
Arby mengajak anak-anaknya jalan-jalan ke mall untuk shopping. Dia mendorong stroller Aileen, dan anak istirnya berjalan di sebelahnya. Para bodyguard berjalan di belakang mereka.
Anak-anak itu sangat antusias memilihkan kebutuhan Aileen. Di mulai dari baju, sepatu, kaos kaki, selimut, pita, dan mainan.
"Ichi, itu mainan robot, tidak cocok untuk adik."
"Kenapa? Ini bagia dan besar."
"Adik, kan, perempuan. Robot untuk kalian yang laki-laki."
Ichi mengangguk, tapi tetap saja dia memasukkan mainan itu ke keranjang belanjaan, membuat Arby dan Freya tertawa pelan.
Setelah puas membeli mainan, mereka semua makan di salah satu tempat makan di mall itu. Arby memesan banyak makanan, karena tahu anak-anaknya pasti sangat lapar karena berlarian sana-sini.
Orang-orang melihat mereka. Sepasang suami istri beserta kelima anaknya. Beberapa meja digabungkan dan makanan juga minuman penuh di atas meja.
💕💕💕
Sore ini Arby yang memandikan Aileen. Dia juga yang memberikan minya telon dan bedak di badan bayinya.
"Anak daddy cantik banget, sih. Mirip siapa?"
Arby mengecup-ngecupi Aileen, membuat bayi itu berceloteh riang.
"Aileen sini dulu, ya. Daddy mau memandikan abang-abang."
__ADS_1
"Kami mandi sendili aja, Daddy. Sudah besal."
"Benar?"
"Iya."
Arby sih percaya, kalau Sachi dan si kembar bisa mandi sendiri, hanya saja pasti ada saja yang dilakukan anak-anak itu.
Setelah menunggu beberapa lama ....
"Ayo, jangan lama-lama."
Mata Arby lalu terbelalak saat melihat kamar mandi. Botol sampo dan sabun berantakan di lantai dan bisa dipastikan isinya habis semua. Padahal baru tadi pagi ganti yang baru.
"Kalau begitu, jangan bilang-bilang mommy."
"Apa yang mommy tidak boleh tahu?" tanya Freya tiba-tiba.
"Ayo, Mom. Pakaikan kami baju." Sachi menggandeng tangan Freya, membajaknya ke ruang baju.
Arby mendengus, dia lagi yang dijadikan korban. Pria itu lalu menyirami lantai sampai bersih. Jangan sampai ada sisa sabun dan sampo agar tidak ada yang terpeleset.
Arby menjemur Aileen di taman belakang sambil melihat anak-anaknya yang bermain sepeda. Freya sedang membuat kue dan minuman untuk mereka.
Sachi dan si kembar kini mengejar kelinci, sedangkan Chiro memberi makan kura-kura.
__ADS_1
"Anak-anak, ayo makan dulu kuenya."
Chiro mengajak adik-adiknya untuk mencuci tangan. Wajah anak-anak itu berbinar saat melihat kue buatan Freya yang selalu menggugah selera.
Freya memberikan jus buah naga untuk Arby, jus mangga untuk Chiro, jus sirsak untuk Sachi, jus jambu untuk Ichi, dan jus strawberry untuk Ichi.
"Kenapa jusnya beda-beda?" tanya Sachi.
"Biar cepat habis. Di kebun sedang panen buah-buahan dan sayur-sayuran."
"Ayo kita ke sana."
"Besok pagi, ya. Sama yang lain juga. Nanti kalau bisa memetik buah dan sayur. Bisa dikasih ke teman sekolah dan guru-guru kalian."
"Apa ada kambing yang melahirkan?"
"Belum."
Freya juga menyuruh para asisten rumah tangga juga para bodyguard untuk menghabiskan buah-buahan itu.
Malam harinya, Freya dan Arby menemani anak-anaknya menonton film kartun. Aileen pun belum tidur, dan matanya kasih terlihat sangat segar.
"Barang-barang buat besok sudah disiapkan?"
"Sudah. Yang lain juga sangat senang ke sana besok, mereka bisa ikut panen dan mau bakar-bakar."
__ADS_1