Mama Untuk Anakku

Mama Untuk Anakku
Memaklumi


__ADS_3

Setelah makan siang usai Angga kembali lagi ke kantor. Nadin masuk kedalam kamar untuk menyusui Neta. Sementara Ibu dan kedua anak Angga dan Nadin kembali bermain namun kali ini mereka bermain di depan televisi.


Amel berpamitan pulang takut anak-anaknya pulang bersama mertuanya. Ibu di tinggalkan karena Ayah berencana menjemput Ibu nanti sore sepulang Ayah dari kantor bersama Arif.


"Kaka, Mas. Ayo bobo siang dulu." Ajak Mba.Sus.


"Mba, kita boleh bobo sama Oma?" Tanya Nayya.


"Boleh dong sayang. Ayok kita bersih-bersih dulu lalu kita bobo sama-sama." Ajak Ibu. Dan Mba.Sus pun mengulas senyumannya.


"Kita bobo di kamar mana Mba? Kan tempat tidur Kaka sama Mas ga cukup untuk bobo bertiga?" Tanya Nayya pada Mba.Sus.


"Mmm... Gimana kalo bobo di kamar tamu saja?" Usul Mba.Sus.


"Yee.... Makasih Mba. Kita bobo dulu ya." Pamit Nayya sambil bersorak.


Ibu pun membawa Nayya dan Nathan ke kamar tamu. Mba.Sus membereskan mainan Nayya dan Nathan di bantu oleh maid 2.


"Saat tidak ada kami. Mba menyelesaikan ini sendiri?" Tanya Maid 2.


"Tidak." Jawab Mba.Sus.


"Lantas? Apa sebelumnya pernah ada yang bekerja disini? Kenapa berhenti?"

__ADS_1


"Tidak juga?" Jawab Mba.Sus.


"Loh!" Heran Maid 2.


"Karena kami baru saja pindah ke sini. Sebelumnya kami semua tinggal satu atap bersama nyonya. Lantas Bapak memilih untuk pindah ke rumah ini." Jelas Mba.Sus panjang kali lebar luas keliling.


"Owh! Kenapa?"


"Entahlah. Saya dan Bik.Ani hanya ikut saja." Jawab Mba.Sus.


"Owh! Begitu." Ucap Maid 2.


"Bapak juga kayanya sayang banget ya sama Ibu. Buktinya Bapak mencari pekerja tidak hanya satu melainkan tiga sekaligus." Puji Maid 2.


"Iya ya. Seneng deh punya suami pengertian." Hayal Maid 2.


"Iya. Saking pengertiannya malah di tinggal pergi kaya saya." Curhat Mba.Sus.


"Maksudnya Mba?" Tanya Maid 2.


"Suami saya sangat mengerti saya. Sampai-sampai saya di tinggal pergi sama dia."


"Pergi kemana?"

__ADS_1


"Pergi untuk selama-lamanya Bik."


"Meninggal?"


"Iya."


"Maaf Mba. Saya terlalu banyak bertanya." Sesal Maid 2.


"Ngga apa-apa Bik. Suami saya pergi sepulang mengantarkan saya kerumah nyonya. Saat itu Mas.Nathan masih bayi." Jelas Mba.Sus. Dan Maid 2 hanya diam mendengarkan.


Mba.Sus pun kembali menceritakan kejadian dimana suaminya menghadap sang pencipta bersama dengan buah hati mereka. Karena kecelakaan yang dialami mereka saat pulang mengantarkan Mba.Sus untuk kembali bertugas di rumah tuannya.


"Mba ga nikah lagi?" Tanya Maid 2 ragu.


"Tidak Bik. Saya hanya ingin mengabdi untuk Ibu." Jawab Mba.Sus.


"Masya Allah." Jawab Maid 2.


Sampai keduanya menyelesaikan pekerjaannya membereskan pekerjaan mereka. Mereka semua berkumpul di belakang beristirahaat. Nadin tidak mempermasalahkan jika mereka akan tidur atau hanya sebatas bersantai.


Nadin tidak pernah memarahi jika ada maid yang tidur di rumah mertuanya dulu. Karena Nadin tau betapa lelahnya mereka. Nadin selalu memaklumi mereka.


Oleh karena itu, mereka pun selalu memanfaatkan waktu istirahat merek dengan baik. Ada yang tidur dan ada pula yang sekedar bersantai di tempat mereka.

__ADS_1


Sampai disini dulu semuanya. Jangan luoa like dan komennya ya. Terima kasih 🙏🙏🙏


__ADS_2