Jarak (Dikejar Hot Duda)

Jarak (Dikejar Hot Duda)
160 Drama Rumah Tangga


__ADS_3

Perut Freya sudah semakin membesar. Selera makannya juga bertambah, dan itu membuat Arby senang. Arby masih sangat ingat, dulu, saat di usia kehamilan yang sama, perut Freya tidak sebesar ini saat mengandung Chiro. Kehamilan Chiro dulu, Freya lebih kurus.


Untung saja suami siaga itu sudah membelikan banyak baju untuk istrinya tanpa diminta.


Chiro yang sekarang ada di kamarnya, sedang memikirkan hadiah apa yang akan dia berikan untuk adiknya saat lahir nanti. Bagi Chiro, adiknya adalah sesuatu yang spesial, jadi harus diberikan hadiah yang spesial juga.


Arby sendiri diam-diam sudah menyiapkan acara untuk Freya. Selain acara selamatan, dia juga akan membuat baby shower untuk Freya yang dibantu oleh para keluarga dan sahabat.


Acara selamatan sendiri akan dihadiri oleh para anak yatim piatu dan mereka juga akan mengadakan santunan. Semua dikerjakan tanpa bantuan EO, karena Arby sendiri yang ingin mengerjakannya.


Hari ini adalah acara selamatan itu, Freya yang sudah berdandan, keluar dari kamarnya . Dia menggunakan pakaian berwarna putih dengan hiasan berwarna abu-abu, yang sangat serasi dengan apa yang digunakan oleh Arby dan Chiro.


Hingga sore acara baru selesai. Rumah sudah sepi dan sekarang tugas pelayan untuk merapihkan semuanya.


Satu minggu kemudian, Arby diam-diam sudah menyiapkan acara baby shower.


"Memangnya kita mau ke mana, sih?" tanya Freya uang baru saja memakai bajunya.


"Acara rekan bisnis aku."

__ADS_1


Kurang lebih satu jam kemudian mereka tiba di hotel tempat diadakannya acara. Suasana ruangan pesta ini sangat meriah. Dekorasinya didominasi oleh warna biru muda, putih dan pink.


Freya, Arby dan Chiro memasuki ruangan dengan melewati red karpet. Banyak karena yang berjajar di pinggir red karpet itu.


"Ini kaya penyambutan artis Hollywood?"


Arby tersenyum saja mendengar perkataan istrinya itu. Di dalam, para tamu undangan pria memakai jas berwarna pink, sedangkan yang perempuan memakai gaun yang berwarna biru. Freya juga memakai gaun berwarna biru muda, sedangkan Arby dan Chiro memakai jas pink dengan dasi kupu-kupu.


Banyak balon yang menggantung di langit-langit, yang berwarna serupa, pink, putih dan biru.


Baru mulai memperhatikan dekorasi itu dengan lebih teliti lagi. Banyak perlengkapan bayi yang ada di sana. Bahkan box bayi, kereta dorong, roda-rodaan dan semua perlengkapan bayi lengkap.


"Iya."


"Baby shower kita?"


Arby menghela nafas pelan.


"Pura-pura kaget kek, Yang! Bilang begini, 'I–ini kejutan untuk aku? Sa–sayang, aku tidak menyangka kamu menyiapkan acara ini untuk aku. Kamu memang suami yang romantis dan selalu memberikan kejutan.' Begitu bilangnya."

__ADS_1


"Iya deh. Sa–Sayang, kamu memberikan pesta kejutan ini untuk aku? Ini sungguh luar biasa. Aku tidak pernah menyangka kamu menyiapkan semua ini untuk aku."


"Tidak masalah Honey, apa pun akan aku lakukan untuk kamu."


"Da–Daddy, ini acara untuk dede bayi? Chiro tidak menyangka, ternyata Daddy sangat menyayangi Dede bayi."


Keluarga dan sahabat mereka mendengus kesal. Bisa-bisanya Chiro juga ikut bermain drama-dramaan seperti itu. Kalau Freya sih memang tidak tahu, tapi Chiro kan memang sudah ikut membuat beberapa konsep.


"Ka–kalian juga ada di sini? A–aku sungguh terharu."


"Stop Freya, jangan bikin merinding, deh," ucap Marcell yang bergidik.


.


.


.


Yang masih punya vote, boleh kasih ke aku🤗

__ADS_1


__ADS_2