Jarak (Dikejar Hot Duda)

Jarak (Dikejar Hot Duda)
45 Gosip


__ADS_3

Naya sudah dipindahkan ke ruang perawatan yang seperti apartemen. Kondisinya sudah mulai stabil, meski terlihat masih sangat lemah.


"Nuna?"


"Ya?"


"Aku bermimpi."


"Mimpi apa?"


"Anak kecil."


"Chiro?"


Naya lalu memandang Chiro, mengingat-ngingat apakah anak kecil yang dia mimpikan itu Chiro atau bukan?


"Sepertinya bukan."


"Terus, siapa?"


Naya mencoba untuk mengingatnya.


"Aw ...." ringisnya menahan rasa sakit di kepalanya.


"Jangan dipikirkan, kalau kamu tidak mengingat apa-apa, jangan dipaksa."


Naya mengangguk, meski sebenarnya dia tetap berusaha, siapa anak-anak kecil yang dia mimpikan itu.


.


.


.


"Kita harus segera melakukan operasi, karena kondisi nona Freya sudah mulai stabil."


Memang ada penolakan dari Naya yang tidak ingin melakukan operasi.


Media online sedang dihebohkan tentang berita seorang pengusaha muda yang ternyata telah memiliki anak laki-laki.


Tidak diketahui siapa istri dari Arby Erlangga Abraham dan ibu dari anak itu. Dilihat dari usia tuan Erlangga dan perkiraan usia anak tersebut, bisa dipastikan bahwa anak tersebut lahir saat Erlangga masih kuliah tingkat pertama. Dilihat dari skandal masa lalu yang pernah memberitakan bahwa Arby Erlangga sering bermain perempuan bahkan saat masih SMA, apakah itu berarti anak tersebut hasil dari perbuatan di luar nikah?


Video tersebut juga membuktikan bahwa anak itu memanggil Arby Erlangga dengan sebutan daddy. Siapakaj ibu dari anak tersebut?


Keluarga Abraham dan Zanuar dibuat murka dengan berita tersebut. Meskipun tidak disebutkan tentang keluarga Zanuar, tapi bukan berarti mereka diam saja mendengar gonjang-ganjing tentang cucu mereka yang dianggap sebagai anak haram.


"Jangan sampai Freya tahu akan hal ini!" ucap Erlang.

__ADS_1


Namun terlambat, tentu saja Naya sudah tahu. Hal itu membuat keadaannya kembali drop.


.


.


.


"Aku mau konferensi pers, aku tidak mau Ecan dicap buruk oleh orang-orang."


"Tapi kondisi kamu masih lemah, Freya. Jangan pikirkan apapun lagi, fokuslah pada kesembuhanmu dan lakukanlah operasi."


"Aku mau konferensi pers."


"Tapi ...."


"Tolong, aku mau konferensi pers."


"Baiklah, kami akan mengaturnya untukmu," ucap Ami.


Keesokan paginya, jam sepuluh, Naya ke luar dari rumah sakit hanya untuk konferensi pers. Dia menggunakan kursi roda karena kakinya belum bisa berjalan dan memang masih sangat lemah, ditambah masih ada perban di kepalanya akobat benturan keras.


Erlang sendiri yang menjemput Naya ke rumah sakit. Pria tampan itu.menggendong Naya dan meletakkannya di kursi roda, lalu mendorong menuju parkiran.


Pihak keluarga dan sebagian sahabat-sahabat mereka ada yang sudah tiba di tempat pertemuan, ada juga yang pergi bersama dari rumah sakit, untuk memberikan dukungan, termasuk Mico.


Para wartawan sudah ramai memenuhi tempat berlangsungnya acara. Yang menjadi pertanyaan mereka adalah, kenapa ada anggota keluarga Zanuar di sana?


Sebuah mobil mewah berhenti di depan loby, kamera mulai diarahkan ke mobil tersebut. Sopir membukakan pintu untuk Erlangga, dan kursi roda dari bagasi. Erlang kembali menggendong Naya.


Seorang wanita cantik dengan kaki dan kepala diperban ke luar dari mobil dan duduk di atas kursi roda. Meskipun wajahnya, namun dia tetap terlihat cantik dengan wajah naturalnya.


Mereka mengenal wanita itu sebagai dokter Freya Canaya, yang tahun lalu memenuhi media karena kasus malpraktik di London, namun terbukti tidak bersalah.


Bisik-bisik dan tatapan bingung saling dilontarkan oleh para wartawan. Acara yang dikakukan secara langsung itu menjadi tranding topik di berbagai kalangan.


Pihak kekuarga telah duduk di posisi masing-masing, dengan Naya dan Erlang yang menjadi pusatnya.


"Selamat siang, semuanya," ucap Bram, selaku pengacara dari keluarga Abraham.


"Seperti yang kalian ketahui, acara diadakan dengan tujuan klarifikasi tentang berita yang menyatakan bahwa klien saya telah memiliki anak di kuar nikah. Jadi begini, benar kenyataannya bahwa klien saya yang bernama Arby Erlangga Abraham telah memiliki anak laki-laki, namun anak tersebut murni hadir karena adanya pernikahan yang sah dan disaksikan juga disepakati oleh kedua pihak keluarga. ama anak itu adalah Kichiro Ercan Zanuar Abraham."


Hening sesaat, karena para wartawan menangkap nama Zanuar yang disematkan di nama itu.


"Benar, ada nama Zanuar di situ, karena ibunya adalah Freya Canaya Zanuar, putri kedua tuan Wildan Zanuar dan nyonya Ami, yang mungkin kalian kenal sebagai dokter Canaya atau dokter Naya, atau teman-teman sekolahnya kenal dengan nama Freya."


Yang menyaksikan berita itu langsung heboh, baik mantan teman-teman sekolah Freya atau rekan kerja dokter Naya, karena yang mereka tahu selama ini adalah Freya murid beasiswa di sekolah mereka yang suka berjualan kue dan bergaul dengan anak-anak orang kaya seperti Nuna, Nania, dan Aruna, ternyata anak orang kaya. Apalagi ternyata dia menikah dengan Arby?

__ADS_1


Serius?


Itulah yang ada dalam pikiran mereka.


"Jadi, nona Freya dan tuan Arby menikah saat masih sekolah ...."


Bram mengangkat tangannya, karena tahu bahwa wartawan akan bertanya.


"Jangan lagi ditanya, karena tadi saya sudah mengatakan bahwa tuan muda Chiro bukan anak hasil di luar nikah. Anak itu murni hasil dari pernikahan yang sah, dan nona Freya sama sekali tidak pernah, ingat sekali lagi ya, tidak pernah hamil di luar nikah."


"Tapi kenapa mereka di usia sangat muda?"


"Bukankah hal itu melanggar hak seorang anak, yang seharusnya di usia itu fokus belajar?"


"Apa mwreka menerima pernikahan itu begitu saja?"


"Apa sampai sekarang mereka masih bersama, atau sudah berpisah?"


"Tapi Kenapa sampai sekarang pernihakan itu tidak pernah diumumkan, padahal pernikahan itu telah lama berlangsung, dan mereka kan sekarang sudah sama-sama dewasa?"


"Menurut informasi yang diketahui sebelumnya, dokter Canaya sejak lulus SMA kuliah di Durham, dan langsung bekerja di London, sedangkan tuan Erlangga setelah satu tahun kuliah di Jakarta, melanjutkan studinya di Jepang, apa yang menyebabkan mereka melanjutkan study di dua benua yang berbeda itu? Apa karena tak lagi bersama?"


"Jika berpisah, siapa yang membesarkan tuan muda Kichiro?"


Pertanyaan bertubi-tubi dari para wartawan itu membuat kepala pening.


"Penting untuk diingat bahwa kami tidak membuat sesi tanya jawab. Kami hanya ingin menegaskan bahwa berita yang mengatakan bahwa anak itu hasil hubungan terlarang, sangat salah. Jika masih ada yang menyebarkan berita tidak benar tentang keluarga Zanuar dan Abraham, maka kami dengan tegas akan mengambil jalur hukum."


"Tunggu, Tuan. Bukankah nona Freya Canaya Zanuar ini adalah cucu kesayangan tuan besar Damian Zanuar dan nyonya besar Thania Winarta?"


Wartawan bisnis yang sudah lama membuat berita tentang para pengusaha terkenal sedikit banyaknya tahu tentang cucu kesayangan yang Damian dan Thania.


"Bukankah nona Freya digadang-gadang sebagai pewaris yang akan menjalankan perusahaan milik mereka?"


Mendengar nama Damian dan Thania, pewaris perusahaan, cucu kesayangan, membuat kepala Naya berdenyut sakit.


.


.


.


Lagi badmood aku.


BTW, kalau berkenan, kalian bisa masukin karya-karyaku (termasuk Arrogant Wife dan Akibat Pernikahan Dini, ya) ke lindungi karya. Dapat notif dari NT, enggak, yang tentang lindungi karya?


Makasih ya atas dukungannya😊

__ADS_1


__ADS_2