Jarak (Dikejar Hot Duda)

Jarak (Dikejar Hot Duda)
124 Awas, Suami Galak!


__ADS_3

"Kamu jangan pikirkan perkataan orang. Kan aku sudah sering bilang itu," ucap Arby lembut, sambil mengusap rambut Freya.


"Aku enggak mikirin mereka."


"Terus?"


Freya diam saja. Mau bilang kelelahan, nanti dia dilarang kerja.


"Aku tahu, kamu pasti mikirin perkataan orang-orang enggak penting itu, kan?"


"Bukan. Aku ... aku hanya berpikir, mungkin ini balasan untukku, karena dulu sudah meninggalkan anak aku yang masih bayi. Mungkin sekarang adalah pembalasan untuk aku, aku jadi tidak bisa punya anak lagi."


"Kenapa bicara begitu, kamu belum punya anak lagi, bukan berarti Tuhan sedang menghukum kamu. Tapi memang belum rejekinya, Frey."

__ADS_1


"Kenapa dulu aku begitu tega meninggalkan Chiro? Aku memang bukan ibu yang baik, dan tidak pantas dipanggil ibu."


"Jangan bicara begitu, aku enggak suka."


"Pokoknya, mulai sekarang lupakan masa lalu. Yang paling penting tuh, masa depan."


"Memangnya, kamu bisa melupakan masa lalu?"


"Enggak, sih! Hehehe ...."


Masa laluku adalah kamu, mana mungkin aku melupakan kamu. Yang ada kamu, yang melupakan aku, berkali-kali ....


"Ingat, enggak semua orang menyukai kita. Pasti ada saja yang senang dengan kesulitan yang kita alami. Tertawa di atas kesedihan orang lain. Mereka tidak tahu, gimana perasaan orang itu, sebelum mereka sendiri yang mengalaminya. Kamu bukan perempuan mandul, karena kamu sudah memberikan Chiro untuk aku. Mereka belum tentu bisa memiliki anak seperti Chiro. Mereka hanya orang-orang iri. Dedemit binti Jalangkung. Harusnya mereka itu dirukiyah, biar jin nyinyirnya keluar."

__ADS_1


Freya tertawa. Mulut suaminya itu memang sangat pedas.


Arby langsung mengambil ponselnya, dan mengetik dengan cepat.


Heh, dedemit binti jalangkung, apa aku harus panggil pemuka agama agar merukiyah kalian? Jari tuh dipake buat kerja cari uang, bukan buat ngetik yang enggak penting. Kere? Sini aku kasih uang, aku sedekahin buat kalian yang fakir hati dan perasaan. Nanti kalau enggak bisa punya anak, baru tahu rasa. Kalau suami kalian selingkuh gara-gara enggak tahan sama kalian dan enggak bisa kasih keturunan, aku sedekahin satu kata buat kalian 👉 MAMPUS!


Sontak saja tulisan Arby di sosial media itu langsung viral. Banyak komentar yang mendukung, atau hanya sekedar memberikan emot ngakak.


Keluarga besar Arby dan Freya, hanya geleng-geleng kepala. Orang itu sudah salah mencari masalah dengan Arby, dengan membawa Freya. Arby yang dulu pernah dikritik karena gosip menjadi seorang playboy, menghamili perempuan di bawah umur, dan gosip jelek lainnya, tidak pernah peduli. Dia tidak pernah menulis apa pun di sosial media miliknya.


Awas ya, kalau sekali lagi ada yang mengatakan hal-hal jelek tentang istri dan anakku, aku tunggu kalian di meja hijau. Silahkan kalian menantang keluarga besar kami. Zanuar, Abraham, Arthuro, dan sebagainya. Yang kere dan enggak sanggup bayar pengacara mahal, gelindingan saja sana di jalanan Puncak!


Beberapa orang tentu saja tertawa membaca tulisan Arby yang selanjutnya. 12F sangat suka dengan sikap Arby ini. Tidak salah mereka memilih rekan bisnis. Jadi suami memang harus bisa membela istri dan anak, karena jika bukan dia, ya siapa lagi?

__ADS_1


Para rekan bisnisnya yang lain pun, tertawa. Mereka memang sudah lama tahu kalau Arby itu galak, dan sekarang taringnya lagi keluar dan siap menyerang.


__ADS_2