Jarak (Dikejar Hot Duda)

Jarak (Dikejar Hot Duda)
179 Pelet?


__ADS_3

Arby semakin protektif pada Freya. Mengingat kehamilan Freya yang sekarang sangat dekat dengan kehamilan sebelumnya, jadi dia sangat menjaga Freya. Doa tidak akan pernah menyalahkan Arjun yang terlalu aktif, rejeki kan harus disyukuri, begitu pikirnya.


Freya tidak terlalu banyak maunya, yang justru membuat Arby malah khawatir. Dia ingin istrinya itu ingin ini ingin itu, yang kalau dia bingung bagaimana cara mewujudkannya, tinggal sirih para pasukan elit itu, alias pada sahabatnya yang mengerjakan.


Enak di dia, rugi mereka!


Arby juga semakin sering melihat Freya yang sibuk membaca buku.


Freya memasuki kamar Chiro. Anak pertamanya itu selalu saja semangat untuk bermain bersama Sachi. Dan kali ini, Chiro sudah tidak mau lagi menebak-nebak apakah adiknya laki-laki atau perempuan.


Freya membuka lemari yang ada di dekat kasur Chiro, melihat beberapa barang yang isinya bukan baju.


Bruk


Sebuah kota yang dibungkus oleh kain beludru terjatuh dan isinya terbuka. Freya membelalakkan matanya saat melihat isi kotak itu.


"Ini apa?"


"Mommy!"


"Sayang!"

__ADS_1


Chiro dan Arby memanggil Freya. Mereka melihat Freya yang jongkok di lantai sambil melihat sesuatu yang membuat raut wajah mereka langsung berubah.


"Ini rambut, kan? Rambut siapa ini? Kenapa disimpan di dalam kotak?"


Freya bisa melihat potongan rambut panjang itu yang diikat dengan rapih dengan menggunakan kita merah.


"Chiro, kamu enggak lagi mau melet cewek, kan?" tanya Freya syok.


"Apa jangan-jangan ini punya Daddy kamu, ya? Daddy kamu mau melet cewek, ya?"


"Mommy, itu punya perempuan kesayangan Chiro," jawab Chiro yang membuat Freya syok.


Perempuan kesayangan Chiro?


Arby dan Chiro lalu membungkus lagi rambut itu dengan hati-hati. Membuat Freya semakin bingung.


"Ayo Sayang, kita ke luar."


Arby yang sensitif dengan kehamilan Freya yang sekarang, semakin merasa sedih saat melihat dan mengingat masa lalu itu. Arby tidak banyak bicara, hanya mengusap perut Freya yang sudah sedikit membuncit.


Melihat Chiro dan Arby yang seperti itu, Freya tidak ingin bertanya. Dia yakin, pasti ada sesuatu yang membuat para pria beda generasi itu bersedih.

__ADS_1


Tangisan Sachi membuat Arby bangun dari pangkuan Freya. Ayah dua anak itu langsung menggendong Sachi dan mengganti popoknya sendiri.


Memang Arby sudah menyewa jasa baby sitter untuk membantu Freya mengurus Sachi, tali sebisa mungkin dia akan melakukan sendiri jika tidak sedang mengerjakan apa pun. Dia menyewa baby sitter hanya karena tidak mau Freya kelelahan dan mengalami stres. Baby sitter pun lebih banyak bekerja di hari kerja saja, jika hari libur, maka akan banyak yang datang untuk membantu mereka.


Arby adalah anak satu-satunya, sudah pasti kedua orang tuanya akan sering datang membantu Freya mengurus Chiro, Sachi dan ikut memperhatikan kandungan Freya.


Benar-benar suatu anugerah Freya akan memberikan mereka tiga penerus, membuat keluarga Abraham tidak akan lagi merasakan kesepian. Chiro juga tidak akan menanggung banyak tanggung jawab seperti Arby dulu.


Mereka juga sangat bersyukur, bahwa Freya dan Arby dapat kembali bersama, meski telah melewati ujian yang begitu berat. Siapa yang mengira, kini mereka akan memiliki tiga orang anak.


.


.


.



Baca ceritaku yang itu, ya. Itu ikutan lomba jadi tolong dukungannya, ya.


Kisah cinta segitiga antara kakak beradik yang berbeda karakter.

__ADS_1


Saat hati terus disakiti, maka dendam tak bisa dihindari.


__ADS_2