Mama Untuk Anakku

Mama Untuk Anakku
Hari Pertama Magang


__ADS_3

Hari ini Camel berencana akan datang ke kentor Rama seperti yang sudah di rencanakannya. Camel tak mengetahui jika Gaga pun bekerja di tempat yang sama dengan Rama. Begitupun Gaga yang tak mengetahui jika Camelia akan datang ke kantornya.


Camelia memarkirkan mobilnya di tempat yang masih kosong. Tiba-tiba seorang satpam mendekatinya. Camelia pun menurunkan kaca mobilnya dan tersenyum ramah kepada satpam tersebut.


"Selamat pagi Mba." Sapa satpam tersebut.


"Pagi Pak. Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Camelia.


"Maaf Mba. Anda bisa memarkirkan mobil anda di sebelah sana." Tunjuk satpam tersebut kearah lahan parkir yang lain.


"Hm... Boleh Pak. Sebentar saya pindahkan." Jawab Camelia ramah.


"Terima kasih Mba." Ucap Satpam tersebut.


Akhirnya Camelia pun memindahkan mobilnya. Saat dirinya tengah membereskan barang bawaannya terlihat dua mobil mewah memasuki halaman parkir kantor dan salah satunya dia kenal.


Camelia segera berlari mendekati mobil Rama. Dan betapa terkejutnya Gaga melihat gadis yang di rindukannya melintas di depan mobilnya. Pandangan Gaga terus tertuju kepada Camelia.


"Selamat pagi Kak." Sapa Camelia ramah.


"Pagi. Wah, rajin banget jam segini udah datang." Puji Rama.


"Iya dong Kak." Jawab Camelia.


"Ya sudah kita keruangan Kakak saja dulu nanti biar sekretaris Kakak yang mengantarkan kamu." Ajak Rama.


"Siap Bos." Ucap Camelia menaikkan tangannya seperti sedang menghormat pada bendera.


Sementara Gaga masih mematung di dalam mobilnya sampai ketukan dari pintu membuyarkan lamunannya. Gaga membuka kaca jendelanya.


"Maaf Pa. Jadi di parkir mobilnya?" Tanya satpam yang tadi menegur Camelia.


"Hah! Oh, iya jadi Pak." Jawab Gaga kemudian memarkirkan mobilnya dengan benar.


Gaga pun segera berlari kelobi mengejar Kakak dan gadis pujaannya namun sialnya mereka sudah tak ada di sana.


"Kalian lihat Pak.Rama?" Tanya Gaga pada Resepsionis.


"Beliau naik menggunakan lift khusus Pak bersama seorang wanita dan sekretarisnya." Jawab Resepsionis tersebut.


"Owh! Baiklah terima kasih." Jawab Gaga kemudian naik menggunakan lift karyawan.


Sampai di atas Gaga langsung menuju ruangan Kakaknya. Gaga mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum memasukinya. Terdengar suara Rama mempersilahkan masuk dan masuklah Gaga kedalam ruangan Rama.


"Ada apa?" Tanya Rama yang melihat Gaga seperti mencari sesuatu.


"Kakak membawa Camelia kesini?" Tanya Gaga to the poin.


"Hm." Jawab Rama singkat dengan mata yang masih tertuju pada layar laptopnya.


"Dimana dia sekarang?" Tanya Gaga lagi.


"Keruangannya bersama Doni." Jawab Rama santai.


"Dia bekerja disini?" Tanya Gaga semangat.


"Tidak." Jawab Rama singkat.

__ADS_1


"Lalu?" Gaga.


"Dia akan magang disini mulai hari ini." Jawab Rama.


Gaga pun bersorak mendapatkan jawaban mengenai gadis pujaannya dari kakaknya. Gaga menghampiri Rama dan memeluknya erat. Rama yang tak mempunyai persiapan pun gelagapan di peluk secara tiba-tiba oleh adik semata wayangnya.


"Astaga Gaga! Gila kamu?" Umpat Rama.


"Terima kasih Kak sudah menerima dia magang disini." Ucap Gaga.


"Dia pernah memintanya padamu dan kamu tolak?" Tanya Rama penasaran.


"Belum." Jawab Gaga seraya menggelengkan kepalanya.


"Lantas kenapa kamu berterima kasih pada Kakak?"Tanya Rama.


"Gaga selalu membujuk Kakak ipar untuk pergi kerumah Nini karena dia alasannya Kak." Jelas Gaga.


"Maksudmu? Kamu menyukai Camelia?" Tebak Rama.


"Iya Kak. Bolehkan?" Tanya Gaga.


"Boleh saja jika dia menerima mu. Tapi, jangan sekali-kali kau sakiti dia. Dan jika dia menolak mu jangan memaksakannya." Peringatan Rama.


"Siap Bos." Jawab Gaga.


Gaga pun keluar dari ruangan Rama dengan senyuman yang mengembang. Sepanjang hari bekerja suasana hatinya sangatlah baik. Saat jam istirahat Gaga pun menghampiri Camelia.


"Hai.." Sapa Gaga saat sudah berada di depan meja Camelia.


Camelia menoleh dan membulatkan matanya melihat siapa yang berada di depan matanya.


"Mau ngajakin kamu makan siang." Jawab Gaga dengan santainya.


"Hah! Dari mana kamu tau aku disini?" Tanya Camelia.


"Apa yang ga aku tau di sini." Jawab Gaga.


"Ayo. Bereskan barang kamu kita makan siang." Ajak Gaga.


"Ngga bisa ih.." Tolak Camelia.


"Ya udah aku tunggu di sini sampai kamu selesaikan kerjaan kamu." Ucap Gaga sambil duduk di kursi depan meja Camelia.


Interaksi keduanya tak luput dari pandangan seseorang yang merasa jengah dengan kedatangan Camelia. Pagi tadi dia datang dan masuk kedalam lift khusus bersama dengan presdir sekarang adik dari presdir malah mengajaknya makan siang.


"Pak Gaga, ada yang bisa saya bantu?" Tawar orang tersebut yang bernama Sisi yang bekerja satu divisi dengan Camelia.


"Tidak. Terima kasih." Jawab Gaga datar.


"Atau mau saya pesankan makan siang untuk anda." Tawarnya dibuat seramah mungkin.


"Tidak." Jawab Gaga singkat.


"Baiklah. Saya permisi makan siang dulu Pak." Pamit Sisi dan hanya di jawab dengan anggukan oleh Gaga.


Camelia melihat bagaimana Gaga bersikap kepada wanita lain berbeda sekali dengan sikap Gaga terhadapnya. Camelia masih berkutat dengan laptopnya kemudian Camelia pun mengakhiri pekerjaannya.

__ADS_1


"Ayo." Ajak Camel.


"Kemana?" Tanya Gaga.


"Makan siang lah. Bukannya tadi kamu ngajakin aku makan siang." Ucap Camelia.


"Eh, iya. Ayo. Kirain Ayo ke pelaminan." Ucap Gaga lirih yang masih bisa di dengar oleh Camelia.


Mereka berdua makan di restoran yang tak jauh dari kantor untuk menghemat waktu jam makan siang. Rama jangan di tanya karena setiap makan siang Rama akan pulang dan makan siang di rumah.


Gaga dan Camelia pun segera memesan makanan mereka. Saat keduanya tengah berbincang menunggu pesanan makanan tiba-tiba datang seorang perempuan seksi mendekati Gaga.


"Hai Ga. Apa kabar?" Tanya perempuan tersebut.


"Hai, kabar baik. Siapa ya?" Tanya Gaga.


"Wah, sombong banget sih kamu masa ga di inget sama aku. Aku Winda temen sekolah kamu dulu." Jawab Perempuan itu tanpa malu-malu.


"Owh! Maaf. Kenalkan ini pacar saya." Ucap Gaga dan membuat Camelia kaget.


"Hah! Serius Ga. Kamu ga salah pilih kan?" Tanya Perempuan yang katanya bernama Winda itu memandang remeh Camelia.


"Kamu kasih apa Gaga sampe dia bisa bertekuk lutut sama kamu." Ledek Winda.


Camelia tersenyum dan berbicara tanpa melihat pada perempuan itu. Matanya terus tertuju pada Gaga.


"Yang pasti saya tidak perlu mengumbar aurat saya untuk menaklukan hati laki-laki dihadapan saya ini." Jawab Camelia mantap. Seolah dirinya memanglah kekasih Gaga.


"Kamu.." Kalimat Winda terpotong.


"Saya rasa tidak ada kepentingan anda di meja saya. Saya dan pacar saya akan makan siang dan anda mengganggu selera makan kami." Ucap Gaga menyilangkan tangannya di dada.


"Gaga, kamu kok bilang gitu sih." Jawab Winda dengan suara di buat manja.


"Maaf, bahkan saya pun tak mengenak anda." Jawabnya lagi.


Tak lama pesanan Gaga dan Camel pun datang. Dengan terpaksa Winda pun kembali ketempatnya semula. Gaga masih melihat dari ujung matanya jika Winda masih melihat kearahnya.


Gaga pun bersikap seromantis mungkin terhadap Camelia dan Camelia tau jika Gaga melakukannya untuk memanas-manasi Winda.


"Dasar cowok. Bisa banget sih aktingnya." Ucap Camelia melihat ke arah Gaga.


"Dia ga akan bisa membuat pertahanan hati aku runtuh buat kamu." Ucap Gaga. Dan membuat wajah Camelia bersemu.


"Dasar gombal." Ucap Camelia.


"Gombalnya kan cuma sama kamu." Ucap Gaga lagi.


"Udah ah. Cepet abisin makannya nanti kita terlambat masuk lagi." Jawab Camelia menahan perasaannya.


"Santai aja. Perusahaan sendiri ini." Jawab Gaga santai.


"Maaf Bapak. Saya mahasiswa magang jangan lupa. Bapak juga harus memberikan contoh yang baik untuk mahasiswa magang dan karyawan Bapak." Omel Camelia.


"Iya bawel. Kalo marah-marah kaya gini kamu makin ngegemesin deh." Jawab Gaga.


Camelia pun memutar matanya jengah dengan segala rayuan Gaga. Orang yang beberapa hari kemarin selalu dihindarinya setelah pesan yang Gaga kirimkan untuknya akhirnya harus ketemu juga.

__ADS_1


Camelia tak pernah menyangka jika Gaga bekerja di perusahaan Rama. Andai saja dirinya tau lebih dulu pastinya dia memilih untuk tidak magang di perusahaan Kakak iparnya.


Sampai disini dulu ya semuanya. Jangan lupa like dan komennya ya, vote juga boleh kok 😊. Kasih hadiah juga boleh kok 😊. Terima Kasih 🙏🙏🙏


__ADS_2