
Hari ini seperti yang telah di rencanakan Keluarga besar Rama akan datang ke rumah untuk melamar Nayya. Kanaya masih berada di kediaman utama Bagaskara bersama Amel. Karena Refa masih ingin bermain dengan Kana. Mumpung Nayya mengijinkan.
Nadin dan Ibu sudah memasak sejak pagi tadi untuk persiapan sore nanti. Ya sore karena Nadin menginginkan acara dilaksanakan sore hari. Agar waktu lebih panjang.
Nayya dan Neta ikut serta membantu Mamanya dan Nini yang datang dari kota J sejak kemarin. Indah dan Doni tidak bisa menghadiri acara lamaran Nayya karena acaranya terlalu mendadak sehingga Indah dan Doni tidak bisa iji. kerja.
"Ka, sudah sana bersiap dua jam lagi keluarga Rama datang." Titah Nadin.
"Iya Mah. Onty Amel kapan datang Ma. Nayya udah kangen Kana." Rengek Nayya.
"Sebentar lagi kayanya. Tadi nelfon tinggal menunggu Agiel saja." Jawab Nadin.
"Nathan kemana Mah?" Tanya Nayya lagi.
"Katanya mau jemput pacar." Jawab Nadin.
"Mah, Nathan punya pacar?" Tanya Nayya.
"Katanya mau di kenalin sekalian." Jawab Nadin.
"Papa boleh Mah?" Tanya Nayya semakin kepo.
"Bolehlah masa ngga. Nanti kamu juga tau siapa pacarnya Nathan." Jawab Nadin mantap.
"Siapa? Mama kenal?" Ucap Nayya penuh selidik.
"Taulah. Tapi, Kalau perkiraan Mama ga meleset sih." Jawab Nadin di akhiri tawa.
"Ih,, Mama mah suka gitu deh." Ledek Neta. Yang sedari tadi memang hanya menjadi pendengar yang baik.
"Udah sana cepet siap-siap." Titah Nini.
"Oke Nini ku sayang." Hormat Nayya pada Nini ibu dari Nadin.
"Nathan emang harus cepet punya gandengan Mah. Soalnya nanti keburu di susul Neta. Neta udah ada calon Mah." Ucap Nayya kemudian berlari ke kamarnya.
Mendengar ucapan Nayya Nadin menoleh kearah Neta dengan pandangan tak bisa di artikan. Neta di buat gugup dan salah tingkah dengan pandangan Nadin. Neta pun tak mengerti apa maksud dari omongan Nayya. Karena dirinya tak merasa pacaran. Bahkan punya pacar pun ngga.
"Adek." Panggil Nadin yang tak kunjung mendapat penjelasan dari Neta atas omongan Nayya tadi.
"Adek ga pacaran Mah." Jawab Neta singkat.
"Ngga pacaran tapi punya calon suami?" Ucap Nadin.
"Dih, boro-boro. Mama gimana sih. Kan pacar aja ga ada masa ada calon suami." Elak Neta yang merasa semakin ga ngerti.
"Terus kenapa Kakak bilang gitu tadi? Apa yang kalian sembunyikan. Inget ya dek. Adek masih kelas 10 loh." Ancam Nadin.
"Astaga iya Mama. Mana ada adek pacar-pacaran. Lah, kemana-mana Mas yang nganter kalo ngga Papa kalo ngga lagi Kak.Nayya." Cebik Neta.
"Owh! Jadi pengen pacar yang nganter." Ledek Nadin lagi.
__ADS_1
"Nini, Mama tuh ni. Mama mah suka gitu." Adu Neta pada Nini.
"Udahlah Teh, Ga apa-apa pacaran asal punya batasan." Ucap Nini melerai cekcok antara ibu dan anak.
"Awas ya ampe pacar-pacaran Mama langsung nikahin kaya Kak.Nayya." Ancam Nadin.
Neta menarik nafas dalam dan menghembuskannya kasar. Bagaimana dia punya pacar kemana-mana ada yang ngintilin.
"Maaf Nona Neta ada gurunya mencari." Ucap Bik.Mimin.
"Hah!" Ucap Nadin, Neta dan Nini.
"Guru Neta siapa?" Tanya Neta.
"Yang tempo hari pernah kesini Non." Jelas Bik.Mimin.
Neta pun mendapat pelototan dari Nadin.
"Astaga Mah, biasa aja dong. Adek ga tau." Jawab Neta sambil berlalu menuju ke dapan.
"Pak.Yoga." Panggil Neta.
"Hai,, sepertinya saya datang tidak tepat waktu ya." Ucap Yoga.
"Maksud Bapak?" Tanya Neta.
"Sepertinya akan ada acara di rumah ini?" Tanya Yoga.
"Wah, rupanya undangan untuk saya terlewati ya." Sindir Yoga.
"Hm.. Seperti itu sepertinya Pak." Ucap Neta dengan tawanya.
"Astaga Neta gemas sekali melihat tawamu." Batin Yoga.
"Eh, silahkan duduk Pak. Bapak mau ketemu Kakak?" Tanya Neta.
"Ngga. Saya sengaja mau ketemu kamu. Tapi, sepertinya kamu lagi repot ya." Ucap Yoga.
"Iya Pak. Ada apa memang Pak? Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Neta.
"Bantu isi hatiku Dek." Batin Yoga
"Pak." Panggil Neta.
"Eh, ngga jadi deh lain kali saja. Kalau begitu saya permisi ya. Ngga enak saya kan bukan undangan." Sindir Yoga sambil tersenyum.
"Ih, Bapak baper deh. Ga apa-apa kok Pak. Bapak disini aja." Ucap Neta berbasa-basi.
"Tidak terima kasih. Nanti saya malah pengen lagi ngelamar." Ucap Yoga.
Secara bersamaan Angga masuk melalui pintu depan yang dia kira tidak ada siapa-siapa. Sikap Neta biasa saja namun Yoga terlihat gugup melihat kedatangan Angga. Seperti maling ketangkap.
__ADS_1
"Eh, ada tamu rupanya. Loh, Dek kok ga di kasih minum." Ucap Angga pada Neta.
"Om," Panggil Yoga sopan serata mencium punggyng tangan Yoga.
"Eh, iya Pah. Ini Pak.Yoga juga sudah mau pamit." Ucap Neta.
"Loh, kok udah mau pulang aja. Acaranya sebentar lagi loh. Disini saja sekalian Ga." Tawar Angga yang melihat ada ketertarikan Yoga pada Neta anak bungsunya.
"Eh, iya ga enak Om. Nanti lain kali saja Yoga datang lagi." Pamit Yoga pada Angga.
"Yakin nih?" Goda Angga.
"Yakin Om. Net, pamit sama Tante Nadin ya." Pinta Yoga.
"Owh! Iya. Sebentar Neta panggil Mamah." Ucap Neta kemudian Neta pun kedalam memanggil Nadin.
"Mah, Tuh Pak.Yoga mau pamit pulang." Ucap Neta kesal.
"Loh, udah mau pulang aja kenapa? Kok adek jadi kesel gitu?" Ledek Nadin.
"Ceh,, ngga ya Mah. Udah ah sana Mah." Neta mendorong tubuh Nadin kedepan.
"Loh, nak.Yoga sudah mau pulang? Kenapa ga sekalian aja tunggu acara sebentar lagi." Ucap Nadin begitu sampai di hadapan Yoga dan Angga.
"Papa juga sudah bilang begitu Mah. Tapi katanya mau pulang aja." Jawab Angga.
"Katanya tadi takut mau ngelamar juga Pah." Jawab Neta asal.
"Jadi mau sekalian Nak?" Sindir Angga.
Yoga tersenyum dan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
"Yoga permisi dulu Om, Tante. Lain kali Yoga main lagi." Pamit Yoga.
"Baiklah jika memang begitu. Hati-hati di jalan ya." Pesan Nadin.
"Iya Tan." Jawab Yoga.
"Salam buat Bunda sama Ayah kamu ya Ga." Pesan Angga.
"Iya Om. Nanti Yoga sampaikan." Jawab Yoga.
"Adek, antar Nak.Yoga sana." Titah Angga.
"Iya Pah." Neta pun berjalan di samping Yoga mengantarkan Yoga hingga ke depan.
Nadin menatap Angga dengan tatapan yang sulit di artikan. Angga menautkan keningnya melihat tatapan istri tersayangnya.
"Papah, menyembunyikan sesuatu tentang Yoga?" Tanya Nadin.
"Astaga sayang. Mas tidak menyembunyikan sesuatu. Tapi, sepertinya Yoga menyukai anak bungsu kita sayang." Jelas Angga.
__ADS_1
Sampai disini dulu ya semuanya. Jangan lupa like dan komennya ya, vote juga boleh kok 😊. Terima Kasih 🙏🙏🙏