
Siang hari Nadin tengah bersantai sambil menunggu kedua anaknya yang tengah bermain di ruang keluarga. Sebelum jam makan siang dan Angga akan pulang untuk makan siang di rumah.
Nadin tampak kelelahan karena ulah Angga tadi malam. Nadin merebahkan badannya di sofa dan memejamkan matanya sejenak.
"Mas, Mama." Oceh Neta pada Nathan.
"Ngga apa-apa dek. Mama capek." Ucap Nathan sambil mengusap lembut kepala Neta. Neta tertidur di karpet seperti Nadin.
"Bobo..." Ocehnya Lagi.
"Adek ngantuk? Ya udah sini bobo Mas usap ya." Nathan pun mengusap lembut punggung Neta hingga Neta tertidur.
Nadin mengerjapkan matanya. Nadin mengingat kedua anaknya yang tengah bermain. Nadin bangkit dari tidurnya dan dilihatnya kedua anaknya tengah tertidur di karpet dengan saling berpelukan. Nadin menyunggingkan senyumannya.
"Mba.Sus. Bantu Nad pindahkan Nathan ya ke kamarnya." Pinta Nadin pada Mba.Sus.
"Iya Bu." Jawab Mba.Sus yang kemudian mengangkat Nathan untuk di pindahkan kedalam kamarnya.
Nadin menggendong Neta dan memindahkannya ke kamar Neta. Setelah kedua anaknya di pindahkan Nadin pun bersiap ke dapur untuk membantu maid menyiapkan makan siang mereka.
Bik.Ani melihat Nadin begitu pucat. Bik.Ani pun merasa khawatir dengan keadaan nyonyanya.
"Buk. Apa sebaiknya Ibu istirahat saja di dalam. Biar kami yang melanjutkannya. Nanti jika sudah siap Bibik akan memanggil Ibu kembali." Pinta Bik.Ani.
__ADS_1
"Baiklah Bik. Maaf ya Bik. Nad istirahat dulu." Pamit Nadin
Nadin pun tak menolak permintaan Bik.Ani. Dirinya langsung pergi meninggalkan dapur. Nadin merebahkan tubuhnya di kasur. Meringkuk memeluk guling.
Siang hari Angga pulang untuk makan siang bersama dengan keluarganya seperti biasa. Angga pun tak lupa untuk menjemput Nayya terlebih dahulu sebelum pulang.
"Assalamu'alaikum.." Ucap Angga dan Nayya bersamaan.
"Wa'alaikum salam." Jawab Maid 2 dari dalam.
"Ibu kemana Bik?" Tanya Angga.
"Ibu istirahat di kamar Pak sejak tadi." Jawab Maid 2.
"Anak-anak kemana?" Tanya Angga lagi.
"Den Nathan masih tidur dan Neng.Neta sedang di suapi oleh Mba.Sus." Terang Maid 2.
"Baiklah terima kasih." Ucap Angga pada maid 2. Dan maid 2 pun hanya menundukan kepalanya.
"Kaka, ganti baju dulu nanti Papa tunggu di meja makan ya. Papa lihat Mama dulu." Titah Angga.
"Oke." Jawab Nayya kemudian berlalu menuju kamarnya.
__ADS_1
Angga perlahan membuka pintu kamarnya dan di lihatnya Nadin tengah meringkuk di atas kasur.
"Sayang," Perlahan Angga memanggil Nadin. Namun betapa terkejutnya Angga ketikan memegang lengan Nadin. Lengan Nadin begitu panas. Sontak membuat Angga langsung membalikan tubuh Nadin.
"Sayang, kamu kenapa? Badan Kamu panas." Tanya Angga panik.
Nadin mengerjapkan matanya menyesuaikan pandangannya.
"Kenapa Mas?" Tanya Nadin polos.
"Badan kamu panas sayang." Ucap Angga.
"Kita ke dokter ya." Ajak Angga. Namun Nadin tak menanggapinya sama sekali.
Tanpa perlu jawaban Nadin kembali Angga pun langsung mengangkat tubuh Nadin. Maid 3 melihat Angga kesusahan ketika membuka pintu kamarnya. Maid 3 pun segera membantu Angga.
"Ibu kenapa?" Tanya Maid 3.
"Badannya panas. Cepat minta Pak.Supir siapkan mobil.
Maid 3 pun segera berlari keluar dan meminta supir menyiapkan mobil untuk mengantarkan Nadin dan Angga ke rumah sakit. Supir pun dengan sigap langsung menyalakan mobil dan membukakan pintu untuk Angga dan Nadin.
Sampai disini dulu ya. Jangan lupa like dan komennya ya. Terima kasih 🙏🙏🙏
__ADS_1