
Setelah yakin Angga baik Nadin pun pamit kembali bekerja. Kali ini Nadin tidak kembali ke kampus melainkan ke rumah sakit tempat mahasiswanya praktek.
Angga kembali mengistirahatkan diri sementara Nadin kembali bekerja. Sampai rumah sakit pertama Nadin menemui mahasiswanya. Seperti biasa Nadin menerima curhatan mahasiswanya. Di rumah sakit kedua pun Nadin melakukan hal yang sama kepada para mahasiswanya.
Saat Nadin melangkahkan kakinya pulang tiba-tiba ada yang memanggilnya. Nadin menoleh dan mengamati siapa yang memanggilnya.
"Nad, apa kabar?"
"Baik. Ada apa?"
"Kamu kerja disini?"
"Ngga."
"Kamu belum maafin aku Nad?"
"Sudah. Ada apa ya?"
"Hanya ingin tau kabar kamu Nad."
"Kabar baik bahkan baik sekali."
"Syukur klo begitu. Sibuk ngga?"
"Maaf ya. Saya sudah di tunggu orang. Permisi ya."
Nadin pun berlalu pergi. Karena yang memanggilnya adalah orang dimasa lalunya. Orang yang selalu ingin dia hindari. Tapi, kali ini Nadin begitu santai menghadapi orang tersebut.
Nadin langsung memasuki mobilnya dan langsung melajukan mobilnya perlahan keluar dari rumah sakit kedua yang merupakan rumah sakit terakhir.
Sampai di kediaman Bagaskara Nadin langsung memarkirkan mobilnya dan langsung masuk kedalam. Nayya langsung menyambut kedatangan Nadin.
"Mama,,,"
"Halo cantik. Sebentar ya jangan peluk mama dulu."
"Kenapa ma?"
"Mama baru di rumah sakit sayang. Mama bersih-bersih dulu ya sayang."
"Oke mah."
Nadin langsung masuk kedalam kamar dan bersih-bersih. Tak butuh waktu lama Nadin keluar dari kamar dan langsung mencari Angga.
__ADS_1
"Bu,"
"Kamu sudah pulang Nad."
"Iya bu. Ka.Angga sudah baikan?"
"Sudah sayang. Angga sekarang di belakang sama Ayah."
"Alhamdulillah."
"Kamu jadi pulang Nad?"
"Jadi bu. Ngga enak sama Kasih."
"Malam ini?"
"Besok pagi bu. Soalnya acaranya juga sore."
"Ibu sama ayah ada acara ke kota JK. Jadi, mungkin nanti ibu sama ayah mampir sebentar ke rumah."
"Owh! Iya bu."
Nadin ngobrol santai bersama ibu. Nayya pun ikut menimbrung bercerita kepada Nadin dan omanya. Karena hari semakin sore Angga dan Ayah pun masuk. Betapa Angga merasa senang ketika melihat wanita-wanita nya tengah berkumpul.
"Iya Opa."
"Sudah lama datangnya?"
"Lumayanlah sekitar tiga puluh menitan. Kaka udah baikan?"
"Udah sayang. Khawatir banget ya?".
"Iih,,, lagi sakit juga masih aja jail."
"Amel belum datang bu?" Tanya Ayah.
"Amel mampir ke butik dulu katanya ngambil baju."
"Kamu ga beli baju yang?"
"Pake yang ada ajalah ga sempet lagi."
"Wealah Nad. kamu masih bisa beli sekarang loh biar besok bisa di pake." Saran ibu.
__ADS_1
"Ga apa-apa bu. Nanti aja klo nikahannya hehehe..."
"Jangan terlalu hemat Nad. Mintalah sama Angga."
"Iya Yah."
Mereka pun bercengkrama bersama. Bibi memberi tahukan makan malam sudah siap. Bersamaan dengan datangnya Amel. Mereka semua pun berpindah ke meja makan.
"Ka, besok gimana?"
"Besok jadi. Kaka sudah baikan."
"Yakin ka?"
"Yakinlah."
"Jangan terlalu dipaksakan Ka. Klo gitu nanti Nad yang nyetir yah."
"Besok kaka sudah lebih segar sayang."
Mereka pun melanjutkan makan malamnya. Setelah selesai Amel pamit ke kamar untuk menyiapkan perlengkapan yang akan dibawa besok pagi. Nadin menemani Nayya bermain terlebih dahulu sembari mengobrol bersama yang lainnya.
Nadin melihat Nayya sudah kelelahan dan mengantuk. "Cantik sudah mengantuk ya? Yuk kita bobo."
Nayya pun menghambur kedalam pelukan Nadin bermanja dan meminta Nadin menggendongnya. Nadin pun menggendong Nayya ke kamar.
"Ka, ga pengen cepet di halalin liat udah kaya begitu."
"Mau sih yah. Tapi mungkin waktunya belum tepat."
"Klo Ayah sama orang tua Nadin meminta kamu menikahi Nadin besok pagi kamu siap?"
"Dengan senang hati yah." Jawab Angga disertai tawa.
"Maunya kamu itu mah kan Ka." Ucap Ibu.
"Nah, ibu tau apa yang anaknya mau."
Tak lama Angga pun masuk ke kamar untuk istirahat. Ibu meminta mba.Sus mempersiapkan perlengkapan Nayya untuk pergi besok. Mba.Sus pun boleh libur dua hari karena Nadin memintanya. Untuk kali ini Mba.Sus boleh libur. Karena keberangkatan mereka besok tak begitu repot.
Mba.Sus merasa senang dan memilih berpamit menemui keluarganya. Nadin mengijinkannya sampai hari senin pagi. Angga pun menyetujuinya karena yakin Nayya akan sangat senang berada dekat terus bersama Nadin.
Sampai disini dulu ya. Jangan lupa like dan komentnya ya. Yang punya koin boleh dong bagi tip'snya. Terima kasih... 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1