
Hari ini Nadin dan Angga pulang menuju kota Y. Sesampainya di kota Y Nadin menyempatkan dulu pergi ke mini market untuk membeli makanan kesukaan anak-anaknya. Setelah dirasa cukup mereka pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju rumah.
Tak butuh waktu lama akhirnya mereka pun tiba di rumah. Tampak mobil suami Mba.Sus masih bertengger di halaman rumah mereka.
"Kita kok ga beli oleh-oleh untuk mereka Yang?" Tanya Angga.
"Sudah Mas. Sudah di bawa sama Bik.Nina kemaren." Jawab Nadin santai.
"Owh! Sedih ya. Nanti kita semua pulang. Mba.Sus di tinggal di sini sendiri." Ucap Angga.
"Iya Mas. Tapi ini pilihan Mba. Jadi kita berdo'a yang terbaik aja. Kita akan sering-sering jenguk dia." Ucap Nadin.
"Yuk. Kita turun sekarang." Ajak Nadin.
Mereka berdua pun turun dari mobilnya dan berjalan bergandengan menuju rumah utama. Nadin dengan tentengan belanjaannya untuk anak-anaknya. Sementara Angga dengan koper mereka.
"Assalamu'alaikum..." Ucap keduanya.
__ADS_1
"Wa'alaikum salam." Jawab semua yang ada di dalam.
"Mama... Papa..." Teriak anak-anak yang tengah asik bermain dengan Mba.Susi.
Nadin merentangkan tangannya dan anak-anaknya menghambur kedalam pelukan Nadin.
"Papa ga ada yang meluk nih?" Ucap Angga di buat seolah cemburu.
Anak-anak menoleh kearahnya kemudian melepaskan pelukannya kepada Nadin dan beralih memeluk Angga.
Setelah sedikit drama akhirnya kini meraka berkumpul di ruang keluarga. Ibu yang kini sudah semakin mambaik karena psrawatan dari suaminya Mba.Sus. Ayah yang tampak kembali raut bahagianya ketika mendengar kabar dari Amel.
Ah, rasanya mereka semua sudah tidak sabar ingin berkumpul kembali di kota C. Bila saja tak mengingat jadwal sekolah Nayya dan Nathan. Mereka berdua harus menyelesaikan ujian akhirnya terlebih dahulu sebelum keduanya meminta surat pindah kembali.
Satu bulan menunggu bukanlah waktu yang lama bagi mereka. Setelah ujian selesai saatnya pembagian buku lapor dan bersamaan dengan pamitnya Nayya dan Nathan dengan teman-temannya dan juga guru-gurunya. Karena setelah libur semester keduanya akan kembali bersekolah di kota C.
Setelah segala urusan sekolah selesai. Nadin kembali kerumah bersama kedua buah hatinya. Saat tiba di rumah mereka bertiga di kejutkan dengan kehadiran mobil yang mereka kenali. Mobil siapa lagi jika bukan mobil Angga.
__ADS_1
Nayya dan Nathan pun berlari berhamburan mencari Papa mereka. Keduanya tak menghiraukan peringatan Nadin untuk tidak berlarian. Nadin pun hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua anaknya.
Saat tiba di pintu utama Nadin melihat ketiga anaknya sedang asik mengerumuni Angga dengan segala ceritanya. Nadin menyunggingkan senyumnya. Nadin memasuki rumahnya dan langsung menuju dapur membawakan minuman untuk suami dan ketiga anaknya.
"Minum dulu yuk. Kalian pasti haus terus bercerita dengan Papa." Tawar Nadin.
Mereka berempat pun mengambil minuman yang di bawa Nadin. Tidak rebutan karena minuman yang di buat Nadin sudah sesuai dengan selera mereka masing-masing. Nadin duduk di kursi dekat mereka memperhatikan keempatnya minum.
Setelah minuman mereka tandas mereka pun mendekati Nadin kemudian memeluknya sebagai ungkapan terima kasih. Nadin hanya diam mendapatkan serangan pelukan dari ketiga anaknya dan suami tercintanya.
"Sudah dong. Mama ga bisa nafas nih." Gumam Nadin.
Akhirnya mereka semua melepaskan pelukan mereka.
"Terima kasih Ma." Ucap mereka bersamaan dan hanya di balas anggukan kepala oleh Nadin.
Sampai disini dulu ya semuanya. Jangan lupa like dan komennya Ya. Terima Kasih 🙏🙏🙏
__ADS_1