
Di malam berikutnya Kumambang kembali beraksi,kali ini ia dengan mudah mendapatkan dua janin muda ,sementara rombongan prajurit yang dipimpin Patih Rangga Abang bersama ki kuwuh baru sampe pada pagi hari.
Teror manusia serigala menjadi momok yang menakutkan,bahkan para penduduk sangat takut untuk keluar di malam hari.Mereka juga harus rela menahan buang air kecil sampe waktu pagi.Patih Rangga Abang merasa sangat prihatin dengan apa yang menimpa warga kampung Randu Alas,apalagi melihat wanita yang kehilangan bayi mereka.Rata rata mereka jadi wanita setengah gila ,mereka terus menangis sambil meraba raba perutnya,seolah tak percaya si jabang bayi yang mereka idamkan hilang.
Malam kembali menggelayuti kampung Randu Alas Patih Rangga Abang menyuruh para prajurit di bantu para pemuda kampung,untuk ronda dan berusaha menangkap siluman serigala.Kumambang rupanya mengetahui bahwa para penduduk akan berusaha menangkapnya ,ia pun memilih keluar di waktu para penduduk tertidur karena kelelahan menunggu kehadiranya.Malam semakin larut para prajurit dan pemuda kampung mulai menguap.Sementara Patih Rangga Abang menyuruh mereka tidur bergantian ,ia terus mengawasi keadaan sekitar .
Tiba tiba Patih Rangga Abang melihat sekelebat bayangan melintas dengan sangat cepat ,ia pun menbangunkan para prajurit dan menyuruh mereka berpencar.Patih Rangga Abang berseru agar mereka siap siaga,karena manusia berbadan serigala telah datang .Para prajurit berlari menuju sebuah rumah yang di masuki oleh sekelebat bayangan putih.
__ADS_1
Mereka segera mengepung rumah tersebut,tiba tiba terdengar suara jeritan dari dalam rumah .Patih Rangga Abang segera melesat mendobrak pintu.Ia pun bergegas menuju sumber suara.Nampaklah sosok manusia dengan badan serigala hendak mengambil janin dari dalam perut seorang wanita.Patih Rangga Abang segera menendang tubuh Kumambang ,ia pun terhempas sampe menabrak pagar bambu dan sampe porak poranda.
Para prajurit dan pemuda yang menunggu di luar mengepungnya dengan pedang terhunus.Mereka langsung mengayunkan pedangnya ke tubuh manusia serigala.
"PRRAANKKK".
Jaring segera di bentangkan dan memenuhi tubuh Kumambang.Rupanya kali Patih rangga Abang berhasil menangkap siluman serigala.Kemarahan warga pun tak terbendung menyaksikan siluman serigala meringkuk di dalam jaring.Mereka mengambil apa saja untuk memukul kumambang ,terlihat beberapa orang juga mengambil batu dan melemparkan ke kepala Kumambang.
__ADS_1
Namun rupanya amukan warga tak berarti apa apa ,Kumambang tak merasa sakit sedikitpun.Namun dalam hatinya ia meronta dan marah luar biasa oleh perlakuan warga.Ia pun mencoba melepaskan diri dengan mengumpulkan tenaga dalamnya,namun usahanya sia sia.Ia pun sadar kalau jaring pastilah sudah di beri mantera doa.
Kumambang segera melakukan kontak batin,ia memanggil anak buahnya untuk menolongnya.Para warga kocar kacir melihat gerombolan serigala yang datang dengan tiba tiba dan menyerang penduduk.Pertempuran pun terjadi para prajurit menghadang mereka dan menebaskan pedang kearah tubuh serigala.Patih Rangga Abang pun kerepotan menghadapi puluhan serigala yang mengepungnya.Ia melompat dan menebaskan pedang yang di aliri tenaga dalam dan berhasil membuat beberapa serigala terpental dan mati.
Sementara itu Kumambang rupanya berhasil di bawa lari oleh beberapa orang anak buahnya beserta jaring yang mengurungnya.Melihat tuanya berhasil kabur,kawanan serigala berlarian menuju hutan .Patih Rangga Abang tak menyadari kalau siluman serigala berhasil di bawa lari,ia bahkan mengira kalau mereka takut dengan perlawanan prajurit dan warga Randu Alas.
Ia pun terkejut ketika mendapat laporan dari prajurit bahwa kumambang berhasil di bawa lari oleh anak buahnya.Patih Rangga Abang melongo mendengar laporan prajuritnya,ia pun merasa menjadi seorang yang sangat bodoh ,karena berhasil di kadali oleh kawanan serigala yang di kira takut denganya.
__ADS_1