
Dewi Kumalasari semakin gelisah memikirkan rencana selanjutnya agar dapat segera lepas dari tawanan Dewi Kalinggi.
Sementara Arya Wisapati segera bergegas untuk mengeluarkan Dewi Kumalasari ,Kumambang pun mengikuti dari belakang .
Dalam benaknya Kumambang mulai berkhayal sedang berduaan dengan Dewi Kumalasari,ia pun terlihat senyam senyum seperti orang gila.
Sampe akhirnya lamunanya buyar akibat suara keras Arya Wisapati yang menyuruh Dewi Kumalasari untuk menjauh dari pintu yang mengurungnya.
Ledakan pun terjadi berbarengan di sertai pintu sel yang mengagnga,Arya Wisapati pun menyuruh Dewi Kumalasari untuk keluar.
Ketiganya berjalan lewat pintu belakang sambil melihat,apakah Dewi Kalinggi berada di tempat yang mereka lewati.
Sementara Dewi Kalinggi,merasakan hal yang aneh,karena ia tak menemukan orang yang di maksud Kumambang.
Merasa di bodohi oleh muridnya ia pun bergegas kembali masuk ke goa,sementara beberapa orang pengikutnya melapor bahwa tawanan telah kabur.
Dewi Kalinggi marah besar ia segera mengeluarkan Kaca isining jagad,mukanya pucat pasi menahan amarahnya,ketika mengetahui orang yang telah mengeluarkan Dewi Kumalasari adalah Arya Wisapati bersama Kumambang.
Ia pun segera memanggil anak buahnya untuk bersama mengejar Dewi Kumalasari.
Sementara Dewi Kumalasari kembali memainkan sandiwaranya,ia pun berkata bahwa ia bingung harus menentukan cintanya,ia pun kembali berucap bahwa biar adil keduanya harus bertarung,dan bagi siapa saja yang memenangkan pertarungan ,berarti dia berhak memiliki dirinya.
Kedua orang tersebut pun bak kerbau di patis hidungnya ,mereka pun mulai bertarung untuk memperebutkan Dewi Kumalasari.
Arya Wisapati langsung menyerang Kumambang dengan beringas,sementara Kumambang pun berusaha untuk memenangkan pertandingan agar bisa memiliki Dewi Kumalasari.
Dewi Kumalasari tertawa semringah dalam hati,ia merasa menang karena dapat memperdaya Arya Wisapati serta Kumambang.
__ADS_1
Pertarungan keduanya semakin sengit ,Dewi Kumalasari pun mulai berjalan pelan meninggalkan pertarungan.
Tiba tiba sebuah tangan menarik Dewi Kumalasari ke semak semak.
Dewi berusaha berontak dan melawan,namun ketika ia mengenali orang yang menarik tanganya ia justru memeluknya dengan erat.
Rupanya Jaka yang akan menuju goa markas Kumambang ,mendengar sebuah pertarungan hingga ia pun penasaran .Ia pun bersembunyi di semak semak sambil menonton.
Jaka tak menyadari jika wanita yang bersama mereka adalah Dewi Kumalasari,ia pun semakin mendekati pertarungan dan langkahnya harus terhenti ketika melihat Dewi Kumalasari terlihat mengendap ,akhirnya ia pun langsung menariknya.
Sambil memeluk erat tubuh suaminya ,Dewi pun begitu haru ketika mengetahui bahwa Jaka kelana dalam keadaan baik baik saja.
Sementara perasaan Jaka yang kalut ,kini berubah jadi kebahagian karena telah bersama kembali dengan Dewi Kumalasari.
Sementara Dewi Kalinggi ,rupanya sudah sampe di tempat di mana Arya Wisapati dan Kumambang bertarung.
Dewi Kalinggi nampak semakin murka ketika mengetahui Dewi Kumalasari,tidak berada di tempat.
Ia pun melonjat dan menampar Arya Wisapati dan Kumambang secara bergantian.
"Dasar bodooohhh,bodohhh ,kalian berdua,sekarang tunjukan padaku dimana keberadaan Dewi Kumalasari"!!!.
Arya Wisapati dan Kumambang saling pandang ,mereka pun terlihat kebingungan mengetahui Dewi Kumalasari telah kabur.
Arya Wisapati dan Kumambang pun akhirnya menyadari bahwa keduanya telah dibodohi oleh Dewi Kumalasari.Mereka pun berjalan mendekati Dewi Kalinggi dan bersimpuh sambil memegangi kedua kakinya sambil memohon ampun.
Jaka dan Dewi yang menyaksikan dari balik semak hampir saja tak bisa menahan tawa mereka,melihat kedua gembong penjahat menciumi kaki Dewi Kalinggi.
__ADS_1
Namun kali ini keduanya kurang beruntung,Dewi Kumalasari nampaknya menginjak seekor cacing dan berteriak,hingga akhirnya Dewi Kalinggi dan anak buahnya mengetahui keberadaanya.
Jaka menepok jidatnya,sambil mencubit Dewi Kumalasari.
Dewi Kumalasari pun segera minta maaf atas kecerobohanya itu.
Jaka segera memberikan guji yang berisi air keabadian dan menyuruh Dewi untuk meminumnya.
Sementara para genderuwo puluhan siluman serigala sudah mengepung ,Dewi Kalinggi dan Arya Wisapati serta Kumambang pun sudah berada di hadapan mereka.
Jaka berbisik kepada Dewi agar bisa memancing mereka agak sedikit menjauh dari wilayah Bukit Batu,karena akan sangat sulit untuk melawan jika mereka masih berada di alamnya.
Dewi pun segera berubah menjadi Elang dan menyambar tubuh Jaka serta terbang dengan cepat meninggalkan Dewi Kalinggi dan antek anteknya.
Dewi Kalinggi segera terbang bersama semua anak buahnya,mengejar Jaka dan Dewi Kumalasari yang mencoba melarikan diri.
Akibat ramuan air keabadian Dewi Kumalasari meluncur dengan cepat,bahkan Dewi Kalinggi dan anak buah yang mengejarnya pun jauh tertinggal di belakang.
Jaka pun menyuruh Dewi untuk mendarat ketika melihat cahaya matahari bersinar dengan terang dan itu artinya mereka telah keluar dari wilayah Bukit Batu.
Dewi segera merubah wujudnya kembali,ia pun segera mengambil kuda kuda dan bersiap mengeluarkan ajian dewa angin .
Dewi pun mengarahkan pusaran angin ke angkasa dan membuat Dewi Kalinggi dan anak buahnya oleng dan terbawa pusaran angin.
Diam diam Jaka juga menggunakan ajian penyerap daya dan menggabungkanya dengan ajian dewa angin.
Hingga kekuatanya menjadi berlipat lipat dan akhinya melemparkan tubuh Dewi Kalinggi dan anak buahnya kembali ke wilayah Bukit Batu.
__ADS_1
Jaka pun tidak ingin memperpanjang masalah ia menyuruh Dewi kembali menjelma menjadi elang dan kembali ke Karang Cendana.