Mama Untuk Anakku

Mama Untuk Anakku
Persiapan Pernikahan


__ADS_3

Nadin terus menangis dipelukan Ibu. Ayah menemani dan mengusap punggung Nadin. Ibu sudah tak tau lagi harus bicara apa hanya mampu mengeratkan pelukan dan mencium puncak kepala Nadin. Sampai Nadin terlelap di pangkuan Ibu.


Angga membawa Nadin ke kamar dengan menggendong Nadin ala bridal. Nadin tak merasakan badannya melayang dan berpindah ke kamar.


Cukup lama Angga menunggu Nadin tidur. Dering ponsel Angga matikan agar tak mengganggu Nadin. Iwan terus menganari perkembangan perusahaan lewat email. Karena Angga tidak bisa kembali ke kantor. Nadin menggerakkan badannya namun matanya masih terpejam.


"Sayaaang," Bisik Angga lembut di telinga Nadin. Nadin membuka matanya perlahan. Angga menghujani ci**an di wajah Nadin.


"Mmmmm Kakaaa...."


"Kesayangan Kaka jangan marah terus dooong. Kaka sedih klo kamu marah."


"Nad ngga marah."


"Terus, kenapa minta di jemput Ayah?"


"Nad cape mau pulang."


"Yakin? Hmm...." Angga terus menci**i Nadin.


"Kakaaa.... geli ih."

__ADS_1


Angga pun memeluk Nadin. Nadin membenamkan wajahnya di dada Angga. "Yang, boleh yah Kaka jengukin dede?" Nadin pun hanya menjawab dengan anggukan. Angga pun tak menyia-nyiakan kesempatan langsung saja Angga meluncurkan aksinya.


(Bayangin sendiri aja yah 🤭)


Waktu makan malam Angga dan Nadin keluar bersamaan. Ibu dan Ayah tersenyum melihat menantu kesayangannya sudah membaik.


"Alhamdulillah anak Ayah sudah segar kembali."


"Jangan sering bikin Nadin kelelahan Ka."


"Iya Bu. Lain kali Angga ga bawa Nad meeting terlalu lama."


"Serahkan saja pada Iwan jika ada meeting Ka."


"Teh, Amel suapin yah. Biar Kaka makan juga."


"Amel juga kan harus makan. Teteh nunggu Kaka makan aja."


"Amel sudah makan sama A.Arif. Jadi sekarang Amel suapi Teteh yah." Nadin pun megangguk.


Nadin pun sering mengakui kalo dirinya kelewat manja saat kehamilannya bertambah besar. Namun semua keluarga tak ada yang mempermasalahkannya. Bahkan Mama, Bapa dan Indah pun akan kebagian manjanya Nadin jika berkunjung ke kota C atau jika Nadin dan Angga ke kota J.

__ADS_1


Mama dan Bapa mengatakan bahwa Nadin kecil sudah mandiri apalagi setelah lahir adiknya dia semakin mandiri dan dewasa sebelum waktunya. Nadin sangat menyayangi Indah. Dia akan mengesampingkan segala urusannya jika sudah berurusan dengan adiknya.


Inilah kali pertama Nadin bersikap manja mama dan Bapa pun dengan telaten melayani Nadin. Terkadang Nadin selalu menangis pada Angga karena sikap manjanya. Namun Angga selalu bisa menenangkan Nadin dengan segala bujukan.


Pagi ini semua sibuk dengan persiapan pernikahan Amel. Besok adalah hari pernikahan Amel dan Arif. Keluarga Nadin sudah berkumpul di kediamanan Bagaskara. Kecuali Indah yang belum bisa bergabung dengan keluarga besar karena masih menjalankan tugasnya. Nadin selalu bermanja dengan Angga. Untunglah Nayya tak terlalu menghiraukan Mamanya. Nadin pun selalu menjadi Mama yang hangat kala Nayya berdekatan dengannya.


Nayya mampu mengusir rasa manja Nadin sejenak. Rasa tanggung jawabnya sebagai ibu mampu mengenyampingkan manjanya. Namun semua malah merasa mengiba. Walaupun tak bisa di pungkiri mereka pun merasa kasian dan bersalah memisahkan Ibu dan anak itu.


Nayya meminta tidur bersama Oma dan Opanya malam ini. Nadin merasa sedih mengapa Nayya tidak memilih untuk tidur bersamanya. Dengan bijaknya Nayya berkata.


"Mama, diperut mama ada adeknya Nayya nanti adek ketendang sama Kaka. Jadi, Nayya bobo sama Oma Opa aja yah."


"Tapi Mama juga kangen Loh sama Kaka."


"Ya sudah Kaka temani Mama sampai tidur yah setelah itu Kaka pindah ke kamar Oma."


Nadin pun memeluk erat anak kesayangannya. Tak terasa airmatanya lolos di pipi Nadin. Nadin mencium puncak kepala Nayya. "Kaka, bobo aja yah. Nanti Mama bobo sama Papa."


"Oke. Papa, jagain Mama sama Adek ya. Kaka bobo sama Oma Opa."


"Iya sayang. Met bobo sayang." Angga memeluk dan mencium puncak kepala Nayya.

__ADS_1


Mereka pun berpisah. Mama dan Bapa tidur di kamar tamu. Nadin kekamar bersama Angga. Nayya menyusul Oma dan Opanya ke kamar.


Tbc...


__ADS_2