Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius

Tragedi Satu Malam Dengan Cowok Misterius
Bab 100


__ADS_3

"..... "


Daniel kehilangan kata-kata. Entah apa yang ada di dalam otak Tania.


"Kita sepakat, ya? Disaat aku perlu kamu, aku akan menelpon mu. Tenang saja, setiap kali kamu berpura-pura jadi pacarku, kamu tidak perlu mengirimi ku uang satu hari."


"Diam, dimana alamat rumahmu!"


"Jalan Bahagia no.32.... "


Tania merasa Gigolo risi padanya. Wajahnya datar, sama sekali tidak menghiraukan dirinya.. ..


Setelah tiba dirumah, bibi Juli masih menonton TV tak bersuara sambil menunggunya pulang. Begitu melihat Tania pulang, bibi Juli bergegas memberinya sup biji teratai yang sudah dipanaskan.


Tania minum satu mangkok besar, menggunakan lengan kanan yang tak terluka memeluk bibi Juli. Lalu, kembali ke kamar menghapus make up dan tidur.


Besok hari senin, ia harus kembali bekerja!


Tania selalu mengingat misinya, senin ini ia harus memikirkan cara mengembalikan chip itu.


Malam ini Tania tidur nyenyak, jadi ia bangun pagi- pagi sekali. Ia mencium ketiga anaknya lalu membawa roti susu kedelai buru-buru turun tangga, bergegas naik bus ketempat kerja.


Setelah pemulihan diri selama beberapa hari, sekarang kembali ke kehidupan normal. Tania merasa hatinya lebih aman dan stabil.


Kehidupan realistis seperti ini barulah nyata!


Acara lelang yang glamor, kalung rubi seharga 200 Milyar, Presdir iblis yang dingin...


Semua itu adalah mimpi, setelah bangun dari mimpi seharusnya kembali ke kehidupan nyata...


Tania tiba 10 menit lebih awal di departemen satpam. Ia ingin mengganti baju satpam, namun malah di beritahu manajer satpam, "Tania, kamu telah dipindahkan. Pergi ke departemen HRD ambil surat pindah, kemudian lapor ke departemen baru."

__ADS_1


"Hah?" Tania bengong, adegan ini sangat familiar sekali.


Baru beberapa hari yang lalu ia dipindahkan dari departemen administrasi ke departemen satpam. Saat itu, kejadiannya sama seperti ini.


Tetapi saat itu ia dipindahkan karena Alex, makanya sama-sama menerima hukuman. Kali ini apa lagi alasannya?


Jangan-jangan karena telah menolak Presdir?


Seharusnya sejak awal ia menyiapkan mental...


Iblis berhati dingin dan kejam itu, pasti tidak pernah ditolak orang seumur hidupnya!!


Ia benar-benar tidak tahu bersyukur atas kebaikan orang lain. Bagaimana bisa Daniel melepaskannya dengan mudah?


Wajah Tania memucat, dalam benaknya terlintas drama tragis. Kurang lebih ia sudah tahu akan dipindahkan ke departemen mana.


Pasti departemen kebersihan!!


Iblis ini, oh bukan. Daniel rendahan ini menggunakan ini untuk mengancamnya.


"Tania, Tania... " Panggilan suara David menyadarkan lamunan Tania.


Tania sadar kembali, ia menarik napas dalam-dalam dan dengan sedih berkata. "David, Manajer Jack, terima kasih atas bimbingan kalian selama ini, sampai jumpa!"


Setelah berbicara, ia memberi hormat kepada mereka, lalu pergi dengan mata merah....


"Eh... " Manajer Jack dan David tercengang. Apa yang terjadi? Kenapa ia berpamitan seperti mau mati?


Tania berjalan keluar dari ruang satpam. Mengingat dirinya akan dipindahkan menjadi cleaning service, kedepannya ia harus membersihkan toilet dan wastafel, ia benar-benar lesu.


Dalam hatinya, ia memaki Daniel.

__ADS_1


Cintanya tak terbalas, lalu balas dendam pun bertindak!


Benar-benar brengsek, Daniel brengsek!


'Haitchu, haitchu.'


Dalam lift, Daniel bersin dia kali. Ia menggunakan sapu tangan hitam emas menutup hidungnya. Ia bertanya-tanya dalam hati, apakah ada orang yang mengutuknya dibelakangnya?


'Ting!' Pintu lift terbuka.


Daniel berjalan keluar dari lift, pas sekali bertemu dengan Tania yang ingin masuk ke dalam lift karyawan biasa di sebelah.


Ia melirik Tania dengan dingin, lalu ia sadar Tania memelototinya dengan penuh kebencian.


Daniel sama sekali tidak percaya dengan apa yang baru dilihatnya.


Setelah pintu lift tertutup, ia menoleh pada Ryan dan bertanya, "Aku tidak salah lihat, kan? Barusan dia memelototiku?"


"Huk... huk... " Ryan berdehem, dengan hati2 berbicara, "Sepertinya memang tidak salah lihat!"


Alis Daniel berkerut, matanya penuh kobaran api, "Ternyata aku barusan bersin, karena dia sedang mengutukku!"


Hai, Hai met malam readerskuπŸ˜πŸ‘‹πŸ‘‹!!


Seperti yang telah di janjikan, di part 100 othor bakal kasih gift buat para readersku yang setia.


Othor kasih gift berupa kuota data ya, bukan apa-apa. Anggap saja ini sebagai penyemangat buat kalian untuk lebih semangat lagi baca di part selanjutnya! Dan juga jangan dilihat nilai kuotanya😁😁


Karena apa? Karena di novel ini, othor bakal kasih ceritanya agak panjang dikit, meskipun begitu, tapi mudah2an gak membuat suntuk bagi para pembacanya dan pasti bakal lebih penasaran lagi. Maka dari itu... yuk othor tunggu di part selanjutnya siapa yang lebih aktif like komen dan tentunya harus follow othor yaπŸ˜πŸ˜‰


Yang merasa dirinya bernama AZI ZAH dan AMELIA SYHARLLA yuk chat othor segera, ditunggu sampe besok!!πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

__ADS_1


Jam 2 siang besok atau jam 14:00 gak ada kabar, dianggap hangus!


INGAT!!! HARUS NGECHAT YA!!πŸ‘ˆπŸ‘ˆ


__ADS_2