Mama Untuk Anakku

Mama Untuk Anakku
Permintaan Neta


__ADS_3

Nadin kembali ke ruang keluarga setelah berganti pakaiannya. Nadin ikut bergabung bersama Ibu dan Ayah. Nadin menyuapi Ibu buah-buahan. Ibu selalu meneteskan air matanya kala Nadin menyuapinya.


"Ibu, sudah dong. Jangan nangis ya." Ucap Nadin mengusap lembut tangan Ibu.


Ayah yang melihatnya pun akan terbawa terharu karena ketulusan Nadin merawat Istri tercintanya. Nadin sangat telaten merawat ibu mertuanya.


"Ma, adek mau nuget." Pinta Neta.


"Boleh. Sebentar Mama ambilkan ya." Ucap Nadin sambil berdiri dari duduknya untuk mengambilkan nuget permintaan Neta.


"Nadin tinggal sebentar ya Bu." Pamit Nadin pada Ibu. Dan dijawab dengan anggukan dan senyuman oleh Ibu.


Nadin pun segera menggoreng nuget permintaan Neta.


"Biar saya lanjutkan Bu." Ucap Bik.Ani.


"Ngga apa-apa Bik. Biar Nadin aja. Bibik kerjakan yang lain saja ya." Tolak Nadin lembut.


Bik.Ani pun kembali melakukan pekerjaannya. Setelah selesai menggoreng nuget kesukaan Neta Nadin pun segera memberikan nugetnya pada Neta.


"Ini sayang. Ayo cuci tangan dulu sebelum makan." Titah Nadin.


"Iya Ma." Jawab Neta.

__ADS_1


Neta pun segera berlari menuju wastafel untuk mencuci tangannya. Setelah itu mendekati Nadin untuk memakan nugetnya. Tapi sebelum Neta memakannya seperti kebiasaannya Neta akan menawarkannya terlebih dahulu pada orang-orang di dekatnya.


"Oma, Opa, mau nuget?" Tawar Neta.


"Tidak sayang. Opa sudah banyak makan cemilan ini." Tolak Opa seraya menunjuk toples-toples makanan di hadapannya.


"Tidak." Bisik Oma sambil mengangkat kelimanjari tangannya.


"Baiklah. Mama mau?" Tanya Neta pada Nadin.


"Ngga sayang. Kamu habiskan saja ya. Tapi, jangan terburu-buru makannya ya." Ucap Nadin lembut.


"Oke Ma." Ucap Neta.


"Ma, nugetnya sudah habis." Lapor Neta pada Nadin.


"Adek mau lagi?" Tanya Nadin


"Ngga Mah. Adek mau puding saja." Jawab Neta.


"Oke. Mama simpan piring bekas nuget dulu ya. Nanti Mama bawakan pudingnya." Ucap Nadin.


Neta hanya menganggukan kepalanya dan menganggkat ibu jarinya tanda setuju.

__ADS_1


Nadin pun membawakan puding untuk Neta juga untuk Opa dan Oma. Nadin menyodorkan piring puding kepada Ayah lalu kepada Neta. Dan piring Ibu Nadin yang memegangnya karena Nadin akan menyuapinya.


"Makan puding ya Bu." Ucap Nadin dan ibu oun hanya mengangguk.


Neta makan puding dengan lahap. Setelah piring pudingnya habis Neta kembali bermain di sudut ruang keluarga. Nadin menyimpan piring-piring bekas pakainya ke dapur. Dan di sambut oleh Maid 2 untuk membawakan piring yang Nadin bawa.


"Makasih Bik." Ucap Nadin.


"Sama-sama Bu." Jawab Maid 2.


"Ibu, sekarang Ibu istirahat dulu ya. Nanti Nadin bangunkan Ibu pas makan siang." Titah Nadin pada Ibu.


Nadin pun segera mendudukan Ibu di kursi rodanya. Kemudian Nadin mendorongnya dan di ikuti oleh Ayah di belakang mereka. Ayah membantu membukakan pintu kamarnya agar memudahkan Nadin masuk bersama Ibu.


Sampai di dalam kamar Nadin menidurkan Ibu perlahan dan menyelimuti ibu hingga ke pinggang.


"Istirahat ya Bu. Nanti Nadin kembali pas makan siang. Ibu di temani Ayah ya." Ucap Nadin.


Setelah dirasa Ibu nyaman Nadin pun menyimpan kursi roda pada tempatnya.


"Nadin tinggal ya Yah, Bu." pamit Nadin keluar dari kamar Ayah dan Ibu.


"Terima kasih Nad." Ucap Ayah. Nadin pun hanya tersenyum menjawabnya.

__ADS_1


Sampai disini dulu ya semuanya. Jangan lupa like dan komen ya. Terima kasih 🙏🙏🙏


__ADS_2