JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA

JAKA KELANA DAN ELANG RAKSASA
Membebaskan kutukan bagian 1


__ADS_3

Setelah berbicara panjang lebar matoa badanya bergetar saat mengingat kejadian di mana dirinya dan para warga berlari menyelamatkan diri dari api yang berkobar.


Jaka menuangkan air dan menyuruh Matoa meminumnya supaya lebih tenang.


Sambil menghela nafas panjang Jaka mengutarakan niatnya kepada Dewi agar bersedia membantu Matoa.


Dewi mengangguk lalu berkata bahwa kali ini musuh yang akan di hadapi benar benar kuat, karena mereka bisa mengubah suatu kerajaan menjadi gersang, dan menjadikan manusia satu wilayah menjadi kerdil.


Jaka" Ia dinda pasti sulit, tapi kita harus tahu bahwa tidak ada kekuatan yang melebihi pencipta kekuatan itu sendiri yaitu Tuhan penguasa alam semesta!"


Dewi membenarkan kata kata suaminya, ia pun memantapkan diri untuk tinggal beberapa waktu dan berusaha membantu mengembalikan kerajaan Hulu Semingkir seperti sedia kala.


Nampak wajah semringah di tunjukan oleh Matoa ketika Jaka menyampaikan niatnya untuk membantu Matoa.


Matoa lantas mengajak Jaka dan Dewi untuk menemui sesepuh desa yang merupakan murid utama dari Resi Ramadipa yang bernama Gajah Laya.


Seorang paruh baya yang bertubuh tinggi dengan badan besar dan gemuk.


Matoa segera masuk ke rumah yang paling tinggi di antara bangunan lain.

__ADS_1


Jaka dan Dewi nampak heran karena Gajah Laya tubuhnya masih normal dan tidak kerdil seperti kebanyakan penduduk.


Rupanya pas kejadian naas tersebut beliau sedang berada di wilayah berbeda hingga kutukan pun tak berlaku untuknya.


Gajah Laya nampak kaget ketika melihat Matoa membawa kedua orang asing yang ukuran tubuhnya normal sama seperti dirinya.


Gajah Laya nampak tak asing dengan rupa Jaka, ia cukup lama mengamati.


"Maaf tuan Jaka, nampaknya saya sering melihat anda?" tanya Gajah Laya.


" Itu tidak mungkin Tuan Gajah, aku dan istriku baru saja untuk pertama kalinya mengunjungi tempat ini!" jawab Jaka Kelana.


Akhir akhir ini Gajah Laya sering bermimpi melihat seorang pemuda yang menunggangi elang raksasa dan berhasil mengalahkan Raja Mata Satu.


" Aku ingat tuan Jaka nampaknya engkau adalah seorang pemuda yang sering nampak di mimpiku dengan mengendarai burung elang raksasa dirimu mampu mengalahkan Raja Mata Satu yang merupakan jelmaan dari jin yang mengaku sebagai dewa matahari dan dewa api"


Jaka dan Dewi saling berpandangan mendengar cerita Gajah Laya.


"Mudah mudahan orang yang di maksud tuan Gajah memang diriku, hingga aku dan istriku mampu membebaskan penderitaan semua penduduk Hulu Semingkir!" ucap Jaka dan di aminkan oleh Dewi Kumalasari.

__ADS_1


Jaka juga menceritakan kepada Gajah Laya dan Matoa bahwa istrinya Dewi memang mampu berubah wujud menjadi elang raksasa.


Namun Gajah Laya ingin meyakinkan kata kata Jaka Kelana dan melihat secara langsung perubahan Dewi menjadi elang raksasa.


Jaka menyuruh Gajah Laya dan Matoa untuk keluar rumah dan mencari tanah yang sedikit lapang. Sementara Dewi berbisik dengan pisisi duduk kepada Matoa supaya ia jangan takut melihat dirinya berubah menjadi elang raksasa.


Dewi segera berjalan ke tengah halaman, ia komat kamit membaca mantera dan seketika itu pulalah muncul seekor elang raksasa yang berdiri di tengah tengah halaman rumah Gajah Laya.


Tubuh Matoa kembali bergetar hebat karena ketakutan bahkan dirinya sampe kencing di celana.


Tentu saja Gajah Laya dan Jaka tertawa melihat air tumpah di celana Matoa.


Dewi mengeluarkan suara khasnya dan membuat para penduduk kaget dan berhamburan keluar rumah.


Para penduduk kaget melihat elang raksasa sedang berdiri dan membuka paruhnya, bahkan beberapa penduduk sampe pingsan.


Jaka segera memerintahkan Dewi untuk kembali menjadi manusia.


Gajah Laya seakan tidak percaya bahwa ada manusia yang bisa berubah menjadi elang, namun ia lantas semringah setelah mengetahui bahwa Dewata sudah mengutus kedua pendekar sakti untuk membebaskan negerinya dari kutukan Raja Mata Satu.

__ADS_1


Gajah laya segera memanggil warga untuk keluar dan berkumpul di rumahnya, ia akan memberi pengumunan agar para warga menyambut gembira dengan datangnya Jaka kelana dan elang raksasa yang akan mengembalikan kembali kemakmuran di kerajaan Hulu Semingkir.


__ADS_2