JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Ajian Panas Bumi


__ADS_3

Setelah mengetahui banyak informasi tentang markas Kobra Hitam .Jaka pun keluar hendak menemui ketua Kobra Hitam.Namun saat berjalan keluar tanpa sengaja ia di tabrak oleh seorang lelaki yang mabuk.


Lelaki itu pun marah merasa jalanya terhalang oleh Jaka ,ia pun segera mencabut pedangnya dan menyerang Jaka kelana.


Keributan pun terjadi dan memancing perhatian seluruh pengujung.


Merasa dirinya kalah lelaki yang sedang mabuk berteriak memanggil teman temanya.


Beberapa orang terlihat berlari sambil mengacungkan pedang mereka dan bersama sama menyerang Jaka Kelana.


Terpaksa Jaka harus menggunakan pukulan matahari dan berhasil membuat tubuh mereka terpental bahkan sampe menembus dinding yang terbuat dari kayu.


Para wanita pun mencerit dan berlarian.


Kini Jaka Kelana pun harus menghadapi sekitar dua puluh orang ,namun dengan kanuragan yang mumpuni,ia pun dapat membuat menglahkan mereka dengan mudah.


Suasana di rumah bordir pun semakin kacau bahkan ruang yang di jadikan para tamu untuk makan dan minum pun sudah porak poranda.


Kursi dan meja berserakan tak beraturan,makanan yang tersaji di meja pun berhamburan di lantai.


Jaka sedikit mulai kerepotan ,karena orang yang menyerangnya semakin banyak,bahkan kini hampir lima puluh orang berseragam dengan berbagai macam senjata menyerang Jaka kelana secara bergiliran.


Melihat musuh jumlahnya semakin banyak,Jaka pun memutuskan melompat ke halaman.


Ia pun menggunakan ajian halimun yang selama ini sudah agak jarang di gunakan.


Orang orang yang menyerang Jaka kebingungan melihat musuh yang ia hadapi lenyap dari hadapan mereka.


Tiba tiba tubuh mereka terpental dan senjata yang mereka gunakan patah.


Seseorang terlihat berlari berusaha melaporkan kejadian di halaman kepada ketua Kobra Hitam yang tengah berada di ruangan yang gelap.


Rupanya ketua Kobra Hitam sedang bersemedi.


Mendengar laporan dari anak buahnya,ketua Kobra Hitam lantas berdiri,ia pun lantas terbang menembus atap dan mendarat tepat di halaman.


Dengan instingnya yang tajam ia pun dapat melihat wujud Jaka walaupun hanya samar samar.

__ADS_1


Segera ia mengumpulkan tenaga dalamnya dan mencoba memukul Jaka Kelana.


Sementara itu Jaka Kelana yang tak mengetahui serangan datang dari arah belakangnya pun terpental dan wujudnya kembali bisa di lihat.


Situasi nampak semakin kurang menguntungkan ,kini hampir ratusan orang mengeroyok Jaka Kelana yang hanya seorang diri.


Dengan terpaksa Jaka mengeluarkan ajian dewa petir.


Langit yang cerah tiba tiba berubah sedikit mendung ,angin pun berhembus kencang ,kilat pun mulai bermunjulan dan menyambar ratusan orang yang menyerang Jaka Kelana.


Puluhan orang mati seketika terkena sambaran gledek sementara sisanya terkapar dan beberapa bagian tubuhnya menghitam.


Sementara terlihat beberapa orang masih berdiri tegak,namun baju mereka compang camping dan rambut mereka mengeluarkan asap.


Ketua Kobra Hitam masih terlihat berdiri dengan tenang ,sorot matanya tajam memandang mata Jaka Kelana.


Matanya memandang dengan sorot penuh amarah,melihat ratusan anak buahnya terkapar tak berdaya dan beberapa di antara mereka telah tewas.


Ketua Kobra Hitam terlihat melakukan sebuah gerakan,kedua kakinya di buka dan kedua telapak tanganya di arahkan ke langit.


Jaka segera melompat tinggi dan mendarat di atap bangunan.


"Hampirr saja ,"ucap Jaka dalam hati sambil menghela nafas.


Kobra Hitam rupanya memiliki ajian panas bumi,sebuah ajian yang dapat mengeluarkan panas bumi berupa api dari dalam tanah.


Panasnya pun hampir setara dengan lahar panas yang berada di kawah gunung berapi.


Kali ini kembali api itu keluar dari dalam tanah dan kali ini berbentuk bola dan terlihat mendekati tubuh Jaka.


Jaka segera bergerak cepat menghindari bola api yang menyerangnya.


Ketua Kobra Hitam terlihat semakin murka ,ia pun terus mengarahkan bola bola api dengan menggunakan kedua tanganya untuk menyerang Jaka kelana.


Jaka pun ingin segera mengahiri pertarungan,ia akan menggunakan ajian pelebur roh untuk menghentikan perlawanan ketua Kobra Hitam.


Ia pun sudah mulai mencoba berkonsentrasi untuk merogoh sukma,namun tiba tiba Dewi Kumalasari segera berteriak ,agar ia juga mendapat giliran untuk menjajal kesaktian ketua Kobra Hitam.

__ADS_1


Jaka pun segera menghentikan gerakanya,sementara Dewi yang masih dengan rupa elangnya berusaha menyerang ketua Kobra Hitam.


Ketua Kobra Hitam nampak terkejut melihat saekor elang raksasa tiba tiba mendekat dan mencoba mencabik cabik tubuhya dengan kukunya yang panjang.


Ia pun bergerak menghindar sambil menarik bola api dan mencoba mengarahkanya untuk menyerang elang raksasa.


Ledakan demi ledakan terjadi bola api semakin banyak dan bergerak ke arah Dewi Kumalasari.


Dewi pun terus bergerak sambil mengepakan sayapnya ,berusaha menghindari bola bola api yang berusaha membakar dirinya.


Dewi pun merasa gerakanya sedikit terhalangi oleh pepohonan yang tumbuh lebat di pelataran markas.


Ia pun segera membaca mantera untuk mengubah wujudnya menjadi manusia.


Ketua Kobra Hitam kembali terkejut melihat elang yang menyerangnya berubah menjadi wanita cantik .


Ia pun segera menarik bola bola api yang hendak di arahkan kepada Dewi Kumalasari.


Ketua Kobra Hitam memandangi tubuh Dewi dari ujung rambut sampe ujung kaki,matanya pun seaakan tak berkedip melihat wanita cantik yang berdiri di hadapanya.


Sementara Jaka yang sejak tadi menonton pertarungan ,tersenyum melihat polah Ketua Kobra Hitam yang terlihat terbuai oleh rupa istrinya itu.


Ia pun lantas berpikir bahwa kelemahan laki laki memang terletak pada wanita.Jaka pun yakin kalau Dewi akan segera memenangkan pertarungan.


Benar saja ketika Ketua Kobra Hitam ,memandangi tubuhnya penuh napsu Dewi segera menghimpun tenaga dalamnya,dan menggabungkan kekuatanya dengan cincin mustika merah delima pemberian ayahnya.


Mustika cincin mengeluarkan cahaya kemerahan dan bergerak dengan cepat menembus tubuh ketua kobra hitam.


Tubuh ketua Kobra Hitam pun ambruk tertembus oleh cahaya yang keluar dari mustika batu merah delima.


Bahkan tubuhnya diam tak bergerak sama sekali,melihat ketuanya telah tewas anak buah kobra hitam langsung menyerah minta pengampunan.


Jaka pun masih membiarkan mereka hidup,asal mau kembali ke jalan kebenaran dan mengembalikan gadis gadis yang mereka culik ke desanya masing masing.


Sementara Dewi terlihat kesal ,karena Jaka terlihat sangat mudah memberikan maaf kepada musuhnya.


Akhirnya ia pun berkata bahwa ia bersama Jaka ,akan kembali membuat perhitungan jika mereka kembali berbuat onar.

__ADS_1


__ADS_2