JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Ahir kisah sang penghancur jilid 2


__ADS_3

Jaka segera melompat mendekati istrinya yang sedang mengatur hawa murni, untuk mengembalikan kondisi tubuhnya.


Jaka segera menyuruh Dewi menelan pil Dewa milik Darma Wisnu. Dewi kaget melihat reaksi yang ia alami, tenaganya kembali fit dan energi tenaga dalamnya kembali dan justru bertambah berkali lipat.


Kini ia kembali ke wujud elang dan terbang bersama Jaka.


Darma Wisnu masih terlibat pertarungan dengan, Dewi lanjar serta Resi Somala.


Jaka segera berteriak agar mereka beristirahat, Jaka segera menyuruh pedang suci keluar dan menyerang bagian mata Darma Wisnu.


Darma Wisnu terus berusaha menghalau pedang suci yang mengincar bola matanya.


Jaka kembali menyuruh Dewi untuk mendekat, setelah di rasa jaraknya cukup dekat Jaka mendarat tepat di pundak Darma Wisnu. Jaka segera mengeluarkan Kujang Kembar , dengan menggabungkan kekuatan ajian pelebur karang Jaka meloncat dan menancapakan Kujang Kembar tepat di kedua bola mata Darma Wisnu.


Darma Wisnu yang pandanganya terganggu akibat cahaya yang keluar dari pedang suci terkejut ketika dua buah benda tiba tiba menancap di matanya.


Ia mengerang kesakitan, dan mencoba mencabut kujang kembar dari kedua matanya. Namun senjata tersebut memiliki energi yang kuat hingga Darma Wisnu kesulitan untuk mencabutnya.


Jaka tak mau menyia nyiakan kesempatan ia kembali melompat ke punggung Dewi dan mengeluarkan cambuk api, cambuk itu kini berubah menjadi sangat panjang dan ia tiba tiba bergerak sendiri dan langsung melikit tubuh Darma Wisnu.

__ADS_1


kini Jaka menyuruh Dewi sedikit mundur, ia akan menggabungkan ajian penyerap daya dengan kekuatan pedang suci.


Jaka berseru kepada semua orang agar bersedia membantunya dengan mengangkat kedua tanganya tinggi tinggi.


Kini untuk kedua kalinya. Mereka bersama sama mengangkat kedua tanganya.


Jaka mulai merasakan energi masuk dan memenuhi seluruh tubuhnya, bahkan Dewi juga harus menahan tubuh Jaka Kelana yang tiba tiba menjadi sangat berat, akibat kekuatan yang masuk kedalam tubuhnya.


Tiba tiba bayangan wujud kakeknya munjul di hadapan Jaka, beliau melarang Jaka untuk menggunaka ajian penyerap daya, setelah ia meminum pil Dewa. karena ajian bisa saja berefek pada dirinya dan juga Dewi Kumalasari.


Karena energinya akan sangat dasyat dan dapat mengancam jiwa mereka berdua.


Namun Jaka sudah pasrah kalau dia dan Dewi harus mati demi menyelamatkan dunia.


Pedang suci melesat tenaganya yang berlipat lipat kali ini mampu menembus tubuh Darma Wisnu hingga meledaklah tubuh Darma Wisnu dan akhirnya tewas.


Jaka dan Dewi juga terpental sangat jauh dan terpisah.


Sementara orang orang yang menyaksikan pertandingan berdecak kagum, setelah tubuh Darma Wisnu meledak nampaklah ke lima cahaya melesat ke lima penjuru.

__ADS_1


Kiai Agung Prawoto mengucap Inalillahi waina ilaihi Rajiun.


Semua orang nampak bingung dengan ucapan Kiai Agung.


Sang Ismoyo Jati berusaha menerjemahkan ucapan Kiai Agung, bahwa kelima cahaya yang meluncur ketiganya merupakan senjata yang di bawa Jaka Kelana. Mereka kembali karena tugasnya sudah selesai.


Sementara kedua cahaya tersebut adalah Jaka dan Dewi keduanya terlempar akibat kekuatan besar yang tak terhingga hingga ikut berefek pada mereka.


Kemungkinan keduanya telah tiada dan jikalau masih hidup kita pun tak tahu keberadaan mereka. Di daerah mana keduanya jatuh.


Mendengar ucapan, Ismoyo Jati, Dewi Ambarwati menangis sejadi jadinya, raut wajah sedih dan tangis terdengar di mana mana.


Mereka berduka karena sang pahlawan penyelamat dunia telah pergi meninggalkan mereka semua.


Terimakasih yang sudah mendukung cerita Jaka Kelana dan elang raksasa. Menurut kalian Jaka dan Dewi masih hidupkah.


Di tunggu like dan komenya ya...


Trimmmmmm....

__ADS_1


😁😁😁


di tunggu masukanya.....


__ADS_2