Jarak (Dikejar Hot Duda)

Jarak (Dikejar Hot Duda)
78 Forever And Ever


__ADS_3

Inilah saatnya, saat yang telah ditunggu-tunggu Arby sepanjang hidupnya. Memberikan pesta pernikahan untuk sang tercinta. Freya memang tidak pernah mengatakan seperti apa impian pernikahannya, namun bukan berarti pria itu tidak tahu apa yang Freya sukai.


Jika saat dia melamar Freya dilakukan di pantai, maka resepsi pernihakan yang dia buat diadakan di Puncak. Dengan pemandangan alam yang terbuka, yang selalu Freya suka, bukan di dalam ruangan.


Pemandangan yang asri oleh perkebunan teh, bunga dan kebun strawbery menjadi latar yang memanjakan mata. Para tamu bahkan bisa memetik langsung buah strawbery itu yang merah dan terlihat segar dengan ukuran yang cukup besar.


Freya terlihat sangat cantik dengan gaun berwarna putih dengan hiasan kepala berbentuk mahkota yang terbuat dari permata asli rancangan Arby. Rambut yang dulu botak itu kini telah memanjang dengan indah.


Arby pun terlihat tampan dengan jas putih berdasi kupu-kupu berwarna hitam.


Benar, penampilan ini hampir mirip dengan saat mereka masih kecil dulu, tentunya dengan mahkota yang berbeda.


Chiro juga seperti replika Arby. Wajah perpaduan Freya dan Arby itu terlihat sangat bahagia. Keinginannya untuk bersama dengan kedua orang tuanya kini terwujud. Wajahnya sejak tadi tidak berhenti tersenyum.


Bersatunya kembali Freya Canaya Zanuar dengan Arby Erlangga Abraham menjadi berita hangat yang terus dibicarakan.


Freya dikenalkan dengan teman-teman sekolahnya, baik teman di Singapura maupun teman-teman sekolah di Jakarta. Bahkan teman-teman kuliahnya dan sesama dokter di London turut datang.


Meskipun Freya tidak ingat apa-apa, tapi dia terlihat bahagia. Arby menggenggam erat tangan Freya, sesekali mengecup tangan itu. Perasaan bahagianya tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.


Sungguh, nikmat mana lagi yang akan dia dustakan?


Dia telah bersama dengan wanita yang dia cintai, memiliki putra tampan yang telah menyatukan kedua orang tuanya. Arby memang tidak pernah membuat apalagi mengajarkan Chiro membenci Freya, meskipun dulu Freya meninggalkan mereka berdua dan menghilang tanpa jejak.


Sebisa mungkin dia berusaha menahan air matanya. Rasa bahagia yang membuncah di dadanya saat ini, selalu membuatnya ingin menangis.


Cup


Freya mengecup pipi Arby, sekedar menguatkan pria yang telah menjadi suaminya itu.


Cup


Srby tak ingin kalah, dia pun mengecup kening Freya.


"Woy, jangan sosor-sosoran terus, lihat-lihat tempat, woy," celetuk Mico.


"Biarin, kali saja kalian ngiri terus nikah berjamaah," sahut Freya dengan tawa ringannya.

__ADS_1


"Tahu, jomblo terus. Nasib atau takdir?" tanya Arby.


Memang apa bedanya nasib dan takdir?


Freya memandang sahabat-sahabatnya.


Nuna, Nania, Aruna, Kirei.


Ikmal, Marcell, Vian.


Dia juga ingin mereka merasakan kebahagian seperti dirinya dan Arby.


Entah siapa bersama siapa.


Wajah lama atau wajah baru.


Tak pernah ada jalan yang selalu mulus.


Akan ada kerikil yang membuat terasa perih saat melangkah.


Akan ada tikungan membuat langkah tak berjalan lancar.


Bahkan ada turunan yang membuat langkah seperti menuju jurang kematian.


Arby sudah merasakan semua itu.


Namun, apa pun yang akan dia hadapi nanti, jika bersama istri yang dia cintai, maka semuanya akan baik-baik saja.


Karena dia adalah penyemangatnya.


Harapan hidupnya.


Masa depannya.


Di tempat ini, tempat mereka berjuang untuk kesembuhan Freya, kini menjadi tempat yang menjadi saksi bisu kalau Freya dan Arby telah kembali bersama.


Doa yang diberikan oleh para tamu yang juga ikut menyaksikan kebahagian keluarga besar.

__ADS_1


Zanuar dan Abraham ....


Sayangku, tak apa jika kamu melupakan semua hal di masa lalu. Bukankah yang terpenting adalah masa depan? Cukup lihat aku yang akan terus menggengam tanganmu. Yang berlalu biarlah berlalu. Ayo kita rajut kebahagiaan bersama.


Cintaku, terima kasih telah kembali pulang. Terima kasih karena telah bersedia menghabiskan sisa umur bersamaku. Terima kasih atas segala kejutan yang kamu berikan untukku.


Belahan jiwaku, bersamamu adalah kebahagiaan bagiku. Melangkah denganmu adalah keinginanku. Maka, ayo kita saling berlegangan tangan dan tak melepaskannya, meski apa pun yang terjadi.


Bidadari surgaku, kamu adalah satu-satunya bagiku. Kamu adalah yang terindah dalam hidupku. Jadi, teruslah mewarnai hidupku.


Ya, bagiku tak penting masa lalu, mau itu turun atau indah, karena yang terpenting adalah masa depan.


Kamu adalah rumahku ....


Dan aku adalah tempatmu pulang ....


FOREVER AND EVER


......πŸ‘‰TomatπŸ‘ˆ......


...Alis...


...❀Tamat❀...


...😭😭😭😭😭...


Buat yang belum rela, aku juga masih galau.


Aku mau ngurusin Beo duluπŸ™Š pada tahu kan Beo itu siapa? 😁😁


Sama si Marva, yang puyeng sama istri pertama dan kedua. Nanti Freya dan Arby ngerusuh di sana, karena sebenarnya cerita ini sama cerita itu masih sejalan.


Pokoknya, di Mother juga beda, lah. Yang di Pernikahan Dini mungkin kalian kira mereka akan bersama, eh tahu-tahu pisah. Di Jarak, ternyata si Arby menunjukkan kemesumannya yang gada di APD. Jadi, bacalah Mother πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ


Sama Beo juga, buat yang belum ngikutin. Kasihan dia, dicuekin terus sama Nuri πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Oya, jika kalian berkenan, jangan hapus cerita ini dari favorit, yaπŸ™

__ADS_1


__ADS_2