Mama Untuk Anakku

Mama Untuk Anakku
Maid


__ADS_3

Pagi hari Nadin sudah terbangun menyiapkan persiapan anak dan suaminya. Nadin menyiapkan seragam sekolah untuk Nayya setelah itu barulah Nadin membangunkan anak sulungnya.


"Sayang, bangun yuk. Udah siang nih nanti kesiangan loh sekolahnya."


Nayya mengerjapkan matanya kemudian terduduk.


"Kaka, sekolah di antar Mama?" Tanya Nayya.


"Maaf sayang. Hari ini diantar Mba.Sus dulu ya. Hari ini mau datang orang buat bantu Bibik." Jawab Nadin memberikan pengertian pada anaknya.


"Oke. Nayya mandi dulu Mah."


Nayya mandi dengan di bantu Nadin. Setelah anak sulungnya siap Nadin beralih pada Nathan memandikannya lalu meminta Nathan turun untuk sarapan. Berlanjut pada suaminya yang ternyata sedang bermain bersama Neta di kamar mereka.


"Sayang, belom mandi juga?" Tanya Nadin. Dan Angga menjawab dengan menunjukan Neta pada Nadin.


"Wealah.. Anak Mama sudah bangun ya. Mau mandi juga?" Tanya Nadin pada bayinya. Neta pun tersenyum melihat Mamanya.


"Ayok Yang. Mandiin Neta bareng sama Mas."


"Ngga yah. Kasian Neta masih bayi. Kalo mandi sama kamu bisa lama. Bisa-bisa masuk angin nanti." Cerocos Nadin.


"Ngga Yang. Mas mandiin Neta setelah itu baru Mas mandi." Tawar Angga.


"Baiklah." Jawab Nadin menyerah.


Kemudian Nadin mencopot semua baju Neta dan menyerahkannya pada Angga. Setelah Neta di bawa Nadin menyiapkan baju untuk Neta sambil menunggu Neta do bawa keluar oleh Angga.

__ADS_1


Dirasa cukup Angga membawa Neta keluar dari kamar mandi dan menyerahkannya pada Nadin. Setelah itu Angga kembali kedalam kamar mandi untuk membersihkan badannya.


Setelah ketiganya rapih dan wangi. Ketiganya turun ke meja makan menyusul Nayya dan Nathan yang sudah lebih dulu turun. Nadin menyerahkan Neta pada Mba.Sus terlebih dulu. Setelah itu Nadin melayani suaminya untuk makan.


Nayya dan Nathan makan dengan khidmat tanpa suara. Bahkan saat Angga dan Nadin menghampiri mereka berdua. Angga dan Nadin mengecup puncak kepala keduanya.


Setelah sarapan selesai. Angga pamit untuk pergi ke kantor. Sementara Nayya pergi ke sekolah diantar Mba.Sus. Nathan dan Neta masuk ke dalam. Nadin menemani Nathan bermain sambil berjemur di halaman samping.


"Sayang, hati-hati yah mainnya. Jangan jauh-jauh dari Mama." Teriak Nadin.


"Oke Ma." Jawab Nathan.


Setelah dirasa cukup untuk Neta berjemur Nadin meletakkan Neta pada strolernya. Sedikit menutup strolernya agar mata Neta tidaj silau oleh matahari. Nadin mendorong bolak balik stroler Neta seoleh sedang mengayun.


Tak butuh waktu lama Neta pun tertidur dalam strolernya. Nadin memperhatikan Nathan yang tengah bermain mobil-mobilan.


"Owh! Iya makasih Bik. Tolong bawa Neta ke kamar ya bik." Titah Nadin.


"Iya Buk." Jawab Bik.Ani.


"Sayang, ayok masuk dulu. Mama ada tamu." Teriak Nadin pada Nathan.


Nathan pun menghentikan mainnya dan berlari menuju Mamanya.


Nadin dan Nathan kedepan menemui orang-orang yang dimaksudkan.


"Halo, salam kenal. Saya Nadin istri dari Pa.Angga." Ucap Nadin.

__ADS_1


"Salam kenal juga Bu." Jawab mereka serempak.


"Saya Lulu Bu." Maid 1


"Saya Mimin Bu." Maid 2


"Saya Nina." Maid 3


Kalian sudah pernah kerja rumahan?" Tanya Nadin.


"Sudah Bu." Jawab ketiganya kompak. Dan Nadin pun memberikan senyumannya.


"Kok jawabnya cama-cama telus Mah." Tanya Nathan polos. Dan Nadin pun menyunggingkan senyumannya.


"Penghuni di rumah ini Ada saya, suami saya dan tiga anak kami. Ini anak kedua kami. Anak pertama Kami tengah bersekolah di antar oleh Mba.Sus sementara anak ketiga Kmai tengah tertidur di temani oleh Bik.Ani." Terang Nadin.


"Untuk yang berjaga di depan dua orang siang hari dan dua orang malam total ada empat orang. Dan satu orang supir. Meskipun anak-anak memiliki suster sendiri tapi kalian juga harus menjaga mereka." Titah Nadin.


"Baik Bu." Jawab ketiganya kembali.


"Kalo begitu mari saya tunjukan kamar kalian. Untuk pembagian kerja silahkan kalian bicarakan dengan Bik.Ani ya." Pesan Nadin.


"Iya Bu."


Setelah Nadin menunjukan kamar mereka Nadin dan Nathan pergi kamarnya untuk menggantikan Bi.Ani menjaga Neta. Bi.Ani segera menemui tiga orang yang akan menjadi partner kerjanya.


Nathan bermain bersama Nadin di kamar Nadin karena Neta tengah tertidur.

__ADS_1


Sampai disini dulu semuanya. Jangan lupa like dan komen ya. Terima kasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2