JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Mencari sumber mata air suci bagian 12


__ADS_3

Setelah sekian lama terdiam,kakek tua mengeluarkan suara.Suara itu seaakan memecahkan gendang telinga .Jaka dan Sri Lodaya terpaksa harus menotok urat pendengaran mereka,karena suara kakek tua menggema dan memekikan telinga.


Burung burung pun berterbangan,seketika kakek tua bersuara.Seolah mereka juga terusik ,oleh dasyatnya suara kakek tua.Jaka pun berteriak supaya kakek tua,tidak menggunakan tenaga dalam ketika bersuara.Jaka pun segera meminta maaf ,atas kelancangan dirinya memasuki wilayah puncak Gunung Kerinci.Kali ini kakek tua melempar senyum dan mempersilahkan Jaka serata Lodaya masuk ke dalam gubugnya.


Sementara Dewi menunggu di luar,ia mencari pohon yang besar untuk berteduh dari panas matahari.Jaka pun segera menceritakan maksud ke datanganya ke Gunung Kerinci.Sekali lagi kakek tua itu terdiam sambil mengamati wajah Jaka Kelana.Akhirnya ki Tua menarik napas dalam dalam.


"Anak muda,siapa namamu,"tanya ki Tua.

__ADS_1


"Namaku Jaka Kelana Ki,dan ini saudaraku ia bernama Sri Lodaya,"jawab Jaka.


Sementara Sri Lodaya menggangguk ketika namanya di sebut,ki tua pun tersenyum padanya.Akhirnya ki tua mengaku bernama Ki Padang Jagad.Ki Padang Jagad memberi tahu bahwa keberadaan mata air suci berada tepat di puncak Gunung Kerinci.Ia kemudian menyambung perkataanya,bahwa belum pernah ada manusia yang coba memasukinya.Karena puncak Gunung Kerinci kalau musim dingin di tutupi es.Penunggu juga terkenal sangat sakti,konon dia adalah siluman harimau putih.Dan sumber mata air suci konon berada di dalam goa yang di huni oleh siluman harimau putih.


Ki Padang Jagad kembali memadang Jaka Kelana,kali ini ia merasakan aura tenaga dalam yang cukup tinggi,dan ia merasa begitu mengenali.


Kemudian Ki Padang Jagad bertanya tentang asal usul Jaka yang sebenarnya.Jaka pun menceritakan tanah kelahiranya kepada Ki Padang Jagad.Sementara Sri Lodaya merasa di kacangin oleh Ki Padang Jagad ,ia pun memohon izin untuk keluar melihat lihat pemandangan.

__ADS_1


"Ayo keluarkan semua kepandeanmu anak muda,he he he he,"ucap Ki Jagad meledek.


Jaka,"baiklah ki,sekarang aku akan keluarkan semua kemampuanku,"sambil tersenyum menatap Ki Padang Jagad.


Jaka kali ini bersiap menggunakan ilmu halimun,namun Ki Padang Jagad malah mengejek dengan mengatakan bahwa ilmu milik orang pengecut..


Jaka pun menghentikan manteranya.Kali ini ia menguatkan kuda kudanya bersiap dengan Ajian Dewa Gledeg,namun kali ini Ki Padang Jagad menghentikanya.

__ADS_1


"Cukup Jaka,jangan kau gunakan ajian petir itu,atau kau akan membuatku gosong,"ucap Ki Jagad sambil melepas tawa.Akhirnya Jaka pun menghentikan jurusnya.Ki Padang Jagad mendekati Jaka dan menepuk dadanya .Kali ini Jaka yang di buat heran dengan ulah Ki Jagad.


"Rupanya kau memang benar murid Ki Samber Gledek,bahkan kemampuanmu bahkan melebihi kakek gila itu,"ucap Ki Jagad sambil tertawa.Ia pun kembali mengajak Jaka masuk dan memanggil Sri Lodaya untuk masuk dan memakan ubi rebus.Sementara Dewi masih terlihat tertidur dengan pulas di bawah pohon.Setelah selesai menyantap ubi rebus,Ki Padang Jagad menawarkan diri untuk membantu Jaka mencari sumber mata air suci.Tentu saja Jaka sangat berterima kasih atas bantuan yang di tawarkan oleh Ki Padang Jagad.


__ADS_2