
Senja mulai merah ,matahari pun tenggelam berganti cahaya bulan yang menerangi Gunung Kerinci.Dewi kali ini naik ke atas pohon,menghindari binatang buas yang sewaktu waktu bisa membahayakanya.Jaka pun tidak membiarkan Dewi seorang diri,ia pun merebahkan tubuhnya di dahan pohon yang bercabang sambil mengelus bulu Dewi Kumalasari.
Sri Lodaya pun tak mau mengganggu ke romantisan mereka.Ia memilih masuk kedalam untuk menemani Ki Padang Jagad.Sinar rembulan terlihat merona,memancarkan cahaya menghiasi belantara gunung Kerinci.
Keesokan harinya ,ketiga orang tersebut bersiap untuk berangkat .Sementara Dewi mengantar mereka sampai atas puncak .Karena sulitnya medan dan terlalu berbahaya kalau Dewi ikut bersama ,Jaka pun menyuruh Dewi kembali ke pandok Ki Padang Jagad.
__ADS_1
Ki Padang Jagad berjalan paling depan,sementara Jaka dan Lodaya mengikutinya.Untuk menghindari gangguan para harimau Ki Padang Jagad melompat di antara pepohonan.Ia terus mereka terus mencari goa tempat air suci berada.Rupanya para harimau tidak seperti harimau pada umumnya.mereka ternyata bisa naik pohon dan dengan lincah melompat,melalui dahan pohon mengejar ketiga orang tersebut.Akhirnya Ki Padang Jagad turun mencari tempat yang sedikit lapang.Jaka dan Lodaya pun mengikutinya.Ketiganya bersiap menghadapi hariamau yang mengejarnya.
Puluhan harimau melompat dari atas pohon,sementara yang lainya keluar dari semak semak.Pertarungan terjadi mereka harus melawan sekitar 20 ekor kawanan harimau.Sri Lodaya segera mengambil busur sewu .Dengan sekali bidik puluhan ekor harimau terkapar.Sementara Ki Jagad dan Jaka berjibaku melawan harimau yang terus bertambah seakan tak ada habisnya.Anehnya harimau yang terkapar langsung menghilang tak berjejak.
Akhirnya mereka sadar,bahwa yang ia hadapi adalah harimau siluman.Sri Lodaya nampak tidak kerepotan menghadapi serangan harimau.Namun Jaka dan Ki Jagad sedikit kerepotan.Sri Lodaya menyuruh Jaka dan Ki Jagad melompat ke dahan pohon.Sementara Sri Lodaya akan menggunakan busur sewu untuk menghadapi para harimau.
__ADS_1
Rupanya harimau putih dapat merasakan kehadiran mereka.Ketiga harimau itu segera berlari dan menyerang Jaka dan Lodaya serta Ki Jagad.Sri Lodaya kembali menarik busurnya dan membidik seekor harimau yang menyerangnya.Namun kali ini anak panahnya tak bararti.Harimau tetap berhasil mendekat dan menyerangnya.
Cukup lama mereka melumpuhkan ketiga ekor harimau penjaga goa.Bahkan Jaka pun sampe menggunakan ajian penghancur karang untuk mengalahkanya.Namun bukanya kalah,harimau putih berubah menjadi manusia.
Kali ini Jaka menggunakan ajian pelebur roh ,ia duduk bersila .Sukma keluar dari tubuhnya dan berhasil memukul siluman harimau putih.Tubuh siluman harimau terhempas.Jaka pun sukma kembali memasuki raganya.Sementara Ki Jagad komat kamit ,ia menghentakan kakinya ke tanah .Begitu kaki di hentakan tanah terbelah dan tubuh siluman harimau masuk ke dalamnya lalu menghilang.Sri Lodaya pun tak mau ketinggalan ia memegang busur sewu kemudian membaca mantera .Busur itu pun seketika berubah menjadi tumbak,Lodaya segera melempar tumbaknya tepat mengenai tubuh siluman hariamau .Siluman harimau mengerang dan lenyap.
__ADS_1
Tanah kembali bergunjang,angin besar tiba tiba datang dan membentuk pusaran mendekati ketiga orang tersebut.
Mereka berusaha menghindar dengan cara masuk ke semak semak.Pohon pohon tumbang terkena gelombang angin ,suasana pun jadi porak poranda.Jaka dan Lodaya keluar dari semak semak.Sementara Ki Padang Jagad tak kunjung munjul.