki patih trus mengamati wajah aki tua di hadapanya.
sementara ki demang ,serta patih rangga abang dan lodaya, segera menghentikan gerakanya ,mereka juga terlihat bingung oleh sikap ki sambernyawa.
melihat kilatan petir ,menyambar nyambar jaka dan dewi mempercepat grakan ,ia melompat dan kini berada di tengah tengah arena pertempuran,
ia segera memberi hormat kepada kisambernyawa.
jaka,,maafkan muridmu ini guru,aku tidak mengetahui kedatanganmu,maafkanah mereka ,..
patih raja langit mendekati jaka dan berbisik,,jaka siapa aki tua itu ,,kenapa kau memanggilnya guru,,..
jaka pun menimpali,ia adalh kisambergledeg paman,..
mendengar nama ki sambergledeg patih raja langit ,semakin kaget ia trus mengamati wajah aki tua di hadapanya,,..
patih raja langit,,kakang wiguna apakah itu dirimu,,..
__ADS_1
ki samber gledeg nampak tertawa ia mendekati ki patih raja langit lalu menamparnya ,begitu pula sebaliknya,setelah beberapa kali saling adu tampar akhirnya keduanya tertawa dan berpelukan.,..
semua mata keheranan melihat tingkah keduanya ,bagaimana tidak kelakuan mereka seperti anak kecil,,jaka dan dewi pun ikut tertawa melihat polah keduanya,