
Suasana sore yang nyaman menyambut kedatangan keluarga Bagaskara di kota C. Dua mobil berjalan beriringan menuju rumah Angga Bagaskara. Ya, Ibu dan Ayah memutuskan untuk tetap tinggal di kediaman Angga dan Nadin. Nadin pun tidak merasa keberatan malah dia senang bisa menjaga Ibu dan Ayah di usianya yang sudah tidak muda lagi.
Tepat pukul lima sore hari mobil yang di kendarai Angga dan Pak.Ujang tiba di rumah Angga dan Nadin. Arif sudah di beritahu kedatangan mereka dan berencana untuk datang saat jam makan malam nanti sebagai kejutan untuk Amel sang istri.
Rumah mereka sudah di bersihkan oleh jasa bersih-bersih yang Angga perintahkan sebelum kepulangannya menjemput keluarganya di kota Y. Nadin turun dari mobil dengan sangat hati-hati karena Neta tertidur dalam pangkuannya. Sementara Nayya dan Nathan turun dari mobil di bantu Angga. Ayah membantu Ibu turun dari mobil.
Mang Ujang dan para Bibik menurunkan bawaan mereka semua. Setelah dirasa semua telah selesai Bibik segera merapihkan bahan makanan yang sengaja di bawa dari kota Y. Setelah itu Bibik masuk kedalam kamarnya terlebih dahulu untuk membersihkan diri.
Nadin menidurkan Neta di kamarnya. Sementara Nayya dan Nathan beristirahat di kamar masing-masing. Ibu dan Ayah pun sudah berada di kamar mereka. Setelah menidurkan Neta, Nadin segera menyusul Angga yang telah lebih dulu masuk kedalam kamar mereka.
"Neta masih tidur Yang?" Tanya Angga saat Nadin memasuki kamar mereka.
"Iya Mas." Jawab Nadin.
__ADS_1
"Mas mau mandi sekarang?" Tanya Nadin.
"Tunggu sebentar Yang. Mas selonjoran dulu meluruskan punggung." Ucap Angga seraya membaringkan badannya di kasur empuknya.
"Kalo gitu Nad duluan mandi ya Mas." Pamit Nadin.
"Baiklah sayang." Ucap Angga.
Nadin pun segera masuk kedalam kamar mandi. Nadin segera membasuk badannya yang terasa lengket karena seharian perjalanan dari kota Y menuju kota C. Sangat melelahkan juga sangat lega. Karena mereka sudah tak perlu lagi main kucing-kucingan dengan Amel.
Setelah menyelesaikan mandinya Nadin segera keluar dengan hanya mengenakan handuk yang dililitkan di badannya. Nadin menuju walk in closet untuk mengambil bajunya dan memakainya. Tak lupa Nadin pun menyiapkan pakaian untuk dikenakan suami tercintanya.
"Mas, ayo mandi. Sebentar lagi magrib. Bajunya sudah Nad siapkan ya. Nad mau lihat Neta takutnya dia bangun." Pamit Nadin.
__ADS_1
"Baiklah sayang." Jawab Angga kemudian beranjak masuk kedalam kamar mandi.
Setelah di pastikan suami tercintanya masuk kedalam kamar mandi Nadin pun keluar dari kamarnya menuju kamar Neta. Tapi, sebelumnya Nadin masuk kedalam kamar Nayya kemudian kamar Nathan untuk menyuruh keduanya mandi dan bersiap solat maghrib.
Setelah keduan anaknya menurutinya Nadin kemudian melangkahkan kakinya menuju kamar Neta. Dilihatnya Neta masih setia berada di dalam selimutnya. Nadin menggelenkan kepalanya melihat tingkah Neta yang menggemaskan baginya.
"Sayang, bangun dulu. Ini sudah mau magrib loh." Ucap Nadin membangunkan anak bungsunya dengan lembut.
Neta mengerjapkan matanya. Dan saat melihat dimana dirinya berada Neta terduduk dan menatap Nadin.
"Kita sudah sampai Mah?" Tanya Neta dengan suara khas bangun tidurnya.
"Iya sayang. Mandi yuk sudah mau magrib nih." Ajak Nadin.
__ADS_1
Neta pun segera bangkit menuju kamar mandi di bantu oleh Nadin. Setelah semuanya selesai Angga dan Nadin melakukan solat magrib berjamaah dengan semua anggota keluarga dan para pekerja yang ada di mushola yang di sediakan di rumah mereka.
Sampai disini dulu semuanya. Jangan lupa like dan komennya ya. Terima kasih 🙏🙏🙏