
Setelah berhasil menguasai Karang Kendang ,Kalinggi berambisi untuk menyerang Wisma Kencana,namun ia kali ini tampak tidak mau kegabah .Ia pun menyuruh Kumambang membawa pasukan siluman untuk melakukan penyerangan.
Rupanya Dewi Kalinggi hanya ingin mengetahui kekuatan Wisma Kencana.Sebab ia tak bisa melihat seberapa besar kekuatan Wisma Kencana saat ini.Dewi Kalinggi mencoba berkali kali menembus istana Wisma Kencana dengan Kaca isining Jagad,namun rupanya Resi Somala telah memagari dengan mantera doa,hingga yang terlihat hanyalah asap yang menyelimuti.
Kumambang segera memimpin penyerangan dan langsung berusaha menjebol dinding pelindung yang di buat oleh Resi Somala.
Ia menggabungkan kekuatan seluruh siluman yang ia bawa ,untuk mencebol pagar pelindung.
Akhirnya Kumambang berhasil menjebol masuk pagar dan langsung menyerang prajurit .Pertarungan berlangsung,suara auman serigala dan teriakan para prajurit memenuhi istana.
Raja Jaya Wijaya dan Dewi Ambarwati berlari menuju halaman.Mereka pun langsung menyerang para musuh,sementara rupanya kumambang sudah berhadapan dengan Patih Rangga Abang.
Namun rupanya sang patih mulai terdesak,beruntunglah Resi Somala cepat datang membantu Patih Rangga Abang.
__ADS_1
Dewi kalinggi nampak mengamati pertarungan dari kaca isining jagad,ia pun menyuruh raja genderuwo untuk mengumpulkan pasukan,mereka juga di suruh terbang dengan menggedong prajurit untuk menambah kekuatan.
Kalinggi segera terbang menuju Wisma Kencana di ikuti para siluman yang menggedong para prajurit Karang Cendana.
Ratusan orang berpakaian prajurit tiba tiba seperti terjatuh dari langit,mereka pun menimpa para prajurit Wisma Kencana yang sedang bertarung .Dewi Kalinggi segera membantu Kumambang yang sedang berhadapan dengan Rangga Abang dan Resi Somala.
Ia pun berusaha menjebak Resi Somala masuk ke alam ilusi buatanya,namun dengan tenang Resi Somala berdiri dan membaca mantera suci,kabut hitam pun seketika lenyapp.
Nini Kalinggi segera mengangkat kedua tanganya ,asap hitam keluar dan menutupi Resi Somala.
Sementara sang resi nampak kaget dan pecah konsentrasinya karena rupanya Kumambang membokong Resi Somala.
Sang Resi pun hilang terbawa kabut hitam.Melihat ayahnya di kalahkan Kalinggi Dewi Ambarwati Segera melompat dan menyerang kalinggi.Ia memukul Kalinggi dengan pukulan matahari,seketika tubuh kalinggi terbelah ,namun dalam sekejap menyatu kembali.
__ADS_1
Di sisi lain rupanya Raja Jaya Wijaya ikut membantu Patih Rangga Abang melawan Kumambang yang secara licik telah membokong gurunya.
Raja menggunakan ajian halimun dan lenyap dari pandangan Kumambang,sementara Patih Rangga Abang masih terlihat gesit dan terus menyerang Kumambang.
Tiba tiba tubuh kumambang terpental terkena pukulan Jaya Wijaya .Dadanya berlobang ,namun segera angin bertiup dan menutup lobang yang menganga di dada Kumambang.Kumambang mengaung dan tiba tiba keluar taring dari dalam mulutnya ,kuku juga nampak memanjang.Raja Jaya Wijaya sekali lagi memukul kumambang dengan pukulan matahari,namun kali ini tubuhnya sekeras baja,dan justru raja Jaya Wijaya terpental sampe membuat pagar istana berlubang.
Mengetahui suaminya terdesak Ambarwati melompat menolong Raja Jaya Wijaya.
Kini Dewi Kalinggi tertawa melihat kejadian di depan matanya,ia pun menyuruh kumambang untuk membunuh Raja dan ratu Wisma Kencana.
Patih Rangga Abang berseru ,agar para prajurit membuat pagar pelindung untuk Raja.Para pasukan berlari di depan raja berbaris berlapis lapis.Raja Jaya Wijaya bangkit dan menyeka darah yang mengalir dari mulutnya.Dewi Ambarwati pun kembali melakukan kuda kuda untuk melompat menyerang Kalinggi,namun Raja Jaya Wijaya menarik tanganya.
Patih Rangga Abang pun menyuruh sang Raja dan Ratu untuk menyelamatkan diri .Namun mereka menolaknya dan berkata bahwa mereka akan terus berjuang sampe titik darah penghabisan.
__ADS_1