Jarak (Dikejar Hot Duda)

Jarak (Dikejar Hot Duda)
219 Eksis


__ADS_3

Hari ini mereka akan kembali ke Jakarta, kota yang sangat Arby sukai. Karena apa? Karena di kota itu, dia mencetak banyak anak no retur no reject.


Tapi ada juga yang sangat sedih, yaitu Ti J. Mereka baru mau praktek langsung bahasa Jepang di negaranya, eh malah dibawa pulang.


"Kita foto-foto dulu, ya."


Mereka foto-foto di kamar hotel. Nanti mau bilang ke teman-teman mereka, kalau mereka sudah pernah tidur di hotel mewah, dong. Di Jepang, lagi. Padahal ponsel mereka sudah lebih dengan foto-foto mereka selama ada di Jepang.


Mereka tiba di bandara.


"Tuan, bisa tunggu sebentar?" tanya Jan.


"Mau apa?"


"Mau foto-foto dulu."


Mereka bertiga langsung berfoto dengan background jet pribadi Arby dan mengunggahnya di sosial media dengan caption:


😎Holang kaya gitu, loh.


Ini di Jepang loh, lagi menjemput jodoh🤗


Calon istriku, ini ayang mau mudik dulu, ya, ke Indonesia. Kangen sama jengkol dan Pete, ditambah ikan asin dan sambal terasi😘😍🥰


Daddy dari calon anak-anakmu mau ngurus perusahaan dulu, nyari sebongkah berlian😌🤍


Gudbai eplih badeh🕺🕺🕺


Arby mengambil ponsel Jan, dan hampir saja melemparnya saking syoknya membaca unggahan itu. Freya menggigit lengan Arby, meredam tawanya sambil memegang perutnya yang berguncang.


"Jadi pengen ngadopsi kalian jadi anak," ucap Freya.

__ADS_1


Arby langsung melotot serem.


"Beb, jangan ngadi-ngadi, deh. Ya kali kita punya anak setua ini!"


Freya semakin mencengkram lengan Arby dengan kuat, tubuhnya semakin berguncang.


"Kalian nih, kalau anak saya brojol di sini, kalian tanggung jawab, loh."


Tapi Arby sebagai bos, juga tidak mau kalah eksis. Dia mengambil ponselnya sendiri dan mengumpulkan empat bocah untuk berfoto.


Arby juga melihat postingan dari Ti J itu mendapatkan banyak love dari netizen, terutama cewek-cewek cantik. Entah cewek beneran, atau foto orang yang diaku-akui.


Ti J kembali beraksi karena kesenangan. Dia berfoto bersama senior-seniornya dengan caption:


Bersama para bodyguard, ini sebagai hadiah untuk mereka yang sudah bekerja keras 💪


Siap-siap saja nanti kalau sudah tiba di Jakarta, mereka bakalan kena pites!


"Gak apa, Yang. Anggap saja amal, menyenangkan orang lain." Freya mengusap lengan Arby sambil tetap menahan tawa.


Akhirnya mereka masuk ke dalam jet.


"Apa, mau foto-foto lagi? Mau pamer oso jet lagi?" tanya Arby.


Mereka bertiga mengangguk.


"Ya sudah."


"Yeyy!"


"Tapi jangan foto kamar."

__ADS_1


"Siap, Tuan."


Kamar adalah tempat khusus untuk istri dan anak-anaknya istirahat, tidak akan dia ijinkan sembarangan orang masuk, apalagi berbuat seenaknya, tetap harus ada batasannya.


Ti J juga sudah tidak grogi lagi dengan pesawat. Mereka sudah bisa duduk dengan tenang.


"Om, Om, kenapa Om poto-poto telus?"


"Biar punya banyak cewek."


"Belalti cewek kami juga banyak ya, Om? Kan kami cama Daddy juga cuka poto-poto."


Ti J meneguk saliva mereka.


"Nih, kalian mau makan kue, enggak?"


Jurus paling aman, adalah mengalihkan perhatian mereka dengan memberikan kue.


"Pangkuin, Om."


Ti J langsung memangku Sachi dan kembar. Mereka makan kue mochi dengan nikmat.


"Mau susu."


Susu juga Sidah disiapkan dalam botol. Ketiganya ditimang-timang oleh Ti sampai mata mereka mengecil dan tidak lama ke tidur.


"Yang, sini kamu aku timang-timang," ucap Arby mengedipkan matanya pada Freya.


Belum juga Freya menjawab, Chiro langsung duduk di atas pangkuan Arby.


Gagal modus, deh!

__ADS_1


__ADS_2