
Setelah Neta terbangun Nadin dan anak-anak keluar dari kamar Nadin. Nathan berlari kecil dan Nadin sambil menggendong Neta berlari kecil seolah mengejar Nathan dan itu membuat Neta tertawa lepas.
"Ayo kejal. Kejal Mas dek." Teriak Nathan sambil berteriak.
"Hati-hati Mas. Nanti jatuh." Pesan Nadin pada Nathan.
"Iya Mah." Jawab Nathan.
Neta hanya tersenyum melihat Nathan.
"Sudah Mas. Mama capek nih." Keluh Nadin sambil pura-pura kelelahan terduduk di lantai.
Nathan pun menghampiri Nadin dan Neta. Kehadiran Nathan malah membuat Neta berteriak dan tertawa lebih kencang.
"Baaa..." Ucap Nathan pada Neta. Dan Neta tertawa lagi.
Tingkah keduanya membuat Nadin merasa gemas. Nadin mencium gemas kedua anaknya. Para Maid baru merasa kagum dan bahagia melihat Nyonya dan anak-anaknya tertawa bahagia.
Ting Tong... (Anggap aja bunyi bel rumah ya)
Maid 1 segera melihat tamu yang datang.
"Selamat siang. Ada yang bisa saya bantu?" Tanyanya pada tamu yang datang.
"Bu.Nadin ada?"
"Maaf dari mana Mba?"
"Saya Amel dan ini ibu saya."
"Baiklah. Sebentar saya beritahu Ibu dulu." Maid 1 pun kembali kedalam tanpa meminta Ibu dan Amel untuk masuk.
"Ya ampun. Ko kita ga di suruh masuk sih Bu." Kesal Amel.
"Dia baru Mel. Sudah biarkan saja."
Sementara Maid 1 pergi ke dalam memberitahukan Nadin bahwa ada tamu yang mencarinya.
"Siapa Bik?" Tanya Nadin.
__ADS_1
"Katanya Bu.Amel sama Ibunya."
"Hah! Itu mertua Adik ipar saya sama mertua saya Bik. Ayo suruh mereka masuk." Jawab Nadin.
"Masya Allah. Maafkan saya Bu." Sesal Maid 1.
"Ngga apa-apa Bik. Jangan lupa meminta maaf pada mereka ya Bik." Titah Nadin lembut.
"Iya Bu." Dan Maid 1 pun segera kembali ke depan menghampiri Amel dan Ibu.
"Maafkan saya Bu. Mari silahkan masuk." Ucap Maid 1 sambil menunduk hormat.
"Tidak apa-apa Bik. Terima kasih ya." Ucap Ibu. Dan maid 1 hanya mengangguk menjawabnya.
"Teteh..." Teriak Amel.
"Mel, Bu. Mari masuk. Nadin lagi jagain Nathan sama Neta main." Jawab Nadin dari halaman belakang.
"Masya Allah Nad, rumah kalian jadi terlihat luas ya." Takjub Ibu.
"Makasih Bu. Mas.Angga yang cari Bu." Jawab Nadin sambil menyalami ibu mertuanya.
"Kalian cuma berdua? Dimana anak-anak Mel?" Tanya Nadin.
"Kamu ga ikut mereka?"
"Tadi ada janji sama klien Teh. Terus pas mau pulang Ibu ngajakin ke sini ya udah langsung kesini aja."
"Loh, ibu ga bareng Amel datangnya?"
"Ngga tadi Ibu di antar supir. Terus sekarang dia ibu suruh pulang." Terang Ibu.
"Owh! Begitu."
Mereka pun bermain bersama. Amel sibuk dengan kerjaannya di tablet yang dia bawa. Ibu melepas rindu bersama cucu-cucu dan nenantu. Tak berselang lama Nayya datang bersama dengan Mba.Sus.
"Assalamu'alaikum." Ucap Nayya dan Mba.Sus bersamaan.
"Wa'alaikum salam." Jawab Ibu dan Nadin.
__ADS_1
"Omaa...." Teriak Nayya.
"Halo cucu Oma yang cantik." Sapa Ibu.
"Nayya kangen sama Oma." Ucap Nayya sambil memeluk Omanya.
"Oma juga kangen sama cucu Oma ini." Jawab Ibu sambil membalas pelukkan Nayya.
"Kaka ganti baju dulu yuk. Kasian Oma bau keringet." Ajak Nadin.
"Siap Mamah." Ucap Nadin dan pergi meninggalkan Oma di antar oleh Nadin.
Sebelum Nadin mengantar Nayya ke kamar Nadin meminta maid menyiapkan makan siang untuk mereka. Kemudian Nadin menyusul Nayya ke kamarnya.
"Gimana sekolahnya tadi sayang? Ada yang sulit?" Tanya Nadin kepada Nayya sambil mengganti pakaian Nayya.
"Ngga ada Mah. Tadi kita nyanyi-nyanyi sama Bu.Guru." Celoteh Nayya.
"Kaka senang?"
"Iya Mah. Besok kata Bu.Guru sekolah Kaka libur Mah." Lapor Nayya.
"Owh! Ya. Kenapa?" Tanya Nadin seolah tak mengetahuinya. Padahal Nadin sudah di beritahu oleh guru Nayya melalui pesan WhatsApp.
"Kata Bu.Guru libur sehari soalnya Bu.Guru mau rapat Mah."
"Baiklah. Besok Kaka mau kemana?" Tawar Nadin.
"Kaka mau ke rumah Aki boleh?" Mohon Nayya sedikit takut.
Nadin mengembangkan senyumnya. Itulah hal yang selalu Nayya inginkan jika libur sekolah. Ke rumah Aki dan Nenek.
"Boleh. Tapi, lusa kaka masih harus sekolah gimana dong?" Tanya Nadin.
Nayya menundukan kepalanya. Raut mukanya beralih menjadi sendu. Nadin pun memeluk Nayya. Menenangkan anak sulungnya.
"Lusa pulang sekolah saja ya perginya. Biar Kaka bisa dua hari full di rumah kakek." Tawar Nadin pada Nayya.
Raut muka Nayya pun kembali berbinar.
__ADS_1
"Makasih Mah." Ucap Nayya kemudian mencium pipi kanan dan kiri Nadin.
Sampai disini dulu semuanya.. Jangan lupa like dan komennya ya. Dan terima kasih buat dukungannya. Terima kasih 🙏🙏🙏🙏