
"Nad, terus gimana persiapannya sebulan loh?" Tanya Ivan.
"Kata Mama sama Ibu semua diserahin aja ke WO."
"Lu dah ada WOnya Nad?" Tanya Kasih.
"Belumlah. Kepikiran juga ngga nikah bulan depan. Ini sekalian gw mau umumin terus mau tanya-tanya kira-kira kalian ada ngga WO ngga."
"Klo ga salah ada deh temen kita yang punya WO." Jawab Arif.
"Terus rencana S3 Lu gimana Nad?" Tanya Aldo.
"Itu mah jalan dong Do. Gw ga bakal larang dia."
"Nah udah di jawab."
"Bukannya udah mulai ya Nad?" Tanya Kasih.
"Eh, iya gitu?" Tanya Aldo.
"Udah. Makanya jalanin aja hehehe...."
"Kalo ga kuat tinggal melambaikan tangan ya Nad." Jawab Nando.
Hari semakin gelap mereka pun bubar dan pindah ke rumah Nadin. Kasih tidak ikut serta karena masih banyak keluarganya yang datang. Sekarang semua kumpul di rumah Nadin. Nayya menceritakan kegiatannya bersama Aki dan Nenek pada Nadin. Nadin mendengarkan dengan baik. Angga dan yang lain berkumpul di teras samping rumah Nadin.
Indah Dan Doni kebagian jaga malam. Keduanya pun berpamitan untuk piket. Bapa dan Mama mengajak Nayya untuk tidur bersama mereka. Nayya pun tak menolaknya dia langsung saja mengiyakan ajakan Aki dan Nenek.
Setelah Nayya masuk ke kamar bersama Bapak dan Mama Nadin ikut bergabung bersama kekasih dan para sahabatnya.
"Nad, udah di hubungi temen kita yang punya WO?" Tanya Arif.
"Belum." Jawab Nadin dengan santai.
"Yaelah Nad, kita aja udah deg-degan nah lu malah santai gimana sih?" Ujar Nando.
"Iya, gw ga tau nemornya be**"
"Yaelah Nad, lu tanya tuh di grup susah amat." Jawab Ivan.
"Iya bentaran gw masuk grup dulu."
Nadin pun menanyakan tentang orang yang dimaksud Arif di grup alumni. Dan langsung ada yang merespon karena memang orang-orang di grup tengah ngobrol-ngobrol. Nadin pun langsung save dan menghubungi orang yang bersangkutan.
"Halo, Ari?"
"Iya, siapa ya?"
"Gw Nadin."
"Hai Nad, apa kabar?"
"Baik gw. Ri, besok ada waktu ga?"
__ADS_1
"Besok jam berapa?"
"Kalo bisa pagi hehehe..."
"Bisa jam 7 gimana?"
"Oke deh. Gw tunggu di rumah ya Ri."
"Siap."
Telfon pun di putus. Nadin kembali berbincang-bincang bersama sahabat-sahabatnya.
"Udah ada konsepnya sayang?"
"Belum. Kaka ada?"
"Kaka ikut kamu aja."
"Hmmm... Liat deh besok yang di tawarin mereka yah."
"Kamu mau prewedding?"
"Boleh?"
"Boleh dong. Kita cari konsep yang di kota C atau gimana?"
"Untuk prewedding beda kan sama wedding?"
"Ada yang nawarin sekalian ada juga yang ngga. Gimana WO nya." Jawab Iwan.
"Boleh. Tolong carikan ya Wan."
"Siap Bos."
Karena mereka sudah terbiasa datang Bapa sama Mama pun sudah menyiapkan kamar untuk mereka. Jadi, untuk Iwan,Rian dan Aldo tidur satu kamar di kamar tamu. sedangkan Nando,Arif dan Ivan tidur di kamar biasa tempat mereka tempati. Dan Nadin tidur di kamarnya sendiri.
Pagi-pagi Nadin sudah bangun dan membanth Bibi di dapur. Setelah itu Nadin pergi ke taman belakang melihat kolam ikan Bapa. Memberi ikan makan lalu duduk di tepi kolam melihat ikan berenang-renang membuat damai.Angga mencari keberadaan Nadin di dapur.
"Aa cari teteh?"
"Iya Bi."
"Teteh, di belakang di kolam ikan."
"Makasih ya Bi." Angga pun langsung menghampiri Nadin.
"Sayang, kenapa?"
"Ngga apa-apa."
"Ko, pagi-pagi udah ngelamun sih?"
"Ngga, ini loh seneng aja liat ikan-ikan berenang rasanya damaaaiiiiii banget."
__ADS_1
Angga pun memeluk Nadin. "Kamu mikirin pernikahan kita ya?"
"Ko, tau?"
"Ga usah terlalu di fikirin sayang. Kita pasrahkan sama WO nya ya." Angga menenangkan Nadin mengusap puncak kepala Nadin.
"Iya Ka. Nad cuma takut mepet-mepet. Terus apa yang kita mau malah ngga ada atau aaahhh... Ga tau ah."
"Sayaaaang,,, yakinlah semua akan berjalan lancar dan semua akan baik-baik saja."
"Makasih ya Ka. Mau nerima aku yang begitu banyak kurangnya ini."
"Jangan ngomong gitu ah. Kita sama-sama belajar saling memahami yah."
Nadin menganggukan kepalanya dan bersandar di dada Angga menelusup di pelukan Angga.
"Ya ampuuun masih pagi kali..." Goda Rian.
"Rian, gw fikir hantu."
"Sial** Lu. Mana ada hantu cakep begini."
"Lagian Ka.Rian ngagetin aja deh. Ngiri ya. Ntar bentar lagi Kasih kesini Ko."
"Hmmm... Awas ya kalian."
Nadin masuk kedalam melihat persiapan untuk sarapan. Dan melihat Nayya sudah bangun apa belum.
"Mama... Selamat Pagi."
"Hai cantiknya Mama selamat pagi. Gimana bobo sama Nenek Aki Asik?"
"Asik Mah. Nayya di peluk Nenek hangat."
"Alhamdulillah.. Mandi yuk nanti kita sarapan."
"Oke mah. Nenek Nayya mandi dulu ya sama mama."
"Iyaa... Kalo udah cantik nanti main lagi sama Nenek sama Aki yah. Tuh liat si Aki mau ngambil ikan."
"Iya Nek."
"Bapa mau ngambil ikan dimana Mah?"
"Di kolam kebun. Kata ivan sama Nando kalian mau bakar ikan."
"Eh, kapan mereka bilangnya?"
"Kemarin. Jadi Bapa mau ngambil ikan sama mereka."
"Owh! Ya udah teteh mau mandiin Nayya dulu."
Sampai disini dulu ya..
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentnya ya. Yang punya koin boleh dong kasih tipsnya.
Terima kasih 🙏🙏🙏🙏