JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Kegalauan Kaisar Ciming


__ADS_3

Rombongan Kaisar Ciming akhirnya juga telah sampe di wilayah perbatasan. Jendral Chong segera menyuruh pasukanya mendirikan tenda untuk tempat istirahat sebelum akhirnya mereka terlibat pertempuran.


Kaisar Ciming nampak memandang jauh ke seberang gurun yang terhampar luas. Ia mengamati tenda tenda yang sudah lebih dulu berdiri, panji panji kekaisaran Liming berdiri berjejer.


Guru Chen berkata kepada Kaisar Ci, agar tidak gentar dan yakinlah bahwa kemenangan ada di pihak kita.


Kaisar Ciming menjawab perkataan Guru Chen" Bahwa aku tidak takut guru, aku hanya cemas dan tak rela mengorbankan para prajurit hanya untuk memuaskan ambisinya."


Guru Chen" Kaisar ini bukanlah ambisi, tapi ini keharusan bahwa kita harus berkorban untuk mempertahankan tanah air kita." Apalagi di balik itu semua ada cita cita yang mulia untuk mempersatukan Cina dan semoga saja kita yang memenangkan peperangan, agar rakyat seluruh Cina bisa merasakan kedamaian"


Guru Chen juga menambahkan jika Kaisar Ciming yang menang ia meminta agar padaepokan yang beraliran hitam di bubarkan, supaya tidak menimbulkan banyak kejahatan.


Kaisar Ciming mengangguk dan menyetujui permintaan gurunya.


Tak lama kemudian munjulah Jendral Chong yang menyuruh Guru Chen beserta kaisar Ci untuk beristirahat.

__ADS_1


Kaisar Ciming masih terlihat galau memikirkan perang yang sebentar lagi akan terjadi.


Jendral Chong juga terus memberi arahan supaya Kaisar tak ragu dan berperang dengan semangat baja.


Rupanya dulu Cina hanya di pimpin satu kaisar saja yaitu kaisar Hiu Ci, ia merupakan kakek dari Ciming dan juga Liming.


Namun rupanya permusuhan sudah di mulai dari kedua ayah mereka yang sama sama ingin menjadi kaisar.


Bahkan keduanya sampe berkelahi dan hendak saling membunuh.


Akhirnya Kaisar Hiu Ci membagi Cina menjadi dua wilayah yaitu bagian barat dan timur.


Namun karena pemerintahan Tao Ming lebih bijaksana akhirnya Kaisar Hiu Ci memikih tinggal di istana Tao Ming.


Sementara setelah kepindahan Kaisar Hiu Ci. Lao Ming semakin memerintah dengan seenaknya sendiri pajak di naikan. Hingga membuat rakyat sengsara dan akhirnya banyak rakyat wilayah timur yang mengungsi.

__ADS_1


Hingga ahirnya Kaisar Hiu Ci menyuruh Tao Ming menyerang wilayah timur namun Lao Ming justru dapat memenangkan peperangan.


Namun ia tak berani menyerang balik kawasan barat selama ayahnya Hiu Ci masih hidup.


Hingga akhirnya Kaisar Hiu Ci wafat.


Mendengar ayahnya telah wafat Kaisar Lao Ming berusaha menggempur wilayah barat, namun karena tentara yang di miliki Kaisar Tao Ming berkembang dengan pesat hingga ia mampu memukul mundur pasukan Lao Ming.


Akhirnya peperangan di sepakati keduanya untuk di hentikan.


Namun setelah Tao Ming dan Lao Ming sama sama tua mereka mempunyai keinginan yang sama yaitu agar Cina di satukan kembali dalam satu Kekaisaran.


Tentu hal itulah yang menyebabkan pertikaian di antara dua saudara tersebut yaitu Kaisar Ciming sebagai penguasa wilayah barat dan Liming sebagai penguasa wilayah timur.


Itulah kenapa Kaisar Ciming yang memang pada dasarnya tak menyukai kekerasan menjadi galau. Ia tak mau mengorbankan nyawa para prajuritnya, namun di sisi lain ia juga ingin memenuhi cita cita ayahnya untuk bersatunya Cina di bawah kekuasaanya.

__ADS_1


Setelah memantapkan hatinya Kaisar Ciming menyuruh Jendral Chong untuk mengatur pasukanya menempati pos pos yang telah di siapkan sesuai dengan strategi perang yang sudah di sepakati.


Para pasukan segera bersiap di pos masing masing karena besok pagi ketika matahari mulai bersinar terompet di mulainya peperangan akan di bunyikan.


__ADS_2