JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Membantu pajajaran


__ADS_3

Jaka Kelana bertanya kepada prajurit di mana letak ruang keprabon ,untuk menghadap Prabu Siliwangi.


Sang prajurit yang berjaga mengantarkan Jaka kelana menuju ruang keprabon,namun ketika di tengah jalan Jaka Kelana berpapasan dengan seorang pemuda yang memiliki aura yang sangat menentramkan hati,Jaka pun bertanya tentang sosok yang ia jumpai kepada prajurit.


Sang prajurit memberi jawaban bahwa pemuda tadi adalah Raden Kian Santang putra Prabu Siliwangi.


Jaka nampak terkagum dengan sosok Raden Kian Santang yang terlihat santun dan memiliki energi yang luar biasa,bahkan Jaka merasa bahwa kanuragan yang di miliki Raden Kian Santang mungkin berada di atasnya.


Sampelah akhirnya Jaka di Wisma keprabon ia pun di persilahkan masuk menghadap Prabu Siliwangi.


Setelah memberi hormat ,Jaka mengutarakan maksud kedatanganya yang bertujuan untuk meminjam Kujang Kembar pusaka inti milik kerajaan Pajajaran.


Prabu Siliwangi tersentak kaget ia pun lantas berdiri dan memandang Jaka Kelana dengan tajam.


Jaka kembali memberi hormat ia pun berusaha menjelaskan bahwa ia berasal dari masa depan ,dan bumi dalam keadaaan bahaya karena akan di kuasai oleh raja Atas Awan yang bernama Darma Wisnu.


Prabu Siliwangi terkejut dengan penjelasan Jaka kelana,ia pun merasa bahwa Jaka Kelana hanya membual dengan penjelasanya bahwa ia berasal dari masa depan.

__ADS_1


Prabu Siliwangi semakin menatap mata Jaka dengan tajam,ia pun menganggap bahwa Jaka kemungkinan adalah mata mata dari kerajaan Sabrang Lor yang hendak menyerang Pajajaran.


Prabu Siliwangi segera melakukan gerakan dan menyerang Jaka Kelana.


Jaka yang masih berusaha menahan dirinya hanya diam hingga akhirnya sebuah pukulan mengenai dada Jaka Kelana.


Untunglah Prabu Siliwangi hanya melakukan serangan ringan ,hingga Jaka pun masih bisa menahan pukulan Raja Pajajaran.


Para Prajurit segera berlari masuk dan mengepung Jaka Kelana.


Kali ini Jaka bersiap jikalau para prajurit menyerangnya,namun Prabu Siliwangi menahan,dan menyuruh prajuritnya tidak melakukan penyerangan.


Para prajurit segera membubarkan diri ,Raden Kian Santang mengucap salam kepada Jaka Kelana,sementara Jaka segera menjawab ucapan salam yang di lontarkan Raden Kian Santang.


Jaka segera memberi hormat ,ia pun berusaha menjelaskan maksud kedatanganya kepada Raden Kian Santang .


Raden Kian Santang juga nampak kaget ketika ia mendengar penjelasan Jaka Kelana tentang kedatanganya dari masa depan.

__ADS_1


Namun ia mencoba menerima kebenaran atas penjelasan Jaka Kelana,rupanya Raden Kian Santang mengetahui bahwa Jaka Kelana membawa Pedang Suci dan Cambuk Api Amara Suli,senjata yang hanya dapat di miliki orang terpilih dan berhati bersih.


Raden Kian Santang mencoba memberi pengertian kepada ayahandanya bahwa Jaka adalah orang terpilih.


Ia juga menyuruh Jaka untuk menunjukan dua pusaka yang ia bawa kepada Prabu Siliwangi,agar beliau yakin bahwa Jaka tidak memiliki niat jahat.


Prabu Siliwangi terpaksa menutupi kedua matanya ,ketika Jaka membuka gulungan kain yang berisi pedang suci,cahaya putih menyilaukan tiba tiba memenuhi ruangan keprabon.


Raden Kian Santang buru buru menyuruh Jaka agar kembali menutupi Pedang Suci dengan cara menggulung kembali kain yang mulai terbuka,karena beberapa prajurit terlihat pingsan ,karena tak mampu menahan besarnya energi yang terpancar dari pedang Suci.


Raja Siliwangi akhirnya yakin bahwa Jaka Kelana tidak sedang membual,setelah melihat Pedang Suci yang ia miliki.


Ia pun berjanji akan meminjamkan Kujang Kembar ,namun dengan syarat agar Jaka dapat membantu Pajajaran mengalahkan kerajaan Sabrang Lor yang di pimpin oleh Raja Wisnu Kencana yang memiliki ajian panca sona dan tidak satupun senjata yang mampu melukai tubuhnya.


Jaka menerima keputusan Prabu Siliwangi dengan gembira,namun ia juga menimpali bahwa ia tak bisa berlama lama di Pajajaran karena dunia masa depan dalam bahaya .


Sementara Raden Kian Santang meminta agar ayahandanya segera memberi perintah untuk melakukan penyerangan ke kerajaan Sabrang Lor.

__ADS_1


Akhirnya Prabu Siliwangi memberi perintah supaya Raden Kian Santang memimpin penyerangan dan mengangkat Jaka Kelana menjadi Senopati.


__ADS_2