Mama Untuk Anakku

Mama Untuk Anakku
Merajuk


__ADS_3

Ibu dan Nadin sudah menyiapkan segala cemilan untuk nanti sore. Karena nanti sore akan ada acara pengukuran baju untuk seragam nikahan Amel. Pernikahan Amel akan di adakan sebulan kedepan. Oleh karena itu, segala persiapannya di lakukan secara kebut.


Hari ini Angga bisa pergi ke kantor karena Nadin di sibukan dengan segala persiapan. Angga seperti kesetanan mengerjakan pekerjaan kantornya karena tidak ada gangguan dari Nadin. Nadin melupakan manjanya karena kesibukannya bersama Ibu.


Iwan hanya menggelengkan kepalanya melihat Bosnya bekerja tak mengenal waktu. Awalnya segala pekerjaan hari ini akan dilimpahkan kepada Iwan. Namun tiba-tiba saja Nadin mau Angga tinggal ke kantor dan disinilah Angga sekarang dikantor mengerjakan segala pekerjaannya.


Iwan menawarkan makan siang untuk Angga. Angga hanya mengangguk tak ingin pekerjaannya terganggu dengan makan siang. Baginya waktu sangatlah berharga hari ini. Sampai siang hari Nadin tak ada menghubunginya.


"Bro, dimakan dulu lah. Dari pada Lu sakit entar."


"Bentar lagi Bro tanggung."


Angga melewatkan jam makannya sampai deringan pada ponselnya membuyarkan konsentrasinya. Segera Angga mengangkat tanpa melihat sipenelfon.


"Kaka, pulang sekarang."


"Kenapa Bu?"


"Pokoknya pulang." Suara Ibu panik.


Angga langsung membereskan pekerjaannya.


"Kemana Bro?"


"Ibu nelfon gw nyuruh gw balik."


"Ada apa?"


"Gw ga tau. Gw balik duluan. Lu cepet beresin barang-barang Lu. Ditunggu di rumah."


"Siap. Lu hati-hati bawa mobil."

__ADS_1


Angga mengangguk dan segera berlari keluar. Fikirannya terus berputar ada apa sampai Ibu menelfonnya dengan nada kepanikan.


Sampai dirumah Angga langsung berlari mencari Ibu dan Nadin. "Bu, ada apa?"


"Kamu tuh keterlaluan."


"Keterlaluan apanya?"


"Seharian kamu kemana?"


"Dikantor." Jawab Angga polos.


"Kamu ngapain sih Ka di kantor sampai lupa ngasih kabar istri kamu."


"Astaga...." Angga pun segera berlari menuju kamarnya. Diketuknya pintu perlahan namun tak ada jawaban dari dalam. Angga membuka pintu perlahan. Dilihatnya Nadin tengah meringkuk di kasur.


"Sayang," Ucap Angga perlahan. Namun tak ada jawaban. Terdengar isak tangis Nadin.


"Kaka tau kaka salah. Maaf ya sayang."


"Kaka ga sayang Nad lagi."


"Heiii,,, masa iya. Istri secantik dan semanis Nad Kaka ngga sayang. Sayang banget lah."


"Bohong. Buktinya Kaka lupa sama Nad."


"Ngga sayang, Kaka ngga lupa. Kaka hanya menyelesaikan pekerjaan Kaka di kantor ngga kemana-mana. Kaka salah. Kaka ngga menghubungi Kamu. Kaka janji ngga akan pergi ke kantor tanpa Kamu."


"Bener? Janji?"


"Iya sayang." Mereka pun saling berpelukan. Angga mengusap air mata di pipi Nadin. Nadin masih terus terisak pilu.

__ADS_1


"Mau makan es krim?"


"Mau."


"Mau makan di sana atau dibeliin aja?"


"Makan di rumah aja."


"Oke, Kaka minta Iwan belikan yah. Sekalian dia kesini." Nadin hanya mengangguk menjawabnya.


Tiba-tiba terdengar suara perut Angga yang lupa di isi karen Angga terlalu sibuk bekerja. "Kaka belum makan?"


"Belum." Jawab Angga sambil nyengir pada Nadin.


"Kenapa?"


"Lupa sayang."


"Ya udah. Sambil nunggu es krimnya Kaka makan dulu ya."


"Iya. Kaka minta maid bawakan kekamar aja ya. Kaka ga mau ninggalin kesayangan Kaka lagi."


Nadin pun tersipu dan menggelayut manja pada Angga. Tak butuh waktu lama maid pun datang membawakan makan untuk Angga. Angga makan di temani Nadin yang masih menggelayut manja pada lengan kiri Angga.


Sampai Angga menyelesaikan makannya Nadin pun tertidur disamping Angga sambil terduduk. Angga membenarkan posisinya agar nyaman. Angga terus membelai rambut Nadin dan sesekali mengecup puncak kepala Nadin.


Angga selalu merasa beruntung mendapatkan Nadin. Nadin yang sedikit manja setelah hamil selalu dimanjakan Angga tanpa mengeluh. Angga merasa senang dengan sikap Nadin sekarang dibandingkan dulu sebelum hamil.


Nadin memang berubah 180 derajat setelah dirinya hamil dan itu membuat Angga makin menyayanginya. Rasa sayang dan cintanya seolah semakin bertambah disetiap detiknya.


Tbc...

__ADS_1


__ADS_2