Mama Untuk Anakku

Mama Untuk Anakku
Ulang tahun Neta


__ADS_3

Satu tahun berlalu kini usia Neta sudah menginjak satu tahun. Neta tumbuh menjadi anak yang sehat dan menggemaskan. Hari ini di rumah Angga dan Nadin akan di adakan perayaan kecil-kecilan ulang tahun Neta. Hanya di hadiri oleh sahabat dan keluarga saja.


Disaat semua orang sibuk menyiapkan segala sesuatu untuk acara ulang tahun Neta. Nayya dengan telaten menjaga kedua adiknya yang lincah. Rafa dan Refa pun datang bersama kedua orang tuanya dan tak lupa Mba.Susnya.


Camel datang bersama dengan Aki dan Nenek. Indah dan Doni tidak dapat menghadiri acara ulang tahun Neta dikarenakan harus bertugas di rumah sakit.


Refa dan Nathan yang hanya berjarak beberapa bulan saja usianya selalu berebut mainan. Nayya dengan lembut melerai keduanya. Begitu pun dengan Camel karena usia Camel dan Refa hanya hitungan minggu bedanya.


Neta ingin selalu berada dalam gendongan Nayya karena tidak mau Nayya di rebut oleh Rafa. Mba.Sus Refa dan Rafa pun mulai kewalahan menangangi anak asuhnya. Karena Refa dan Rafa terus saja menjahili Camel dan Nathan.


"Aduh, Kaka pusing deh kalian berantem terus." Keluh Nayya.


"Kaka.Refa jangan nakal ya kasian tuh adek.Rafanya." Ucap Mba.Sus keduanya.


Namun Refa tak menghiraukan ucapan Mba.Sus nya sama sekali.


"Camel, Nathan duduk sini Kaka cape harus kejar kalian terus. Kasihan nih Neta kecapean juga." Pinta Nayya kepada kedua adiknya.

__ADS_1


Nathan dan Camel pun menuruti perkataan Kakanya.


"Refa sama Rafa juga duduk ya." Pinta Nayya. Dan keduanya pun duduk mengikuti perintah Nayya.


Baru saja Mba.Sus Refa dan Rafa bernafas lega karena keduanya menurut dengan Nayya tiba-tiba saja Plak Refa memukul Neta menggunakan mobil-mobilan yang tengah dia pegang.


Huaa....Huaa... Neta pun menangis dengan kencang. Nathan menarik Camel untuk menjauhi Refa dan Rafa. Sementara Nayya menggendong Neta berlari kearah Mamanya.


"Mama, lihat kepala Adik." Teriak Nayya memanggil Nadin. Nadin dan yang lainnya pun menoleh ke arah teriakan Nayya dan tangisan Neta.


"Kepala Adik di pukul mainan Mah sama Rafa." Jawab Nathan kesal.


"Owh! Sayang. Jangan nangis ya. Kaka Rafa tidak sengaja. Sini Mama obati ya lukanya." Ucap Nadin lembut tanpa menyalahkan siapa pun.


"Oma, Kan tadi Mas.Rafa sengaja pukul Adik Neta." Adu Camel pada Oma yang berada di dekatnya.


Oma pun tersenyum kepada Camel dan mengusap lembut rambut Camel.

__ADS_1


"Luka di kening Neta itu pasti sakit. Jadi Camel jangan melakukan hal yang sama dengan Mas.Rafa ya." Pinta Oma.


"Iya Oma." Jawab Camel.


Nayya, Nathan dan Camel pun kembali bermain. Namun ke tiganya tidak mau main bersama Refa dan Rafa karena kedua kakak beradik itu sangatlah nakal. Camel dan Nathan takut di pukul lagi seperti Neta.


Berbagai macam cara Nayya bujuk keduanya untuk kembali bermain bersama lagi namun keduanya pun tetap keukeuh tidak mau. Nayya pun pasrah mengikuti keduanya.


Rafa dan Refa akhirnya bermain berdua di temani oleh Mba.Susnya. Setelah Mba.Sus Nayya, Nathan dan Neta datang akhirnya Nathan dan Camel mau bermain bersama lagi dengan Rafa dan Refa.


Nayya pun bisa bernafas lega karena akhirnya ke empatnya sudah rukun kembali. Namun tidak dengan Neta karena Neta ngga mau lepas dari Nadin. Neta takut kakak-kakaknya akan mencelakainya lagi.


Akhirnya Neta hanya berpindah dari Nadin kepada Angga dan begitu seterusnya. Sampai acara ulang tahunnya selesai di laksanakan. Neta hanya mau turun ketika hanya ada Nayya, Nathan dan Camel tapi ketika Refa dan Rafa mendekat Neta akan langsung menangis.


Dan tangisan Neta membuat Nayya kewalahan karena tangisan Neta begitu histeris. Nayya pun harus segera membawa Neta kepada Papanya atau Mamanya.


Tbc...

__ADS_1


__ADS_2